Error fetching feed: MagpieRSS: Failed to parse RSS file. ([4] not well-formed (invalid token) at line 12, column 94)

Pelaku Diduga Pacar Korban

Sekitar enam jam setelah penemuan mayat, satuan reskrim Polres Tulungagung berhasil mengamankan seorang pria. Diduga pria tersebut merupakan pelaku yang tega menghabisi nyawa Fitri Hani Saputri.
Informasi yang berhasil dihimpun, pria tersebut berinisial IF yang tak lain teman dekat korban. Keduanya menjalin hubungan kekasih. Sehingga polisi perlu meminta keterangan remaja berusia 14 tahun ini.

Serahkan Saja ke Polisi

Dugaan Jual Beli Kursi Kasek
TULUNGAGUNG - Penyelidikan Inspektorat Tulungagung terhadap kasus dugaan jual beli kursi kasek pada rekrutmen calon kepala sekolah (cakasek) di dinas pendidikan (dispendik) diragukan LSM The Djayeng Koesoemo Center Tulungagung. LSM tersebut menilai Inspektorat setengah hati dalam menyelidiki kasus tersebut. Indikasinya, proses penyelidikan memakan waktu cukup lama,

Sulit Ungkap Pelaku Pungli

Terkait Kasus Rekrutmen Kasek

TULUNGAGUNG- Pelaku jual beli kursi atau pungli calon kepala sekolah (cakasek) beberapa waktu lalu, sementara bisa bobok manis. Sebab, hingga saat ini Inspektorat Tulungagung kesulitan menemukan siapa pelakunya. Alasannya, para saksi enggan blak-blakan. ?Kecen­derungan para saksi mengakui sangat sulit, meskipun di lapangan beredar kabar ada jual beli kursi kasek Rp 55 juta,? ucap Kepala Inspek­tur Pemkab Tulungagung Maryani.

Sita Aset Kasek SMPN 2 Gondang

Tersangka Mujito Kasus Korupsi Block Grant

TULUNGAGUNG ? Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung tampaknya ingin segera merampung kasus dugaan korupsi dana block grant di tiga SMPN. Indikasinya, setelah menahan tersangka Kasek SMP Taman Dewasa, Minharjo, kini kejari berencana menyita aset Kasek SMPN 2 Gondang, Mujito (MT). Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tulungagung I Made Murtika melalui Kasipidsus Santosa Hadipranawa.

Rumah WK Segera Disita

Diduga Dibeli dari Fee Proyek Rp 9,3 M
TULUNGAGUNG ?Aliran dana dugaan korupsi program stimulus daerah tahun 2009 sebesar Rp 3,6 miliar dari Rp 9,3 mi­liar di dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (PUBMCK) mulai terkuak. Salah satu diduga mengalir ke tersangka Winarko (WK). Mantan PNS PUBMCK ini diduga menerima fee dari proyek tersebut, dan uangnya dipakai membeli rumah.
Perlu diketahui WK adalah mantan anak buah mantan Kepala Dinas PUBMCK Agus Wahyudi (AW). Saat di PUBMCK, WK ditunjuk AW sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam dana stimulus tersebut. Karena peran WK cukup besar proyek tersebut, maka Mabes Polri menetapkan dia sebagai tersangka. Hal tersebut terungkap dari berkas perkara penyidikan dan barang bukti yang dua hari lalu diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung oleh Mabes Polri .

10 Siswa Tak Ikut Unas

Dua Sakit, Delapan Tanpa Alasan
TULUNGAGUNG- Sebanyak 10 siswa SD tidak mengikuti unas pada hari pertama kemarin (6/5). Ke-10 siswa tersebut tidak ikut ujian mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia. Alasannya, dua siswa sakit, dan delapan lainnya tanpa keterangan. Hal itu diungkapkan Kepala dinas pendidikan (Dispendik) Tulungagung Eko Asistono melalui Kabid TK/SD/PLB Iswanto.

SP - ET Rugikan Negara Rp 0,5 M

Pengungkapan Kasus Korupsi PSSI Part II

TULUNGAGUNG ? Pengungkapan kasus dugaan korupsi Pengcab PSSI part II semakin terang benderang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung menemukan kerugian uang negara yang diduga diselewengkan oleh dua tersangka, Supriono (SP) dan Edi Tetuko (ET). Kedua tersangka tersebut menjabat ketua dan sekretaris Pengcab PSSI.

Kepala Kejari Tulungagung I Made Murtika melalui Kasipidsus Santosa Hadipranawa menyatakan temuan penyimpangan keuangan Negara itu diketahui berdasarkan dari hasil laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengcab PSSI.

