Ini Manfaat Cokelat dan Red Wine buat Penyakit Mata
DALAM perkembangannya cokelat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Selain rasanya enak, cokelat ternyata bermanfaat bagi kesehatan. Sama halnya dengan red wine, secara ekstrim orang bilang ada seribu satu khasiat yang bisa didapat dari minuman beralkohol asal Perancis itu, yakni kedua makanan dan minuman ini dapat mengurangi gejala penyakit mata berat yaitu glaukoma. Kondisi glaukoma ini juga dapat mereda dengan minum kopi dan teh hijau dan makan lebih banyak buah dan sayuran, menurut sebuah studi baru yang meneliti efek diet pada glaukoma. Mereka semua mengandung antioksidan tinggi yang tampaknya meningkatkan fungsi retina pada pasien dengan kondisi tersebut, setidaknya dalam jangka pendek. Namun, para ahli mengatakan satu-satunya harapan untuk obat untuk penyakit ireversibel adalah terapi gen, karena penyakit ini merupakan penyakit turunan dalam suatu keluarga. Glaukoma mempengaruhi hampir setengah juta orang di Inggris. Hal ini terjadi ketika cairan di dalam mata menciptakan tekanan yang dapat merusak saraf optik yang menghubungkan mata ke otak. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kehilangan penglihatan perifer dan kehilangan akhirnya lengkap terlihat. Pengobatan saat ini terdiri dari tetes mata, diminum setiap hari, yang mengurangi tekanan pada mata. Jika ini tidak berhasil, maka pasien dapat dirujuk untuk operasi atau perawatan laser. Tips diet glaukoma baru muncul dalam jurnal medis Spanyol yang menganalisis data dari lebih dari 20 studi sebelumnya. Mereka juga menyarankan bahwa mereka yang memiliki asupan tinggi retinol antioksidan, mengkonsumsi susu, keju atau mentega atau Vitamin B1 yang ditemukan dalam roti dan kentang, memiliki setengah risiko pengembangan glaukoma lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengkonsumsi makanan tersebut. Satu studi menemukan bahwa efek antioksidan kopi dapat melindungi terhadap degenerasi retina. Studi lain juga menemukan bahwa lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan dan kacang-kacangan mungkin memiliki efek menguntungkan pada perkembangan glaukoma karena mereka memiliki sifat anti-inflamasi. Semua rekomendasi kesehatan ini sangat masuk akal, tetapi apakah mereka secara statistik signifikan dalam mengurangi penyakit dan perkembangannya sulit untuk mengatakan tanpa penelitian skala besar, kata kepala pengembangan profesional di Asosiasi dokter mata, Karren Sparrow, seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (24/9). Dia mengatakan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan sel-sel retina mata dengan membuat mereka lebih tahan terhadap kerusakan. Meskipun ada bukti yang benar-benar kuat dari studi skala besar ke dalam aspek gizi pencegahan degenerasi makula, namun belum menjadi dasar yang solid untuk glaukoma, katanya. Studi ini mengatakan risiko besar untuk glaukoma adalah obesitas dan asupan garam yang tinggi. Obesitas dapat meningkatkan tekanan darah, yang pada gilirannya dapat memicu glaukoma. Jika anda memiliki tekanan darah tinggi, aliran darah ke saraf optik di mata anda mungkin juga akan terpengaruh yang menyebabkan kemungkinan peningkatan glaukoma. Orang dengan hipertensi juga sangat beresiko terhadap penyakit ini, pungkasnya.(fny/jpnn)
KPK Telusuri Data Perbankan untuk Kasus Wali Kota Palembang
JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Palembang, Selasa (23/9). Adapun tujuannya untuk mengambil beberapa data terkait kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Kota Palembang, dan terkait keterangan tidak benar di persidangan. Bukan penggeledahan. Ada beberapa data yang ingin diambil di antaranya data perbankan, kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantornya, Jakarta, Selasa (23/9). Johan mengaku tidak mengetahui tempat data perbankan itu diambil. Sebab dia belum mendapat informasi terkait hal itu dari penyidik. Banknya mana, saya belum dapat dari penyidik. Apakah dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi saya juga belum dapat informasinya, ucap Johan. Meski belum mendapatkan informasi soal bank dan pemeriksaan saksi, diakui Johan, data yang diambil oleh tim KPK berguna untuk keperluan penyidikan kasus yang melibatkan Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya Masyito. Untuk perlengakapan berkas RH (Romi Herton) dan M (Masyito), tandas Johan. Romi dan Masyito disangka melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Mereka juga disangka melanggar Pasal 22 jo Pasal 35 ayat (1) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Romi dan Masyito diduga memberi atau memberikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi keputusan. Mereka juga diduga dengan sengaja memberikan keterangan tidak benar. Romi ditahan di Rutan Pomdam Guntur Jaya cabang KPK, sedangkan Masyito di Rutan KPK. (gil/jpnn)
Menelepon Saat Mengemudi, Mobil Masuk Selokan
KENDARI - Ini salah satu pelajaran bagi para pengendara jika tak ingin celaka. Karena mengabaikan larangan menelepon saat mengemudi, mobil bernopol DT 1149 IE yang dikendarai Ari, remaja yang masih bertatus kelas 2 SMA 4 Kota Kendari itu masuk selokan. Peristiwa ini terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (23/9). Ari mengaku kehilangan kendali saat hendak menerima telepon dari rekannya. Kala itu, telepon yang sudah digenggaman tiba-tiba terjatuh dan mengenai kaki kirinya. Ketika saya mau ambil HP dan menunduk, mobil sudah masuk selokan. Tidak apa-apa, saya hanya lecet di kepala karena terkena hantaman setir, kata Ari. Tak ada korban jiwa dalam kasus kecelakaan ini. Polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. (awa/jpnn)
Urusan Warisan, Putri dan Menantu Tega Seret Ibu Mertua ke Meja Hijau