Bupati Panggil Dispendik - PGRI

Tinndaklanjuti Rekomendasi DPRD

TULUNGAGUNG ? Aspirasi ribuan guru yang tergabung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terkait evaluasi rekrutmen kepala sekolah (kasek) dan tunjangan prestasi pendidik (TPP) didengar Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Tulungagung akan memanggil empat instansi terkait. Seperti dispendik, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), DPPKAD dan PGRI. Tujuannya, mencari solusi terkait re­krutmen kasek dan TPP yang belum cair. ?Dalam waktu dekat kami akan panggil mereka (empat instansi), kami akan menindaklanjuti aspirasi guru dan rekomendasi DPRD, agar ada solusi,? ungkap Bupati Syahri Mulyo kemarin.

 

Tuntut TPP Dicairkan, Ribuan Guru Demo Lagi

Juga Minta Evaluasi Pengangkatan Kasek
TULUNGAGUNG-Ribuan guru tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tulung­agung tidak kenal lelah memperjuangkan tunjangan prestasi pendidik (TPP) dan perbaikan data pokok pendidik (dapodik). Kemarin, (3/5) mereka kembali berunjuk rasa di gedung DPRD Tulungagung. Dengan mengendarai sepeda motor dan mobil, ribuan tenaga pendidik tersebut berkumpul di gedung wakil rakyat sekitar pukul 13.00.

Tersangka Block Grant Tambah

Jaksa Tetapkan Tersangka MJ Pengurus Yayasan SMP Taman Dewasa
TULUNGAGUNG ? Daftar tersangka kasus dana block grant 2012 bertambah. Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung menetapkan dua tersangka, kini koprs baju cokelat kembali menetapkan satu tersangka. Yakni, pengurus yayasan SMP Taman Dewasa berinisial MJ ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana block grant 2012 sebesar Rp 180 juta.
Penetapan MJ tersebut berdasarkan surat perintah (sprint) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tulung­agung nomor 02/05.27/Fd.1/ 04/2013. ?Sprint penetapan tersangka turun sejak 25 April,? ucap Kajari Tulungagung I Made Murtika melalui Kasi Pidsus Santosa Hadipranawa kemarin(01/5).
Ditetapkannya MJ berarti ada tiga tersangka kasus korupsi. Yakni, Kasek SMPN 2 Bandung insial SY, Kasek SMPN 2 Gondang inisial MT dan terakhir pengurus yayasan SMP Taman Dewasa MJ.

Kawal Program 100 Hari Syahri

Gebrakan Pertama Pendidikan dan Infrastruktur
TULUNGAGUNG ? Masyarakat Tulungagung harus terus mengawal janji Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Sebab, pasca dilantik kemarin (30/4), Syahri Mulyo berjanji ada program 100 hari. Program tersebut di antaranya, pendidikan murah, dan infrastruktur. Hal itu diungkapkan di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Pelantikan Syahri-Maryoto Dijaga 526 Polisi

Digelar di Pendapa, Dihadiri 1.500 Tamu

Pelantikan yang rencananya dihadiri sekitar 1.500 undangan, terdiri atas seluruh pejabat Pemkab Tu­lungagung, muspida, dan elemen masyarakat ini, akan diamankan 526 polisi dari Polres Tulungagung.
Menurut Budi Fatahilah, Sekretaris DPRD Tulungagung, pelantikan Bupati Syahri Mulyo dan Wabup Maryoto Birowo akan dilakukan oleh Gubernur Jatim Soe­karwo. Dalam acara tersebut juga dihadiri Wagub Saifullah Yusuf. ?Diperkiraan sekitar 1.500 unda­ngan akan hadir dalam acara pe­ngambilan sumpah dan pelantikan bupati dan wakil bupati di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso,?jelasnya.

TAK NYERAH, DIDOR!

Pelaku Pembacok Brigadir Sugeng Riyadi

TULUNGAGUNG ? Teka-teki siapa tujuh pe­muda pelaku pem­bacok Brigadir Sugeng Riyadi sedikit terkuak. Polisi mengantongi nama dan keberadaan mereka. Karena itu, korps baju cokelat meminta pelaku menyerahkan diri. Jika tidak, polisi akan menem­bak pelaku di tempat.
Hal itu diungkapkan Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto melalui Kasat Reskrim AKP Lahuri. Dia menyatakan, saat ini pihaknya me­ngantongi identitas ketujuh pembacok Brigadir Sugeng Riyadi anggota Reskrim Polsek Bandung hingga kritis dan masuk IGD RSUD dr.Iskak.
Tidak hanya mengantongi nama, lanjut Lahuri, anggota Reskrim Polres Tulungagung mengetahui keberadaan enam pelaku yang masih berkeliaraan. ?Kami sudah menangkap satu dan identitas enam pelaku lainnya kami kantongi,? ungkapnya.