TANGERANG - Kelam nasib Hj Fatimah di usia uzurnya. Perempuan berusia 90 tahun ini terpaksa bolak-balik ke kantor Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang. Nenek yang tinggal di Jalan KH Hasyim Asari, RT 02/01 nomor 11, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, digugat Rp1 miliar oleh putri kandung dan menantu karena kepemilikan harta warisan. Informasi yang dihimpun, sengketa kepemilikan lahan antara Hj Fatimah dengan putri keempatnya, bernama Nurhana dan menantu bernama Nurhakim ini sudah terjadi sejak puluhan tahun silam. Berawal dari tahun 1987, tanah seluas 397 meter persegi yang terletak di Kampung Kenanga dibeli oleh Abdurahman, almarhum suami Fatimah. Lahan itu awalnya milik Nurhakim yang merupakan suami dari Nurhana, anak keempat Hj Fatimah. Dulu sudah dibeli dari dia (Nurhakim, menantu Hj Fatimah, red). Dibayar Rp10 juta tahun 1987. Bahkan Nurhana (putrid keempat tergugat, red) juga diberi uang Rp1 juta oleh orang tua saya, ujar Amas, 37, anak bungsu Fatimah, di PN Tangerang, kemarin. Hanya saja, karena pemilik tanah merupakan menantu, maka Fatimah dan (alm) Abdurahman tidak membuat kwitansi sebagai bukti jual beli tanah. Kedua orang tua ini percaya dan hanya sebatas menyimpan sertifikat tanah yang saat ini masih atas nama Nurhakim. Saat ini, lahan yang disengketakan itu jadi tempat tinggal Fatimah dan ditemani beberapa putrinya, menunggu ajal menjemput. Masih menurut Amas, Nurhana dan Nurhakim saat ini menuntut agar sang ibu meninggalkan rumah tersebut dan tidak mengakui pernah menerima uang pembelian lahan pada tahun 1987. Amas menjelaskan, pihak keluarga sudah kerap mengajak Nurhana dan Nurhakim untuk bermusyawarah. Hanya saja setiap musyawarah Nurhakim dan Nurhana kerap meminta ganti rugi yang nilainya cukup tinggi. Nurhakim menurut Amas mulai menunjukkan niat untuk memiliki lahan itu satu tahun setelah Abdurahman (suami Fatimah, red) meninggal. Saat itu, Nurhakim mengaku tidak pernah dibayar oleh bapak mertuanya. Tuntutan pertama Nurhakim meminta Rp10 juta, lalu naik menjadi Rp50 juta. Lalu naik lagi Rp100 juta dan hingga saat ini Rp1 miliar. Dulu itu Nurhakim sudah disuruh untuk balik nama di sertifikat karena sudah menerima pembayaran dari orang tua saya. Tapi Nurhakim bilang, sesama keluarga harus saling percaya. Sekarang orang tua saya malah digugat. Dasar menantu tidak tahu diri. Sudah begitu, kakak saya (istri Nurhakim, red) juga tidak mau membela ibu kandungnya sendiri dan malah ikut-ikutan menuntut, katanya bernada kesal. Kasus ini pun akhirnya sampai ke meja persidangan setelah Nurhakim dan Nurhana melaporkan nenek renta yang tidak lain ibu mertua ke Polres Metro Tangerang pada tahun 2013. Nenek tersebut dilaporkan melakukan penggelapan sertifikat dan menempati lahan orang tanpa izin. Ibu saya dilaporkan kasus perdata dan diminta gugatan Rp1 miliar. Tidak hanya ibu saja yang digugat. Tiga kakak saya juga menjadi tergugat, yakni Rohimah, Marhamah dan Marsamah, ujarnya. Kasus ini sendiri sudah dua kali digelar di PN Tangerang. Pada persidangan kemarin, agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak penggugat dan tergugat. Kuasa Hukum Penggugat, M Singarimbun membantah kliennya telah mendapat bayaran atas lahan tersebut paada tahun 1987. Menurut Singarimbun, kliennya hanya memberikan sertifikat tanah itu kepada ayah mertuanya dan dijanjikan akan dibayar. Namun hingga ayah mertua (Abdurahman, red) meninggal, kliennya tidak pernah diberi uang untuk pembayaran lahan tersebut. Masih menurut Singarimbun, kliennya pernah pindah ke Palangkaraya bersama Nurhana yang merupakan putri keempat dari tergugat (Fatimah, red). Hanya saja saat Abdurahman meninggal, keduanya kembali ke Tangerang untuk menagih uang atas penjualan tanah tersebut. Singarimbun sendiri mengatakan pihaknya tidak menggugat Rp1 miliar. Kliennya hanya meminta ganti rugi senilai Rp2 juta per meter dari luas lahan atau sekitar Rp800 jutaan. Tidak sampai Rp1 miliar. Hanya sekitar Rp800 jutaan saja kok. Kalau dibayar baik-baik, klien saya juga tidak akan menggugat seperti ini, katanya. Sementara itu, Fatimah yang ditemui usai persidangan terlihat pucat pasi. Maklum saja, perempuan renta ini sudah dua kali bolak-balik ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk mengikuti persidangan. Fatimah tidak menyangka putri keempat dan menantunya yang melaporkan dirinya ke pengadilan dengan dugaan penggelapan. Sedih. Saya capek. Tidak menyangka menantu dan anak saya sendiri tega melaporkan ke pengadilan. Sudah begitu, masalahnya hanya karena harta duniawi, ujarnya dengan wajah melas. (fin)
Penasihat Hukum Sebut Anas Layak Diputus Bebas
JAKARTA - Terdakwa perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya dan pencucian uang Anas Urbaningrum akan mendengarkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hari ini, Rabu (24/9). Salah satu penasihat hukum Anas, Handika Honggowongso menyatakan kliennya layak mendapatkan putusan bebas. Alasannya tidak ada bukti di persidangan yang mendukung tuntutan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Seandainya bagi kami ada larangan untuk berharap Anas bebas, kami tidak akan mematuhinya. Karena sudah terang sesungguhnya perkara itu, bukan kah segala bukti telah dihadirkan di persidangan, adakah dari itu yang mendukung tuntutan? Tidak, kata Handika dalam pesan singkat, Rabu (24/9). Oleh karena itu, Handika menegaskan Anas sepatutnya dibebaskan dari segala dakwaan. Maka kami bertanya apakah ada putusan yang lebih layak daripada bebas? ujarnya. Berbeda dengan Handika, KPK berharap Anas mendapat hukuman sesuai dengan tuntutan jaksa. KPK meyakini mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Kami berharap hakim akan sependapat dengan tuntutan JPU bahwa Anas telah terbukti melakukan korupsi dan pencucian uang. Karena itu (hakim harus) menjatuhkan hukuman yang paling maksimal sesuai kesalahannya, kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dalam pesan singkat, Selasa (23/9). Bambang mengungkapkan Anas telah terbukti bersama-sama dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin bergabung dalam Anugrah Grup untuk menghimpun dana-dana yang kemudian berubah menjadi Permai Grup. Anas, ujar dia, juga terbukti membeli saham 30 persen pada 1 Maret 2007 dari Nazar dengan dibubuhi cap jempol yang identik dengan milik Anas. Menurut Bambang, Anas juga terbukti menerima gaji. Sebab ada pengeluaran yang tercatat dalam pembukuan sesuai bukti buku dan dokumen dari mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis. Selain itu, kata Bambang, Anas juga membuka kantung logistik yang berasal dari BUMN. Permai dapat fee sebesar 7-22 persen sejak 2009-2010 yang dicatat Yulianis dengan nilai mendekati 1,1 triliun, ucapnya. Bambang menyatakan Anas terbukti mempunyai ambisi menjadi presiden. Hal ini terlihat dari beberapa bukti elektronik seperti BlackBerry Messenger yang mengkonfirmasi hal itu. Dikatakan Bambang, selaku anggota DPR, Anas berperan dalam pengurusan proyek yang menjadi mitra kerja Komisi X DPR. Nilainya sekitar Rp 118 miliar lebih. Bambang menyebut Anas terbukti menggunakan dana-dana untuk membeli aset dan kekayaan baik berupa tanah dan bangunan. Di antaranya membeli beberapa tanah dan bangunan di Duren Sawit, membeli tanah seluas 7870 m2 di DI Panjaitan Jogyakarta, dan membeli beberapa tanah di Bantul. Anas telah terbukti melakukan pencucian uang, tandasnya. Jaksa menuntut Anas dengan 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair lima bulan kurungan. Selain itu, jaksa menuntut Anas membayar uang pengganti kerugian negara yang jumlahnya sesuai dengan harta benda yang diperoleh dari tindak pidana korupsi sebesar Rp 94.180.050.000 dan USD 5.261.070. Dengan ketentuan apabila terdakwa tidak