 

Polisi Dibacok 7 Pemuda

Korban Kritis, Satu Pelaku Dibekuk
TULUNGAGUNG ? Brigadir Sugeng Riyadi Anggota Reskrim Polsek Bandung harus dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) RSUD dr Iskak Tulungagung kemarin (25/4). Itu setelah dibacok tujuh pemuda tidak dikenal di depan rumah sakit Romo Wijoyo, Desa Gandong, Kecamatan Bandung, sekitar pukul 00.00. Akibatnya, polisi berusia 30 tahun ini kritis. Dia menderita beberapa luka di leher, dada kanan dan tangan kanan.
Dugaan sementara motif ketujuh pemuda membacok korban karena salah paham.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, kejadian bermula saat korban bercengkrama dengan beberapa orang di antaranya tukang parkir depan rumah sakit Romo Wijoyo sekitar pukul 23.30. Tak berselang lama, muncul tujuh pemuda dari arah utara menuju ke selatan. Sesampainya di depan rumah sakit itu, para pemuda itu mendekati family korban yang berada di depan rumah.

35 Honorer PU Dirumahkan

Gara-Gara Kejaksaan Bidik Honorer Bodong
TULUNGAGUNG - Rencana Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung menyelidiki rekrutmen honorer ?bodong? di lingkup Pemkab Tulungagung, membuat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (PUBMCK) keder. Dinas tersebut memilih merumahkan sementara 35 honorernya. Disinyalir honorer tersebut bodong. Yakni, honorer yang proses rekrutmenya bertentangan dengan SK Bupati Tulungagung.

Komisi C Minta Dikaji Ulang

Soal Gaji Kepala Desa
TULUNGAGUNG ? Kebijakan Bupati Tulungagung memberikan tambahan penghasilan bagi kepala desa (kades) melalui SK Bupati dikritik DPRD. Salah satunya dari sekretaris Komisi C DPRD Tulungagung Wiwik Triasmoro. Menurut dia, kebijakan mengenai tambahan penghasilan bagi kades patut dikaji ulang. ?Pertimbangan komisi C mampu atau tidak keuangan daerah memberikan tunjangan sebesar itu. Jika tidak mampu maka harus dikaji ulang,? ujarnya ketika ditemui di gedung DPRD Tulungagung dua hari lalu.

Penambang Bakal Dilegalkan

Jika Brantas Masih Ada Kandungan Pasir
TULUNGAGUNG ? Para penambang pasir bakal berpesta pora untuk mengeruk pasir di sepanjang aliran Sungai Brantas di Tulungagung. Pasalnya, Dinas PU Pe­ngairan dan ESDM bersama instansi terkait sepakat memperbolehkan penambang pasir manual beroperasi.
Kepala Bidang Sumber Daya Mineral (SDM) Dinas PU Pengairan dan ESDM Nurkodik menyatakan, pihaknya telah membahas hal tersebut dengan dinas ter­kait.

Pabrik Es Rp 2,1 M Nganggur

Tidak Ada Biaya Operasional
TULUNGAGUNG-Keinginan nelayan Pantai Popoh dan Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, mendapatkan balok es dengan mudah sulit terwujud. Sebab, pabrik es di Pantai Popoh nganggur. Pabrik yang diba­ngun memakai APBN 2012 sebesar Rp 2,1 miliar tersebut belum beroperasi selama enam bulan. Penyebabnya, diduga tidak ada biaya operasional.

Selidiki Honorer Bodong

Kasus Cakasek, Inspektorat Mulai Panggil Saksi
TULUNGAGUNG ? Penyelidikan kasus du­gaan rekrutmen tenaga honorer bodong dan jual beli rekrutmen kepala sekolah (caka­sek) terus berjalan. Badan Inspektorat Tulung­agung mulai mengumpulkan bahan kete­rangan (pulbaket) dari empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang disi­nyalir menerima honorer bodong tersebu.

Subsidi Unas Urung Cair

Tahun ini, pelaksanaan ujian nasional (unas) mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp 397 juta. Namun hingga hari ini unas dimulai, anggaran tersebut tak kunjung cair. Agar tidak mengganggu jalannya tes penentu kelulusan, panitia menggunakan dana talangan. 
Seperti diakui Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Tulungagung Marjadji bahwa anggaran unas ini memang ada. Setiap siswa peserta unas mendapat subsidi senilai Rp 30 ribu. Anggaran dari pemerintah pusat tersebut lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 27 ribu. 
Jika jumlah peserta ting­kat SMA/MA/SMK berjumlah 9.742 orang maka besaran  subsidi tahun ini sebesar Rp 297 juta
Selain  itu, kata Marja­dji, dari APBD Tulungagung juga telah disediakan.

Pilih Kasih Izin SPBU

TULUNGAGUNG ? Pendirian SPBU di tengah Stadion Wira Mandala ternyata juga menyisakan perlakuan diskriminasi terhadap investor lainnya. Seorang investor yang ingin mendirikan SPBU ternyata dipersulit izinnya. Pemerintah Kabupaten Tulungagung pun ditu­ding pilih kasih dalam pemberian izin pendirian SPBU tersebut.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung Alvin Halim menyatakan pemerintah seharusnya membuka kran perizinan selebar-lebarnya kepada investor. ?Sudah bukan waktunya, pemerintah daerah ini mempersulit izin usaha bagi para investor. Seharusnya, dengan adanya pela­yanan satu pintu melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), proses perizinan semakin mudah,? ucapnya. 