bayar uang pengganti selama satu bulan sesudah keputusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita oleh jaksa penuntut umum dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk bayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama empat tahun, kata Jaksa Yudi Kristiana. Jaksa juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada Anas berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik dan pencabutan izin usaha pertambangan atas nama PT Arina Kotajaya seluas 5 ribu sampai dengan 10 ribu hektar yang berada di dua kecamatan di Kutai Timur. Dalam surat dakwaan, Anas disebut menerima pemberian hadiah atau janji berupa Toyota Harrier, Toyota Vellfire, dana Rp 478 untuk survei pemenangan Anas sebagai ketua umum PD, serta uang Rp 116 miliar dan USD 5,2 juta. Uang tersebut didakwakan diterima Anas dalam kapasitasnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014. Selain menerima uang, Anas didakwa melakukan pencucian uang sebesar Rp 20,8 miliar dan Rp 3 miliar. Menurut surat dakwaan, uang Rp 20,8 miliar itu disamarkan asal-usulnya dengan dibelanjakan menjadi sejumlah lahan dan bangunan di Jakarta serta di Yogyakarta. Adapun uang Rp 3 miliar diduga digunakan Anas untuk mengurus izin usaha pertambangan di Kutai Timur. Surat dakwaan juga menguraikan dugaan korupsi ini berawal dari keinginan Anas untuk menjadi Presiden. Untuk tujuan itu, Anas membutuhkan kendaraan politik dan memerlukan sejumlah dana. Anas pun bergabung dalam PT Anugerah Nusantara (kemudian berubah nama jadi Grup Permai) bersama dengan Nazaruddin. (gil/jpnn)
Ini Bahaya Keseringan Konsumsi Pil Tidur
TIDAK sedikit orang yang menggunakan pil tidur atau obat tidur untuk membantu mereka tidur dan beristirahat dengan baik. Bisa jadi obat tidur tersebut diresepkan oleh dokter atau mereka beli sendiri di apotek. Minum obat tidur tampaknya adalah hal yang wajar, tetapi menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurtnal Substance Abuse and Mental Health Service Administration, obat tidur ternyata mengandung bahaya yang lebih besar dari yang dipikirkan oleh banyak orang. Data menunjukkan bahwa adalah banyak kasus darurat atau kunjungan rumah sakit yang disebabkan oleh konsumsi obat tidur yang berlebihan. Jumlah pasien yang dilarikan ke rumah sakit berkaitan dengan penggunaan obat tidur juga meningkat sejak tahun 2005 hingga 2010. Angka yang sebelumnya 21.824 kunjungan dalam dua tahun meningkat menjadi 42.274 kunjungan. Lantas, apa yang membuat obat tidur menjadi sangat berbahaya? Orang berpikir bahwa obat tersebut jinak. Itulah masalahnya. Obat tidur memang bisa membantu orang beristirahat dengan tenang. namun obat tidur hanya memiliki efek sementara, obat ini bukan untuk digunakan dalam jangka panjang. Jika digunakan secara tidak tepat, obat ini bisa sangat berbahaya, kata peneliti Carl Bazil, M.D, seperti dilansir lamanWomens health Magazine, Selasa (23/9). Salah satu bahaya terbesar adalah efek buruk bat tidur seringkali lebih besar pada wanita dibandingkan pria. Wanita berkemungkinan memetabolisme obat tidur lebih lama dari pria, namun banyak dokter yang tidak tahu hal ini. Masalah lain yang menyangkut obat tidur adalah efek yang akan dirasakan esok harinya setelah mereka mengkonsumsi pil tersebut. Orang akan merasa sedikit lelah ketika terbangun dari tidur setelah mengonsumsi pil tidur. INi sebenarnya efek yang wajar, namun rasa lelah itu bisa bertahan lebih lama. Orang bahkan bisa masih merasa mengantuk esok harinya setelah semalam mengkonsumsi obat tidur. Jika mereka mengantuk saat berangkat kerja dan berkendara, ini bisa berisiko sangat fatal bagi keselamatan mereka. Kecelakaan saat berkendara adalah salah satu masalah terbesar jika orang mengkonsumsi pil tidur. Ini karena mereka seringkali tidak sadar bahwa kesadaran mereka belum pulih benar. Hampir sama dengan ketika seseorang menyetir sambil mabuk, kata Bazil. Pil tidur juga bisa memberikan bahaya yang serius jika Anda mengkonsumsinya bersamaan dengan obat lain seperti alkohol dan stimulan. Efek obat tidur akan mengganda dan akan membuat orang merasa tidak nyaman ketika bangun keesokan harinya. Orang seringkali juga tidak sadar bahwa efek pil tidur sangat kuat dan cepat. Mereka bisa saja mengonsumsi obat tidur ketika masih berada di dalam rumah belum di atas kasur. Mereka bisa saja melakukan hal yang berbahaya karena sudah mulai mengantuk, namun tidak sadar bahwa pil sudah mulai bekerja. Jika ingin menggunakan obat tidur, sebaiknya minum ketika anda sudah siap tidur di atas kasur. Masalah lain yang bisa muncul akibat obat tidur adalah rasa ketagihan. Meski hal ini tidak selalu terjadi, namun penggunaan obat tidur dalam jangka panjang bisa memicu rasa ketergantungan dan ketagihan pada obat tidur. Ketika tubuh sudah mulai terbiasa dengan adanya obat tidur, maka tubuh akan bekerja dengan obat tidur. Anda kemungkinan akan lebih sulit tertidur jika tidak minum obat dulu sebelumnya. Obat tidur boleh dikonsumsi untuk membantu anda tidur, namun jangan terlalu sering. Jangan bergantung pada obat tidur untuk bisa tidur dengan nyenyak. Mulailah untuk memperbaiki pola tidur, lakukan relaksasi sebelum jam tidur, atau konsumsi makanan yang bisa memicu rasa ngantuk.(fny/jpnn)
Cari Sinyal, Naik Jembatan 30 Meter
JAMBI - Seorang pria nekat memanjat tiang Jembatan Batanghari II Jambi Selasa (23/9). Tentu, aksi tersebut menjadi tontotan warga yang melintas. Sebab, dia berada di ketinggian 30 meter jembatan di perbatasan wilayah Kecamatan Jambi Timur dengan Pelayangan tersebut. Remaja yang mengaku bernama Ridho, 16, warga Simpang Rimbo, itu ditengarai memiliki gangguan jiwa. Dengan santainya, dia berjalan di atas jembatan tanpa alat bantu, bak orang terlatih, sejak pukul 06.00 WIB. Tindakan yang mengundang perhatian tersebut semakin mengerikan ketika tim gabungan dari Badan SAR Jambi, aparat kepolisian, dan damkar berusaha membujuknya untuk turun. Bahkan, tim sedikit bingung untuk memancing pemuda berjaket hitam itu agar mau turun. Berbagai macam cara pun sudah dilakukan. Mulai diiming-imingi uang, nasi bungkus, hingga dirayu polwan cantik. Namun, semua rayuan itu tidak melunakkan hati pria yang menggunakan sandal jepit tersebut. Saat polisi dan Basarnas memintanya turun dan menyusulnya ke atas tiang, dia semakin nekat seperti mau loncat. Setelah terus dibujuk, sekitar pukul 12.00 WIB Ridho mulai turun dan mendekati tangga yang disediakan petugas. Tetapi, dia ternyata hanya mengelabui petugas. Ridho hanya melintas di dekat tangga itu, kemudian kembali naik. Ketika satu per satu orang meninggalkan jembatan, begitu juga petugas yang memancing dengan meninggalkan lokasi, pria itu pun turun sendiri. Dia lantas dibujuk petugas dengan segelas minuman pukul 14.30. Kemudian, Ridho langsung dibawa ke Mapolresta Jambi. Ridho yang semula mengaku bernama Robi itu menceritakan kenapa dirinya naik ke atas jembatan. Dia naik ke jembatan bukan untuk bunuh diri, tetapi mencari sinyal. Sinyal smartphone saya tidak ada dari pagi, ungkapnya. (ami/JPNN/c15/diq)
Sidak, Temukan Kambing Bertestis Satu
KEDIRI - Menjelang Hari Raya Idul Adha dua pekan mendatang, tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban Selasa (23/9). Mereka ingin memastikan kondisi hewan, baik kambing maupun sapi, layak dikorbankan dan dikonsumsi. Sidak dimulai sekitar pukul 07.30. Dari kantor, tim yang dipimpin Kepala Disnakan Sri Suparmi meluncur ke rumah Agus Mujiono, peternak kambing di Desa Sumberejo, Ngasem. Beberapa kambing diperiksa. Selain gigi, tim mengecek jumlah testis kambing. Secara umum, kesehatannya bisa dilihat dengan kasatmata. Berdasar pemeriksaan sekitar 30 menit, kondisi empat kambing yang dicek sehat. Salah satu syaratnya, giginya poel (ganti gigi). Itu menandakan siap potong. Berarti dewasa. Usianya 1,5 tahun, terangnya kepada koran ini di lokasi kemarin. Jumlah testisnya harus dua. Bentuknya juga simetris. Tidak hanya cukup dua, tapi tidak sanglir (ukurannya beda). Itu lebih bagus dan sehat, ungkapnya. Untuk ciri-ciri lain, lanjut Suparmi, mata hewan ternak harus bersinar, gerakannya lincah, serta tidak sering duduk. Selain itu, tidak cacat fisik, misalnya buta dan pincang. Tidak penakut (reaktif) dan agak gemuk, tambahnya. Dari rumah Agus, tim kemudian bergeser ke kediaman Bambang Winarto di Desa Gogorante, Ngasem. Di sana mereka menemukan satu kambing yang hanya mempunyai satu testis. Jadi, yang tidak memenuhi syarat kami sisihkan, jelas Suparmi. Tim sidak lantas bergeser ke Gurah dan Plosoklaten. Sidak berakhir sekitar pukul 13.00. Suparmi mengungkapkan, sidak mulai dilakukan Senin (22/9). Rencananya, tim keswan disnakan mendatangi 98 lokasi tempat penjualan hewan kurban. Sampai H-5 sebelum Idul Kurban, kata perempuan berkerudung tersebut. Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kediri, tambah dia, naik dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini kebutuhan kambing diperkirakan 17 ribu, sedangkan tahun lalu sekitar 12 ribu. Sementara itu, kebutuhan sapi yang awalnya 10 ribu menjadi 12 ribu tahun ini. Lalu, bagaimana dengan hewan dari luar Kediri? Suparmi menyatakan, hal itu bukan masalah. Asalkan, ternak tidak mengakibatkan penyakit dan sesuai dengan aturan. Jadi, kami perketat, tegasnya. Bambang Winarto menuturkan, sejauh ini pembeli hewan kurban masih sepi. Dia memprediksi puncaknya terjadi H-5 sampai H-1. Seperti tahun lalu, Bambang menyediakan stok 100 ekor. Karena permintaan meningkat, itu memengaruhi harga penjualan. Kenaikannya Rp 200 ribu. Jadi, jika hari biasa harga seekor kambing Rp 1,6 juta, kini naik menjadi Rp 1,8 juta. (baz/ndr/JPNN/c19/any)
Tertibkan Pedagang, Satpol PP Meninggal Dunia
KENDARI - Penertiban Pasar Sentral Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (23/4) menelan korban. Salah seorang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meninggal dunia ketika penertiban berlangsung. Jayus tewas ketika kejar-kejaran dengan pedagang. Penyebab kematiannya masih diselidiki polisi. Kabag Penertiban Satpol PP, Asri G mengatakan kejadiannya berlangsung cepat. Saat hendak melakukan penertiban, Satpol PP sudah berlarian menghindari amukan pedagang. Saat itu seluruh anggota sibuk menyelamatkan diri, masing-masing dengan cara berlari ke kantor aparat yang terdekat. Saya berlari ke Polsek Kemaraya dengan bantuan mobil seorang warga yang menawari tumpangan, kata Asri seperti yang dilansir Kendari Pos (Grup JPNN.com), Rabu (24/9). Saat sudah berada di Polsek, Asri menelpon Jayus, tapi tidak diangkat. Tiba-tiba saya mendengar kabar bahwa Jayus sudah sekarat di Rumah Sakit Santaana. Tidak lama mendengar kabar bahwa almarhum sudah meninggal dunia, ungkap Asri saat ditemui di RS Santaana, ucapnya. Kapolsek Kemaraya, Iptu Alfian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Kita akan cek riwayat kesehatannya dan melakukan visum apakah dia meninggal karena ulah pedagang atau memang dia meninggal karena penyebab lain. Tapi keterangan dari pihak keluarga korban mereka ikhlas menerima kejadian yang menimpa ayah dan suami mereka. Pihak keluarga tidak mempersoalkan, ungkap Alfian. (P10/awa/jpnn)
Besarkan Pabrik Dulu, Baru Dirikan Museum
AROMA bunga setaman menguar begitu memasuki Museum Batik, Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Solo. Aroma itu berasal dari mangkuk-mangkuk kecil berisi bunga mawar, melati, kenanga, dan kantil yang diletakkan di sudut-sudut ruangan. Ada pula sebaran merica putih di sekitar mangkuk-mangkuk tersebut. -------------- Laporan Dinda Lisna Amilia, Solo -------------- Jangan salah duga. Itu bukan sesaji untuk menolak bala. Melainkan ramuan yang membuat batik harum terus sepanjang masa. Selain itu, ramuan tersebut konon bisa mempertahankan warna asli batik. Itulah museum milik kolektor batik Santosa Doellah. Museum tersebut berada di dalam Dalem Wuryaningratan, yang semula merupakan kediaman keluarga KRMH Wuryaningrat, menantu raja Kasunanan Surakarta saat itu, Paku Buwono X. Santosa Doellah yang juga dikenal sebagai owner Batik Danar Hadi membelinya pada 1997 seharga Rp 28 miliar. Pada 2000 Santosa menyulapnya menjadi kompleks wisata batik terlengkap di Indonesia. Selain museum, di kompleks Dalem Wuryaningratan yang luasnya 400 meter persegi tersebut, terdapat pendapa dan Ruang Sasono Mangunsuko. Ada pula workshop pembuatan batik. Namun, lantaran tempat yang dibutuhkan untuk membuat batik semakin besar, sejak Agustus lalu workshop itu dipindah ke pabrik di Pabelan, Solo, sekitar 20 menit dari Dalem Wuryaningratan. Museum Batik mengoleksi 10 ribu potong kain batik dari berbagai kawasan, dalam dan luar negeri. Juga aneka corak dan warna. Sebagian koleksinya, sekitar 600 potong, dibeber sebagai pajangan di sebelas ruangan berdasar kategori tertentu. Di antaranya batik Belanda, Tiongkok, Djawa Hokokai, India, keraton, sudagaran, petani, Indonesia, dan produksi mereka sendiri, Danar Hadi. Menurut Santosa, di antara ribuan batik koleksinya, yang paling mengesankan adalah batik warisan Belanda yang kini berusia 174 tahun. Batik itu diperoleh dari hasil pelelangan dengan harga Rp 300 juta. Batik itu termasuk koleksi paling istimewa di museum ini, ujar Santosa ketika ditemui di sela-sela persiapan perayaan Hari Batik Nasional dan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-47 Danar Hadi di Solo Sabtu lalu (20/9). Hari Batik jatuh pada 2 Oktober nanti, sedangkan ulang tahun Danar Hadi pada 26 September lusa. Santosa mengaku mulai menyenangi batik ketika usianya baru 15 tahun. Dan