Hentikan Pungli UAS

Komisi A Bakal Panggil Kasek Smaboy

TULUNGAGUNG ? Kasus pungutan liar (pungli) untuk biaya ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian praktik sebesar Rp 500 ribu per siswa di SMAN 1 Boyolangu (Smaboy) direspon komisi A DPRD Tulungagung. Komisi yang membidangi pengawasan pendidikan itu meminta pungli yang dianggap tidak prosedural itu segera dihentikan. ? Kami (Komisi A) minta pungli itu dihentikan dan pihaknya akan meminta kejelasan mengenai pungutan biaya UAS maupun ujian praktik di SMAN 1 Boyolangu,? ungkap Suwito ketua Komisi A DPRD Tulungagung.

Dicarikan Tanah Pengganti

Akhiri Polemik Pembangunan SPBU Stadion Wira Mandala

TULUNGAGUNG ? Untuk menghentikan polemik pembangunan SPBU di tengah Stadion Wira Mandala, peme­rintah kabupaten mulai mengalah. Rencananya pemkab akan mencarikan tanah pengganti ke lokasi lain. Hal tersebut terungkap dalam hearing antara pimpinan DPRD Tulungagung dan SKPD terkait. Wakil Ketua DPRD Alvin Halim mengatakan, agenda hea­ring yang digelar mulai pukul 12.30 itu, menemukan sedikit titik temu. Yakni, pemerintah daerah berjanji mencarikan lahan pengganti tanah Stadion Wira Mandala yang saat ini dijadikan areal pembangunan SPBU. ?Pihak Pemkab berjanji memberikan lahan pengganti di kawasan Kelurahan Panggungrejo, Kota Tulungagung,? kata Alvin.

Dapil V Berkurang, Dapil III Tambah

TULUNGAGUNG - Persaingan calon legislatif di pemilu 2014 mendatang bakal seru. Khususnya, bagi caleg yang mencalonkan diri di daerah pemilihan (dapil) yang nota bene jumlah penduduknya tinggi. Seperti, dapil II yang terdiri atas Kecamatan Ngunut, Sumbergempol, dan Boyolangu, yang memiliki 11 kursi.
Ketua KPUD Tulungagung Suyitno Arman mengatakan, KPU secara resmi mengumumkan dapil dan jumlah kursi anggota DPRD Tulungagung. Yakni, total jumlah kursi DPRD Tulungagung di pemilu legislative 2014 sebanyak 50 kursi. ?Untuk daerah pemilihan, formasinya tidak mengalami perubahan. Yakni, tetap seperti pemilu legislatif 2009 kemarin,? ucapnya.

Dewan Kembali Sedot APBD

Tahun Ini Anggarkan Dana Kunker Rp 5 M, Belum Termasuk Biaya Konsultasi

TULUNGAGUNG ? Lima puluh anggota DPRD Tulungagung pada tahun ini tampaknya masih doyan nge­lencer yang dibungkus kunjungan kerja (kunker). Indikasinya, di APBD 2013 anggaran kunker dewan mencapai Rp 5.484.000.000. Padahal, pemba­ngunan infrastruktur di Tulungagung masih banyak yang perlu dibenahi.

Tak pelak hal tersebut mendapat sorotan dari Direktur The Djayeng Koesoemo Center Sutaji. Menurut dia, alokasi anggaran yang digunakan kunker DPRD Tulung­agung terlalu boros sehingga berdampak pengurangan kebutuhan belanja APBD yang lain.

Jaksa Siapkan Pratut

Terhadap Kepala SMPN 2 Bandung Tersangka Korupsi Blockgrant

TULUNGAGUNG ?Penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana bantuan program rehabilitasi atau blockgrant untuk tiga unit ruang kelas di SMPN 2 Bandung memasuki babak baru. Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung mempersiapkan materi prapenuntutan (pratut) terhadap tersangka SY Kepala SMPN 2 Bandung. SY diduga menyelewengkan dana blockgrant 2012 sebesar Rp 164.700.000 dari Rp 450 juta. 

Saefudin Bebas

Dapat Cuti Bersyarat, Tapi Wajib Lapor

TULUNGAGUNG ? Masih ingat dengan terpidana kasus program penanganan ekonomi sosial masyarakat (P2SEM) 2008 Ahmad Saefudin? Kemarin (25/02), sekitar pukul 09.00, mantan ketua Tanfidz DPC PKNU Tulungagung, ini bisa menghirup udara segar alias bebas.

177 Desa Kekosongan Jabatan Kades

Urung Laksanakan Pilkades Serentak

TULUNGAGUNG ? Sebanyak 177 kepala desa masa baktinya sudah habis bersamaan sejak 21 Februari lalu. Namun hingga kini belum juga dila­kukan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Komisi A DPRD Tulungagung menuding pemerintah kabupaten lamban menggelar tahapan dan pelaksanaan pilkades tersebut. 