kesenangan itu sampai sekarang tidak pernah pudar. Saya tidak pernah bosan-bosannya menyenangi batik. Hampir seluruh hidup saya untuk batik, tambah pengusaha yang tidak sempat menamatkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung karena memilih berfokus mengembangkan usaha batiknya tersebut. Bagi Santoso, museum menjadi cara tersendiri untuk menuangkan kecintaannya kepada batik. Sebab, dengan museum itu, dia bisa tetap memandangi koleksi batik kesayangannya sekaligus dapat melestarikan khazanah kekayaan budaya Nusantara tersebut. Selain membuat museum, Santosa telah menerbitkan buku perkembangan batik buah pikirannya. Yakni Batik: Pengaruh Zaman dan Lingkungan (terbit 15 tahun silam) dan The Glory of Batik yang terbit pada 2011. Dengan buku itu dia ingin mencatat sejarah batik dari masa ke masa. Suami Danarsih tersebut mengatakan, setiap waktu batik harus berkembang. Dan perkembangannya sangat bergantung pada upaya yang dilakukan para pemangku kepentingan di dunia batik. Saya mempertahankan batik dengan terus mengembangkan desain terbaru. Desain batik itu seperti air mengalir, tak ada habisnya, ucap dia perlahan. Sepanjang perjalanan menggeluti batik, Santosa mengingat bahwa masa paling gamang terjadi sekitar 1972. Saat itu dia kesulitan untuk mendapatkan bahan baku di pasar. Semakin sedikit orang yang menjual kain mori (kain putih untuk membuat batik). Padahal, pabrik harus terus beroperasi. Terpaksa saat itu kami menggunakan bahan baku seadanya. Di kemudian hari kami memutuskan untuk mendirikan pabrik tekstil sendiri biar tidak bergantung pada bahan baku dari luar, bebernya. Kini usaha tersebut mulai ditularkan ke anak-anaknya. Bahkan, Santosa membebaskan anaknya untuk berkreasi dalam mengembangkan bisnisnya. Tidak harus seperti yang dilakukan orang tuanya. Saya tidak pernah memaksa mereka melakukan apa pun, terserah anak-anak. Sebab, kalau dipaksa, justru tidak akan berkembang, tutur bapak empat anak (satu meninggal) itu. Sudah lima tahun terakhir Santosa benar-benar lepas tangan. Dia menyerahkan semua usahanya kepada putra-putrinya. Dia yakin anak-anaknya mampu mengembangkan dan melestarikan batik lebih baik dibanding era dirinya. Diana Santosa, putri kedua Santosa Doellah, mengakui bahwa dedikasi bapaknya terhadap batik sangat tinggi. Karena itu, tidak ada satu pun kebijakan sang bapak yang tidak di-support keluarga. Termasuk saat Santosa memutuskan membeli Dalem Wuryaningratan untuk keperluan Museum Batik. Keluarga memahami, diperlukan banyak waktu, tenaga, dan biaya untuk mendirikan museum tersebut. Tapi, kami tahu hal itu sangat berarti untuk bapak, ujar perempuan 44 tahun tersebut. Begitu mendapat kepercayaan dari sang ayah, Diana bersama saudara-saudaranya mulai berbenah. Salah satunya dengan membentuk tim desain yang khusus mendesain motif sampai cutting busananya. Rupanya, strategi pengadaan tim desain saat itu sangat tepat. Sebab, tidak lama kemudian, terjadi booming batik di Indonesia. Diana pun sudah siap meramaikan pasar batik dengan potongan yang bervariasi. Semakin ke sini, batik terus diminati. Karena itu, dalam empat tahun terakhir kami menambah sepuluh desainer muda untuk memperkuat tim desain, papar alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta tersebut. Agar desainnya terus up-to-date, Diana merekrut para desainer muda dari sekolah-sekolah desain yang modern. Misalnya dari sekolah desain Esmod dan LaSalle College. Dalam satu bulan, mereka dituntut harus bisa menghasilkan enam desain baru. Mulai motif batik sampai pola cutting bajunya. Diana juga pernah memberi tugas para desainernya untuk mengombinasikan motif batik barunya dengan motif yang pernah ngetren. Maka, tim desain lalu menggabungkan motif hounds-tooth dengan batik. Hasilnya, pasar sangat menyukainya. Desain itu langsung ludes di semua butik kami, ujarnya. Diana juga mulai memahami selera dan karakter pasar. Dia mencontohkan, selera pasar di Surabaya berbeda dengan di Jawa Tengah atau Jawa Barat. Konsumen Surabaya lebih menyenangi batik-batik dengan corak dan warna yang mencolok. Sedangkan konsumen Jawa Tengah atau Jawa Barat lebih menyukai batik dengan warna alam. Bapak pernah membuat satu kemeja dengan tiga warna ngejreng: hijau, merah, dan kuning. Yang seperti ini tidak laku di kota lain, tapi langsung habis di Surabaya, terangnya. Jadi, kadang batik berwarna menyala yang tidak laku di daerah lain dibawa ke Surabaya. Begitu pula sebaliknya. Sekarang usaha yang dirintis Santosa Doellah mulai 1967 itu telah berkembang pesat dengan seribu karyawan di Solo. Belum termasuk karyawan yang menyebar di 24 butik di sepuluh kota di Indonesia. Produk mereka juga banyak diminati di sejumlah negara Eropa, Amerika, dan Australia. Namun, bentuknya masih berwujud kain, belum dalam bentuk baju dengan variasi modelnya. Sebab, negara-negara pengimpor mensyaratkan, kalau dalam bentuk baju, modelnya harus bisa dipakai untuk empat musim: semi, panas, gugur, dan dingin. Padahal, selama ini Diana baru bisa memenuhi pesanan untuk kebutuhan dua musim di Indonesia. Selama ini yang banyak dipesan batik cap dan printing. Mungkin karena dua jenis itu lebih terjangkau. Sedangkan untuk batik tulis, segmennya tersendiri. Harganya memang lebih mahal, paparnya. (*/c9/ari)
Diduga 'Tikus Bagasi' Masih Berkeliaran
BALIKPAPAN - Jelang Hari Raya Idul Adha tahun 1435 H Polsek Kawasan Bandara Sepinggan terus melakukan pengawasan dan pengamanan baik terhadap para penumpang maupun barang bawaan yang keluar masuk di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Kendati pada tahun lalu jelang hari besar keagamaan tidak ada peningkatan kriminalitas yang signifikan, patroli oleh Polisi selalu dilakukan. Kapolsek Kawasan Bandara Sepinggan Balikpapan Kompol Nina Ike Herawati mengungkapkan saat ini masih terpantau normal. Sementara sampai saat ini normal, tahun sebelumnya tidak ada kenaikan fluktuasi kriminalitas, kata Nina Dikatakan Nina walaupun terjadi penurunan laporan kehilangan barang di bandara, akan tetapi masih ada aduan dari penumpang yang melakukan kompline. Seperti terjadi kerusakan barang padahal barangnya sudah dibungkus dengan plastik dan bahkan untuk koper sudah digembok pun rusak dengan bekas congkelan, terang perwira berpangkat tiga balok di pundak. Tidak sedikit para penumpang kesal, karena dalam melakukan klaim barangnya di bandara harus mengikuti prosedural yang panjang sehingga memakan waktu para calon penumpang. Penumpang kesal karena terlalu prosedural, makanya banyak penumpang yang tidak mengurus kehilangan barang atau melakukan klaim, katanya. Dugaan masih banyak tikus bagasi yang berkeliaran mengincar barang-barang milik para penumpang, tidak ditampik oleh Kapolsek. Pihaknya juga mengakui masih kesulitan