TPG Tersendat Dua Bulan

November dan Desember 2012 Belum Cair

TULUNGAGUNG ?Pencairan dana tunjangan profesi guru (TPG) atau sertifikasi untuk 5.316 guru PNS dan non PNS masih tersendat dua bulan. Yakni November dan Desember 2012. Padahal, saat ini sudah memasuki bulan Februari tahun 2013. Tak pelak hal tersebut membuat Komisi A geram. Komisi yang membidangi pendidikan ini mendesak Badan Pengelolaan Keua­ngan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung segera mencairkan sisa dana TPG selama dua bulan. ?Itu (TPG) adalah hak guru,? ucap Suwito ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tulungagung.

Pengusung Syahri - Maryoto Disoal

Pasangan Bangsa Anggap Cacat Hukum

TULUNGAGUNG ? Legalitas pencalonan pasangan calon bupati (cawabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Syahri Mulyo?Maryoto Bhirowo (Sahto) pada Pemilukada Tulungagung beberapa waktu, menjadi salah satu materi gugatan yang diajukan pasangan cabup-cawabup Bambang Adhiyaksa Utomo - Annna Luthfie (Bangsa) di Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin (21/2).

AW Dicopot dari Kadis PU

Di-Nonjob-kan, Diganti Kabag Pembangunan

TULUNGAGUNG - Menyandang status tersangka dana stimulan tahun 2009 sebesar Rp 20 miliar, posisi Agus Wahyudi (AW) terpojok. Dia harus rela melepas jabatannya sebagai kepala dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (PUBMCK) Tulungagung. Kemarin (20/02), Bupati Tulungagung Heru Tjahjono mencopot AW dari kepala dinas PU BMCK dan mempercayakan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sutrisno sebagai Pj Kadis PU BMCK. Itu terlihat pada mutasi eselon II di pendapa Kongasarum Kusuma­ning Bongso pada pukul 08.00 kemarin. 

Bupati Heru Tak Prorakyat

APBD 2013 Rp 1,3 Triliun, 65 Persen untuk Belanja Pegawai

TULUNGAGUNG ? Bupati Tulungagung Heru Tjahjono tampaknya belum prorakyat. Indikasinya, dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD ) tahun 2013 Tulungagung sebesar Rp 1.397.432.396.186.87 atau Rp 1,39 triliun sekitar 65 persen tersedot untuk belanja pegawai. Yakni Rp 856.890.272.118,87. Dana ini masuk pada alokasi belanja tidak langsung sebesar Rp 986.339.570. 686,87. Belanja tersebut terdiri atas belanja pegawai, belanja hibah Rp 29.165.499.100.00, kegiatan Belanja Bantuan Sosial (Bansos) Rp 20.221.250.000,00, belanja bagi hasil Rp 6.033.781. 000,00, belanja bantuan keua­ngan Rp 70.528.768.468,00 serta belanja tidak terduga mencapai Rp 3.500.000. 000,00.

Tryout SMP Jeblok

Bahasa Inggris - Matematika Jadi Momok

TULUNGAGUNG ? Seluruh siswa peserta ujian nasional (Unas) SMP di Tulungagung tampaknya harus giat belajar lagi. Pasalnya, hasil tryout unas pertama yang diselenggarakan dinas pendidikan Tulungagung nilainya jeblok. Hampir separo lebih nilai­nya masih di bawah standar kelulusan.

Kepala Dinas Pendidikan Tulung­agung Eko Asistono melalui Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Heri mengatakan, hasil tryout unas pertama di Tulung­agung masih belum memuaskan. 

Lagi, Dua Pelaku Ditangkap

Satu Buron, Kasus Pemerkosaan Dua ABG

TULUNGAGUNG ? Lima pelaku yang belum tertangkap kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua anak baru gede (ABG) tinggal seorang lagi. Itu setelah dua orang kembali ditangkap oleh jajaran reserse Polres Tulungagung kemarin (17/2). Kedua pelaku tersebut adalah Septa Veriadi alias Cecep, 23, warga Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan; dan Toyib, 28, warga Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol.

Sebelumnya polisi telah meringkus dua pelaku pada Minggu pekan lalu (10/2). Yakni Gowoh, 21, dan Wahyu Firmansyah, 22, keduanya warga Kecamatan Campurdarat. Pe­nangkapan terhadap dua pelaku kemarin itu dilakukan di rumah masing-masing. Itu setelah polisi menyamar dan menyanggong di rumah para pelaku selama seminggu.