dalam mengungkap para pelaku. Namun karena sekarang itu proses pengiriman barang dari ground handling ke pesawat sudah cepat itu salah satu minimalisir tikus bagasi untuk melancarkan aksinya, tuturnya. Dikatakan Nina di dalam kawasan Ground Handling khususnya di bagian pengangkutan barang bagasi menjadi lokasi yang sangat rawan terjadi tindakan pencurian bagasi oleh oknum petugas bagasi. Di tempat ground dhendling, sudah diberi cctv dan termonitor. Selain itu pengawasan terhadap pekerja juga dilakukan pemeriksaan body cek sebelum masuk ke area loading, jelasnya. Idealnya lanjut Nina para pekerja yang sedang melakukan loading barang seharusnya mengenakan seragam khusus yang tidak ada kantongnya. Seharusnya jangan ada tempat kantong di baju dan celananya, agar tidak ada tempat untuk menyimpan barang, imbuhnya. Nina menambahkan pihaknya juga secara rutin melakukan penyuluhan kepada pekerja di bagian groud headling terkait akibat perbuatan ketika melakukan tindakan kriminalitas. Untuk memberi tahu bahwa ada pengawasan yang ketat khususnya di bagian loading, sengaja kita utarakan agar takut dan tidak melakukan hal yang tidak diinginkan, tandasnya. (pri)
Arsitek Perempuan Lahirkan Masjid Cantik
ISTANBUL - Masjid Sakirin di Kota Istanbul, Turki, membuyarkan bayangan kebanyakan orang tentang tempat ibadah. Sebab, masjid yang mulai berfungsi pada 2009 tersebut jauh dari kesan monoton, yang selama ini mendominasi hampir semua tempat ibadah. Zeynep Fadillioglu sukses memadukan desain modern dan ornamen tradisional dalam masjid spektakuler tersebut. Masjid Sakirin menjadi masjid pertama yang dia arsiteki. Setahun kemudian, pada 2010, dia kembali melahirkan dua masjid unik di Kota Doha, Qatar. Kini perempuan 59 tahun itu lebih dikenal sebagai arsitek masjid. Padahal, dia juga mengarsiteki berbagai bangunan lain di seluruh dunia. Saat memasuki masjid, seperti tempat ibadah lain, Anda meninggalkan segala hal-hal duniawi di pintu luar, kata ibu satu anak tersebut seperti dilansir CNN kemarin. Karena itu, Fadillioglu sengaja memberikan sentuhan mewah di dalam masjid sebagai lambang kemegahan Tuhan. Ornamen-ornamen cantik juga sengaja ditambahkan agar umat yang beribadah di dalamnya betah. Di dalam kubah besar ini, Anda akan merasakan ketidakberdayaan Anda sebagai manusia, ungkap Fadillioglu. Penduduk asli Istanbul itu menempatkan lampu kristal berukuran sangat besar yang memutar di tengah-tengah masjid agar pendar sinarnya sampai ke seluruh ruangan. Lampu kristal itu istimewa karena menjuntai sampai ke bawah dan tepat di atas kepala umat yang sedang beribadah. Selama ini lampu kristal itulah yang selalu menarik perhatian pengunjung. Sebab, selain digunakan untuk beribadah, masjid itu dibuka untuk umum dan wisatawan. Menambah keunikan masjid tersebut, Fadillioglu sengaja mengganti tembok ruangan dengan sekat anyaman logam. Dengan demikian, angin tetap bisa masuk melalui celah-celah sekat yang mampu menyerap sebanyak-banyaknya cahaya itu. Arsitek berambut panjang tersebut mengatakan tidak pernah meninggalkan sentuhan tradisional dalam seluruh bangunan yang dia ciptakan. Tidak terkecuali masjid. Sebagai warga Turki, Fadillioglu banyak memasukkan unsur seni peninggalan era Ottoman dalam karyanya. Yakni, campuran seni Eropa dan Asia yang mendominasi bangunan-bangunan di Turki. (CNN/hep/c7/ami)
Ratusan Pelamar CPNS Gagal Sebelum Ikut Tes
JUMLAH berkas yang sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal, hingga Selasa (23/9) pukul 11.15, sebanyak 2.441 pelamar CPNS. Dari total berkas tersebut, 267 dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) alias gagal mengikuti tahap seleksi CPNS selanjutnya. Kasubid Perencanaan dan Pengangkatan BKD Trisari Novianto mengatakan, hingga pukul 11.15 kemarin, jumlah pendaftar online CPNS yang teregistrasi sebanyak 5.035 pelamar. Adapun berkas yang sudah diterima BKD dari PT Pos sejumlah 3.445 pelamar CPNS. Berkas yang diterima langsung diklasifikasikan formasinya, kemudian dipilah-pilah perjabatan formasi. Selanjutnya diserahkan ke tim verifikasi dan dilanjutkan ke tim entri data, katanya, kemarin. Dibeberkan, dari semua berkas pelamar yang masuk, terdapat 6 berkas yang dikembalikan BKD ke PT Pos, disertai dengan berita acara. Alasannya, berkas tersebut salah alamat. Hal itu diketahui setelah berkas dibuka dan dilihat registrasi pendaftarannya. Dari registrasi pendaftaran itu diketahui 3 berkas ditujukan untuk CPNS kementerian. Kemudian 2 berkas ditujukan untuk CPNS Kabupaten Tegal dan 1 berkas ditujukan untuk CPNS Kota Pekalongan, jelasnya. Lebih jauh Novi menguraikan, dari 2.441 berkas masuk yang sudah diverifikasi oleh tim. Sebanyak 2.174 berkas dinyatakan memenuhi syarat (MS), sedangkan 267 sisanya dinyatakan TMS. Rata-rata berkas yang dinyatakan TMS karena usia pelamar tidak sesuai persyaratan. Selain itu, IPK pelamar juga dibawah yang dipersyaratkan. Lalu, pendidikan pelamar tidak sesuai dengan kualifikasinya. Disinggung tentang formasi yang paling diminati pelamar. Novi menyatakan, dari 66 formasi yang tersedia, formasi guru agama paling diminati, dengan jumlah pelamar mencapai lebih dari 700 orang. Formasi tersebut mengungguli formasi yang disediakan untuk semua jurusan. Di antaranya formasi pekerja sosial, dengan jumlah pendaftar 406 orang, per Selasa kemarin. Novi menambahkan, pendaftaran online ditutup hari ini (kemarin) malam. Kantor Pos terakhir menerima berkas pukul 22.00. Adapun berkas yang diterima BKD paling lambat Jumat (26/9) dengan cap pos tertanggal 23 September. Adapun proses verifikasi berkas dijadualkan selesai 30 September mendatang dan 1 Oktober diumumkan. Pengumuman melalui email, website BKD (www.bkd.tegalkota.go.id). Selain itu juga melalui surat balasan kepada pelamar, baik yang MS atau pun TMS, terangnya. Bagi yang dinyatakan MS, masih kata Novi, dalam surat balasan akan disertai undangan, nomor tes, serta informasi tempat pelaksanaan tes dan jadwalnya. Sedang bagi yang TMS, balasan akan disertai keterangan hal yang membuat tidak lolos seleksi. Balasan dilayangkan mulai 1-7 Oktober. Bagi pelamar CPNS Kota Tegal yang belum menerima balasan setelah 7 Oktober, bisa datang langsung ke Kantor BKD untuk menanyakannya, pungkasnya.(adi)
Kebijakan Pangan Pro-Petani, Jangan Malu Mencontoh India
JAKARTA - Indonesia tak perlu malu mencontoh India dalam merumuskan kebijakan pangan untuk mensejahterakan petani. Dengan negara berpenduduk lebih dari 1 miliar itu juga berbasis petani, India mampu mensinergikan kebijakan yang ditelurkan dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. India itu menjadikan kebijakan perdagangannya sebagai sub kebijakan produk pangan mereka. Jadi India itu impor atau ekspor ngggak boleh sembarangan, harus nanyain dulu kondisi produksi dan harga petani mereka bagaimana. Baru mereka gunakan basis itu untuk ambil kebijakan perdagangan. Kalau kita dibalik, yang penting impor, ambil gampangnya saja. Dan itu hanya dinikmati segelintir kapitalis yang memang mencari rente, kata Direktur Utama PT Gendhis Multi Manis, Kamajaya ketika dihubungi wartawan, Selasa (23/4). Pernyataan ini disampaikan Kamajaya saat menanggapi kewenangan Kementerian Perdagangan dalam mengatur masalah impor harus. Kata dia, kewenangan Kemendag perlu dipangkas untuk mewujudkan kemandirian pangan. Salah satu alasannya karena kebijakan Kemendag cenderung merugikan petani. Kamajaya menjelaskan komoditi pangan yang berbasis komunitas besar seperti petani padi, gula, jagung, termasuk produk peternak dan nelayan, tidak boleh Kementerian Perdagangan yang punya pegang peranan. Tapi harus dikendalikan oleh kementerian yang memang tahu produksi di lapangan. Kalau sekarang kan nggak, yang pegang kendali Kementerian Perdagangan. Mereka nggak mikirin apa yang terjadi pada para petani dan nelayan. Sekarang gini, kemarin harga gula petani dilelang Rp 8.250 saja, ora payu. Karena gula impor dijual di bawah itu. Jadi nggak match, jomplang banget, (Kemendag) berat ke kapitalis, petani diinjak terus, katanya. Dijelaskan Kamajaya, India dengan kebijakan perdagangannya sebagai sub kebijakan produk pangan tak takut kalau diberi sanksi oleh World Trade Organization (WTO). Seperti India, Indonesia pun juga mestinya tak perlu khawatir untuk memproteksi produk dalam negeri. Jangankan India, Iran saja disanksi sampai 20 tahun nggak masalah. kenapa kita mesti takut, tantangnya. Karena itu dia menekankan, perombakan tugas dan fungsi kementerian perdagangan itu mendesak untuk dilakukan. Ya harus. Kalau tidak, tinggal tunggu saja petani bukan hanya demo, mereka suatu saat bisa meledak. Kalau setiap panen yang tumpuk adalah utangnya, lama-lama mereka meledak walaupun petani, khususnya di Jawa itu, memiliki sifat nrimo, katanya mengingatkan. (awa/jpnn)
Andai Napoli Kalah Lagi, Benitez Digantikan Mancini
NAPLES - Dua kekalahan beruntun di pentas Serie A menorehkan rekor buruk bagi Napoli. Di mana, Napoli kini mencatat start terburuk di Serie A dalam lima musim terakhir. Nah, rekor buruk itu bakal berlanjut jika dini hari nanti Napoli gagal menaklukkan Palermo di San Paolo. Tak hanya itu, kegagalan mengalahkan juara Serie B musim lalu itu juga bakal berimbas pada masa depan pelatih Rafael Benitez. Kontrak Benitez dengan Napoli memang akan berakhir pada Juni 2015. Tapi, jika dini hari nanti Benitez gagal meraih kemenangan atas Palermo, manajemen klub tak akan memperpanjang kontrak pelatih asal Spanyol itu. Ancaman itu sudah disampaikan presiden klub Aurelio De Laurentiis saat Benitez berada di Liverpool untuk mengunjungi keluarganya. Rumor lainnya di media bahkan lebih ekstrem lagi. Menurut berita yang dilansir La Gazzetta dello Sport, Aurelio de Laurentiis memang sudah tidak berniat memperpanjang kontrak Benitez. La Gazzetta juga melaporkan kalau Roberto Mancini adalah sosok yang disiapkan untuk menggantikan Benitez musim depan. Kebetulan, Mancini sedang berstatus sebagai pengangguran setelah mundur dari posisinya sebagai pelatih Galatasaray. Benitez sendiri tak terlalu risau dengan spekulasi masa depannya. Dia juga berkilah kalau buruknya penampilan Partenopei-julukan Napoli awal musim ini hanya karena faktor sial. Benitez menilai, jika menilik statistik permainan timnya, Marek Hamsik dkk seharusnya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Soal jumlah tembakan, saya pikir kami adalah tim yang paling banyak melepaskan tembakan di awal musim ini, kilah Benitez kepada Football Italia. Anda bisa menganalisis sebuah pertandingan dengan merasakan pertandingan, hasil atau statistiknya. Tim yang paling banyak melepaskan tembakan di Serie A adalah Napoli. Kami juga tim yang penguasaan bolanya paling baik, tandasnya. Perlu diketahui, setelah memetik kemenangan 2-1 ata Genoa di pekan perdana (28/8), Napoli harus menelan dua kekalahan beruntun. Masing-masing kalah 0-1 dari Chievo (14/9), dan kembali kalah 0-1 dari Udinese (21/9). Selain itu, Napoli juga gagal melaju ke fase grup Liga Champions setelah disingkirkan Athletic Bilbao. (dra/bas)
Dirudal AS, 120 Militan ISIS Tewas
DAMASKUS - Amerika Serikat (AS) akhirnya menggempur sarang militan Negara Islam alias Islamic State (IS), dulu dikenal sebagai ISIL atau ISIS, di Syria. Senin malam lalu (22/9) militer Negeri Paman Sam memimpin serangan udara dan laut ke sedikitnya 14 titik di republik tepi Laut Mediterania tersebut. Komando Pusat AS melaporkan bahwa lima negara di jazirah Arab terlibat dalam serangan perdana Washington pasca pembentukan koalisi antijihad itu. Lima negara Arab sekutu AS tersebut adalah Bahrain, Jordania, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pesawat tempur, pesawat pengebom, pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh, dan rudal serangan darat tomahawk terlibat, terang juru bicara Komando Pusat AS. Negeri Paman Sam mengerahkan pesawat dari pangkalan darat dan lautnya. AS juga meluncurkan sedikitnya 47 tomahawk dari USS Arleigh Burke yang berbasis di Laut Merah dan USS Philippine Sea yang berbasis di Teluk Persia. AS mengklaim serangan perdananya di perbatasan Iraq dan Syria itu sukses. Sarang ISIS yang berupa kompleks pelatihan militan, pusat komando, dan gudang logistik luluh lantak. Terpisah, pesawat-pesawat tempur AS juga menyerang delapan titik di Syria. Tapi, target dalam serangan tersebut bukanlah ISIS, melainkan kelompok ekstremis Syria, Khorasan, yang kabarnya merupakan bagian dari jaringan Al Qaeda. Militer AS mengatakan bahwa serangan terpisah itu dilancarkan untuk mematahkan skenario teror terhadap fasilitas AS dan Barat di Syria. Jenderal Martin Dempsey, chairman Kepala Staf Gabungan AS, menyebut serangan perdana itu sebagai penanda awal kampanye antiteror internasional di Syria. Senin malam lalu lima negara Arab yang terlibat dalam aksi militer AS tersebut tidak sekadar berpartisipasi dalam serangan. Lima negara itu juga memberikan dukungan berupa armada militer dan senjata kepada AS. Keterlibatan negara-negara Arab itu menunjukkan bahwa pertempuran melawan ISIS bukan hanya milik AS, ujarnya kemarin (23/9). Petinggi militer yang baru saja menuntaskan lawatannya ke Eropa tersebut menyambut baik kesuksesan serangan perdana AS dan sekutu Arab-nya. Sebab, kini ISIS paham bahwa aksi teror mereka akan berbuah petaka bagi mereka sendiri. Kami hanya ingin membuat ISIL (nama lain sebelum ISIS, Red) tahu bahwa mereka tidak punya tempat berlindung yang aman. Kami jelas akan terus memburu mereka sampai dapat, papar Dempsey dalam perjalanan pulangnya menuju AS. Dia menambahkan, serangan semacam itu masih sangat mungkin terjadi jika ISIS tidak menghentikan aksi terornya. Sebelum melancarkan serangan mematikan yang konon merenggut sekitar 120 nyawa itu, AS lebih dulu memberitahukan rencananya kepada pemerintah Syria. Kemarin Kementerian Luar Negeri Syria menyatakan hal senada. Kepada Dubes Syria di PBB, Washington mengabarkan bahwa serangan ke sarang teroris di Raqqa akan segera mereka lancarkan, kata juru bicara kementerian. Jubir Pentagon Laksamana Muda John Kirby mengatakan bahwa AS memang tidak berkoordinasi dengan pemerintahan Presiden Bashar Al Assad dalam serangan perdananya Senin malam lalu. Tidak ada perlawanan atau interaksi apa pun dengan militer atau Angkatan Udara (AU) Syria dalam serangan tersebut, ungkapnya. Tapi, oposisi, khususnya Koalisi Nasional Syria (SNC), menyambut baik serangan itu. (AP/AFP/c11/hep)