Diam-Diam Kembalikan Rp 50 Juta
Diserahkan Saefudin ke Kejaksaan secara Bertahap
1018ratu2TULUNGAGUNG ? Anggota DPRD Tulunga­gung Ahmad Saefudin, tampaknya, ngeper juga dengan langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung. Indikasinya, tersangka korupsi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) tahun 2008 itu mengembalikan uang kerugian negara.
Dana yang diserahkan ke kejari sebesar Rp 50 juta. Rinciannya, Rp 10 juta diserahkan saat dua tersangka P2SEM lain (Muhamad Mahsyuri Ahyar dan Ade Idham Prayogi) menjalani peme­riksaan tahap dua. Sedang Rp 40 juta diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tulungagung pada Jumat (14/10) lalu.
Dana Dobel, Usulkan Dimerger
Bagian Kesra dan Dinas Pendidikan
0809ratuTULUNGAGUNG ? Dewan menyo­rot Bagian Kesejahte­raan Rakyat (Kesra) Sekkab Tulungagung. Tudingannya, kesra melakukan dobel anggaran untuk program-program bantuan.
Seperti program pendidikan non formal, pemberdayaan sumberdaya manusia (SDM) dan Ponpes, Pemberdayaan Pendidikan non Formal, Pembinaan Pendidikan umum dan penunjang kesejahteraan umum di Tulungagung.
Kado Adhyaksa Belum Istimewa
Hanya Tangani Dua Kasus Korupsi
TULUNGAGUNG ? Hari ini (22/7) merupakan Hari Adhyaksa ke-51. Sayang, kado ultah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung berupa pemberantasan korupsi, belum lah istimewa.
Indikasinya, kasus yang ditangani terkait kerugian negara itu masih tergolong mi­nim. Hanya dua. Yaitu korupsi P2SEM senilai Rp 100 juta yang dilakukan LSM Pekel dan penjualan alat pertanian senilai Rp 24 juta yang terjadi di Desa Sodo, Kecamatan Pakel. Untuk kasus penjualan alat pertanian di Desa Sodo, kini masuk persidangan. Sedang, korupsi P2SEM masih tahap penyidikan.
Kisruh Lelang Bisa Terjadi Lagi
Tak Miliki LPSE, Selalu Nitip ke Daerah Lain
TULUNGAGUNG ? Kisruh penawaran lelang di lingkungan Pemkab Tulungagung, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Koperasi Hidup, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi pada lelang-lelang yang lain. Hal itu bisa terjadi karena pemkab ternyata tidak memiliki lembaga pelela­ngan system elektronik (LPSE).
Kritikan tersebut dilontarkan Ketua Perge­rakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Tulungagung, Iwan Adi Kusuma. Menurut dia, kisruh penawaran pembukaan lelang sejatinya tidak perlu terjadi, jika Pem­kab Tulungagung sudah memiliki LPSE.
Sukarela atau Razia
Lokalisasi Tutup Selama Ramadan
0720ratu3TULUNGAGUNG ? Aktivitas esek-esek di sejumlah lokalisasi liar di Tulungagung harus tutup selama Ramadan. Penutupan berlangsung mulai H-1 Ramadan dan H+2 Idul Fitri.
Bawa Ketapel, Warga Pacitan Ditahan
Buntut Penolakan Pembangunan SPPBE
0622ratu4TULUNGAGUNG ? Perselisihan antara PT. Gangsar Sentosa Petrolium dengan warga Dusun Pacitan, Desa/Kecamatan Ngunut, sepertinya terus berlanjut. Bahkan, diam-diam sekitar lima hari lalu polisi telah menangkap satu orang warga Dusun Paci­tan, bernama Nurcholis.
Hamil, Dipecat
Keluhan Petugas Kebersihan RSUD dr Iskak
TULUNGAGUNG ? Puluhan petugas kebersihan RSUD dr Iskak Tulungagung mengeluhkan sistem kontrak kerja yang diberlakukan oleh rekanan. Pasalnya, sistem kontrak kerja diberlakukan secara sepihak dan tidak mengedepankan hak-hak kerja karyawan.
Salah satu petugas cleaning service RSUD dr Iskak mengatakan, meski sudah bekerja hingga beberapa tahun, namun upah mereka jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK) Tulungagung sebesar Rp 700 ribu per bulan. ?Upah kami mulai dari Rp 230 hingga Rp 430 ribu per bulan,? ujar salah satu petugas yang tidak mau disebuatkan namanya itu.
Dititipkan ke Lapas
Santri yang Terlibat Perkelahian hingga Temannya Tewas
TULUNGAGUNG ? Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ghazali berinisial AS, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan SD, teman satu pondok. Polisi segera menitipkan bocah usia 13 tahun itu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tulungagung.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tulung­agung AKBP Agus Wijayanto melalui KBO Reskrim Iptu Siswanto kemarin. Dia mengakui, jika proses penyelidikan belum selesai. ?Mungkin hari ini atau besok kami akan menitipkan AS yang sudah dijadikan tersangka terhadap kasus ini di Lapas Tulungagung,? katanya.
Dituding Tidak Transparan
298 Diterima di SMABoy
0611ratu4TULUNGAGUNG ? Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMAN 1 Boyolangu berakhir kemarin (10/6). Dari 550 pendaftar, 298 yang diterima. Sedang 252 harus mencari sekolah lain.
Sayang, PPDB di SMABoy ?sebutan SMAN 1 Boyolangu- mendapat kritik dari orang tua yang mendaftarkan anaknya ke SMABoy. Mereka menuding sekolah favorit tersebut tak transparan terkait pendaftaran siswa baru.
Bongkar Prostitusi Terselubung
Germo Dibawa ke Polda, Anak Buah Dibebaskan
0609ratu6TULUNGAGUNG ? Petugas Reskrim Polda Jatim membongkar sindikat prostitusi terselubung di Tulungagung kemarin. Dua warga kota mermer ini ditangkap saat transaksi di dua hotel di Tulungagung. Mereka adalah Rita, asal Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru; dan Eni, warga Kelurahan Kutoanyar, Kota Tulungagung. Ke­dua perempuan itu diduga sebagai germo atau penyedia jasa esek-esek.
Jatuh, Tewas Dilindas Truk
Kecelakaan Tragis      di Jalan P. Diponegoro
0608ratu2TULUNGAGUNG - Kecelakaan tragis kemarin terjadi di Jalan Diponegoro Tulungagung. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00, itu seorang perempuan berusia 60 tahun tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.
Tersangka Mengarah ke Suharminto
Kasus Tabrakan dengan Tetangga hingga Meninggal
0601ratuTULUNGAGUNG ? Polisi belum menetapkan Suharminto sebagai tersangka dalam kecelakaan di Jalan Desa Mojoagung atau Jalan Batokan, Kecamatan Ngantru dua hari lalu. Penyebabnya, pria yang menjabat anggota DPRD Tulunga­gung itu belum bisa dimintai keterangan. Dia masih dirawat di RSUD dr Iskak.
Dana Bergulir Rp 2 Miliar Macet
TULUNGAGUNG ? Program dana bergulir yang dikucurkan melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Pasar Tulungagung, terancam macet. Indikasinya, realisasi dana bergulir yang terhitung hingga Maret 2011 kemarin, tak lancar. Yakni, dari total dana sebesar Rp. 20.464.394.493 yang dikucurkan sejak tahun 2004, diduga terjadi kemacetan sebesar Rp.2.858.762.641.
Kondisi tersebut kemarin diungkapkan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Pasar Tulungagung, Edy Suyanto. Menurut dia, dana bergulir itu macet, karena pihak penerima dana menunggak angsuran yang seharusnya disetorkan setiap bulan. ?Tunggakan terbesar penerima bantuan dana bergulir, rata-rata terdapat di Bank Jatim. Yakni, sebanyak 23 UMKM dengan nominal tunggakan bunga sebesar Rp.2.835.494.849,? ujarnya.
Masih Tarik Biaya Kelahiran
Padahal Harusnya Gratis karena Ikut Jampersal
0526_ratu1TULUNGAGUNG ? Program jaminan persalinan (Jampersal) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, tampaknya, belum berjalan maksimal. Indikasinya, sejumlah ibu yang melahirkan di bidan-bidan desa masih ditarik biaya. Padahal, sudah ditegaskan dalam ketentuan program jampersal bahwa pasien Jampersal digratiskan.
Diborong SMABoy
NUN Tertinggi Perorangan, Smariduta Terbaik Rata-Rata IPA
TULUNGAGUNG ? Hasil nilai ujian nasional (NUN) diketahui kemarin. SMAN 1 Boyolangu alias SMUBoy dan SMAN Kedungwaru atau Smariduta kembali bersaing ketat untuk NUN terbaik.
Menurut Kepala Dinas pendidikan Bambang Setyo Sukardjono melalui Kabid Pendidikan Menengah Marjadji, hasil rekap sementara sekolah dengan rata-rata tertinggi IPA diperoleh SMAN 1 Kedungwaru dengan rata-rata 57.00. Sedang nilai rata-rata tertinggi IPS diperoleh SMAN 1 Boyolangu (SMABoy) dengan nilai rata-rata 54.00. ?Ini untuk nilai rata-rata sekolah, bukan perorangan se-Tulungagung,? ujar dia.
Marjadji melanjutkan untuk NUN perorangan tertinggi keseluruhan, baik IPA maupun IPS, diperoleh SMAN 1 Boyolangu. Bahkan, masing-masing terdapat dua siswa tertinggi. Yakni, NUN tertinggi IPA Ely Enggarwati dan Gembong Surya Wirawan dengan total NUN 58.10 dari SMAN 1 Boyolangu.
Salah Perencanaan, Bongkar Saja
Gedung Lantai Dua SMPN 4 Tulungagung
0429ratu1TULUNGAGUNG - Bangunan gedung lantai dua milik SMPN 4 Tulungagung diduga salah perencanaan. Indikasi­nya, tidak ada sketsa gambar perencanaan bangunan gedung.
Keterangan itu diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya Tulungagung Roswitha Sianipar kemarin.
Salah Lelang, BRI Dipolisikan
0427ratu9TULUNGAGUNG - Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Tulungagung diadukan ke polisi oleh Budi Setiawan, warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, kemarin (25/4). Tuduhannya, pria 37 tahun ini merasa ditipu dengan pengadaan lelang tanah oleh bank tersebut. Bahkan uang harga tanah sebesar Rp 49.999.500 miliknya hingga kini belum dikembalikan.
Dewan Pelototi Rp 455 M
Pemkab Anggarkan 44 Persen Dana Pendidikan dari APBD TULUNGAGUNG ? Meningkatknya alokasi dana pendidikan, membuat Komisi I DPRD Tulungagung tergerak. Komisi yang membidangi pendidikan ini dipastikan akan memelototi penggunaan dana yang dikucurkan ke dinas pendidikan (dispendik). Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Tulungagung, Suwito. Menurut dia, wajar apabila komisi I DPRD Tulungagung mempelototi kinerja dispendik, sebab hal itu sesuai dengan tupoksi komisi I DPRD Tulungagung dibidang pengawasan.
Dua Tahun Jadi Budak Seks Paman
Sejak Kelas VI, Pelaku Dijebloskan Bui 0207ratuTULUNGAGUNG ? Bejat nian Agus Supriyanto, 31. Pria yang tinggal di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, tega mencabuli kepokanan yang berusia 13 tahun. Korban sebut saja Menik (samaran).
APBD Defisit Rp 657 Juta
Diangggap Tak Berpihak Rakyat 0202ratuTULUNGAGUNG ? Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011 Tulungagung dinilai kurang berpihak ke masyarakat kecil. Dari pendapatan daerah sebesar Rp 1.010.650.539.989, sebagian besar untuk gaji pegawai negeri sipil.
Kantor Desa Sukowidodo Disegel
Diduga Buntut Pemberhentian Dua Kasun
0125ratu3TULUNGAGUNG - Aktivitas pela­yanan di Kantor Desa Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo, (24/01) siang kemarin lumpuh. Pasalnya, kantor desa setempat disegel oleh orang tak dikenal.
Aksi penyegelan tersebut diduga dilakukan sekitar pukul 03.00 dini hari kemarin. Pelaku menyegel dua pintu gerbang kantor desa dengan kunci gembok, serta menyegel pintu ruang kepala desa dengan papan kayu.
Pidanakan Koruptor BOS
Tahun Ini World Bank Kucuri       Rp 56,4 M
TULUNGAGUNG ? Dewan mengancam akan mempida­nakan lembaga pendidikan yang berani menyelewengkan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).
Seperti yang disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tulungagung, Suwito kemarin. Menurut dia, tujuan komisi I mempida­nakan lembaga pendidikan itu, agar pelaksanaan program hibah dari World Bank untuk pengembangan pendidikan di tahun 2011, ini tidak diselewengkan.
Aktor Pelajar Mesum Nyerah
TULUNGAGUNG ? Setelah menghilang sekitar lima hari, akhirnya aktor pelajar mesum berinisial Spt (sebelumnya diinisialkan Prn) ?menyerah?. Kemarin (13/1) bocah usia 14 tahun itu ke Polres Tulungagung dengan didampingi dua saudaranya.
Spt yang tinggal di Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, langsung menuju ke Unit Pela­yanan Perempuan dan Anak (UPPA). Dia diperiksa dua jam, mulai 10.00 hingga 12.00.
Hal itu diungkapkan Kapolres Tulungagung AKBP Heri Wahono melalui KBO Reskrim Iptu Siswanto. Spt dimintai ke­terangan seputar rekaman video mesum berdurasi 6 menit 29 detik tersebut.
Pelajar Mesum Direkam Pencari Rumput
Di Hutan, Dekat TPA Sampah Segawe
0107ratu3TULUNGAGUNG - Kasus video porno pelajar kembali terjadi di Tulungagung. Kali ini berjudul Sono Sewu diduga diperagakan siswi kelas VIII MTs berinisial AM, dan siswa SMPN berinisial Prn.
Disuplai Rp 3 M, Jalan di Tempat
Hanya untuk Studi Banding dan Menata Strategi
0106ratu4TULUNGAGUNG ? Kegagalan program Agropolitan seluas 1.021,5 hektare di kawasan perbukitan Penampihan Desa Geger, Kecamatan Sendang, yang dicanangkan Pemkab Tulungagung, diakui dewan.
Keluarga Pejabat Monopoli Proyek
Main Tunjuk, Capai Rp 3,8 Miliar
TULUNGAGUNG ? Program percepatan di Dinas Pendidikan (Dindik) Tulungagung 2010 diduga dimonopoli keluarga pejabat. Indikasinya, yang mengerjakan proyek sebesar Rp 3,8 miliar itu adalah keluarga pejabat teras. Inisialnya S dan A.
Juga, pelaksanaan program yang dana dari APBN itu tidak melalui lelang.

Hasil penelusuran 9/23 9:19pm. Terakhir update terdeteksi pada 6/5 3:58pm.  skor: 1504