NIK Bermasalah, Ratusan Pelamar CPNS Terancam Gagal
LABUHA - Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terancam tidak bisa mengikuti tes 15 Oktober mendatang. Persoalan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi persoalan. Informasi yang dihimpun Malut Post (JPNN Grup) menyebutkan, ratusan penduduk yang ingin menjadi PNS 2014 tidak bisa mendaftar secara online ke website Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Kemungkinan NIK pelamar dobel atau masalahnya apa belum tahu sehingga ketika pelamar memasukan NIK ke formulir pendaftaran secara online ditolak website. Sudah banyak yang mengalaminya, jelas beberapa pelamar CPNS yang enggan namanya disebutkan. Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Halsel Muhammad Najid dikonfirmasi mengatakan, persoalan NIK memang ada pelamar yang telah mengeluhkan dan kami sudah konsultasi ke BKD Provinsi. Kita konsultasi ke BKD provinsi dan mereka mengatakan persoalan NIK ini juga tidak bisa mengambil langkah karena pendaftaran ditangani langsung Panselnas dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dan dilakukan secara online, paparnya. Meskipun demikian, BKD Halsel akan melakukan konsultasi lagi dengan pihak Panselnas dan Menpan-RB. Dia mengharapkan seluruh pelamar dalam mendaftarkan diri agar bersabar, jika dilakukan pendaftaran dan ditolak komputer karena persoalan NIK diharapkan mencoba berulang-ulang karena terkadang jaringan dan sebagainya.(ato/ici)
Luna Maya Masa Bodoh Soal Ariel
SEPERTINYA Luna Maya benar-benar sudah melupakan mantan kekasihnya Ariel Noah. Hal itu kian dipertegas saat dirinya enggan memberi tanggapan soal status bebas murni yang kini disandang Ariel per 22 September 2014. Selain karena enggan membuka luka lama karena kasus video asusila yang sempat menenggelamkan namanya, Luna juga sepertinya sudah tutup buku terkait vokalis Noah itu. Enggak peduli soal itu, ujarnya sambil berlalu, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Sejak putus, Luna memang sudah tidak mau lagi dihubung-hubungkan dengan nama Ariel. Aksi no comment juga sempat dilakukannya saat Ariel baru saja keluar dari Lapas dan memulai karir musiknya dengan band Noah. Apalagi, belakangan ini wanita berdarah Austria-Bali itu tengah menjalin hubungan dengan pria bernama Reino Barack. Enggak ada yang perlu dikomentarin, tandasnya jutek. Seperti diketahui, Juni 2010 Ariel pernah terlibat skandal rekaman video porno yang melibatkan dirinya dengan Luna Maya dan Cut Tary. Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama 3 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta, sementara status Luna dan Cut Tary hanya sebagai saksi, tanpa proses persidangan. Setelah menjalani 2/3 masa pidananya, Ariel menjalani bebas bersyarat terhitung sejak 23 Juli 2012. Baru Senin (22/9) lalu dinyatakan bebas murni. Sepanjang sidang dan proses pemberkasan Luna selalu mendampingi Ariel. Meski akhirnya, saat Ariel masih di tahanan keduanya putus.(ash/indopos)
Bupati Memelas Minta Uang ke Gubernur
MEUREUDU - Akibat tertunggak utang kepada kontraktor terkait pembangunan tiga unit paket proyek Multiyears Rp 20 Miliar, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas, memelas minta uang kepada Gubernur Zaini Abdullah, Senin malam (22/9), saat Kunker peninjauan realisasi serapan dana Otsus 2014 Kabupaten Pidie Jaya. Dengan wajah yang sedikit tertunduk dan suara yang lembut, Aiyub mengaku, hutang sebesar Rp 20 Miliar tersebut untuk membangun Kantor pemerintah dan hutang ini merupakan warisan dari pemerintah sebelumnya. Untuk itu, kami berharap agar tahun 2015 bapak gubernur mau menghibahkan Rp 20 miliar, untuk membayar hutang kepada rekanan yang mengerjakan kantor Bupati, kantor DPRK dan kantor Dinas Pekerjaan Umum,paparnya. Sementara itu, Wakil Bupati Pijay Said Mulyadi melaporkan dana Otsus yang diterima Pemkab Pidie Jaya Rp 94 miliar dikelola oleh 15 SKPK. Sedangkan realisasi fisiknya sudah mencapai sebesar 50 persen dan keuangan sebesar 35 persen. Alhamdulillah, dana Otsus yang diterima oleh Pidie Jaya dalam realisasinya secara prinsipil tidak mengalami kendala dan Insya Allah realisasi 100 persen akan tercapai sesuai target, ujarnya. Selain itu, Said Mulyadi juga melaporkan perkembangan pendidikan Pidie Jaya yang realisasi fisik juga telah mengalami progres sebesar 50 persen dan keuangan 45 persen. Untuk itu, Said Mulyadi mengharapkan dukungan Gubernur Aceh untuk program pembangunan Pidie Jaya tahun 2015. Menyahuti permintaan pemkab tersebut, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, mengatakan akan melihat-lihat dulu apakah memungkinkan atau tidak, mengingat dananya juga sangat terbatas. Kita lihat-lihat kemungkinannya. Nanti bagian aset dan BAPPEDA yang melihat kemungkinannya, karena kita ini bagaikan memiliki kain sarung yang pendek, ditutup bagian kepala terlihat di bagian kaki dan sebaliknya, ujar Zaini Abdullah memberi ilustrasi. (amr)
Tukang Ojek Berkelahi dengan Maling
LHOKSUKON - Bermodal nekat dan berani, Suryadi (26) seorang tukang ojek berhasil merebutkan kembali sepeda motor miliknya setelah hilang sepekan terakhir. Tukang ojek ini sempat bertarung sengit dengan maling, Senin (22/9) sekira pukul 20.30 WIB. Informasi dikumpulkan Rakyat Aceh (Grup JPNN) Selasa (23/9), hilangnya sepeda motor jenis Supra X 125 bernomor polisi BL 3530 QA milik korban asal Desa Meucat KM I, Lhoksukon, Aceh Utara, terjadi pada Selasa (16/9) lalu. Saat itu Suryadi mengantar seorang penumpang ke Desa yang ada di kawasan Lhoksukon. Setiba di tempat tujuan, pemuda tak dikenali korban meminjam sebentar sepmor korban dan membawa lari. Tentu saja kejadian ini membuat korban menjadi sangat geram. Selama satu minggu dia kemudian berusaha mencari pelaku yang mencuri motornya. Pencurian ini juga telah dilaporkannya kepada pihak kepolisian. Ketika Suryadi mangkal di Simpang Traffigt Light, Kota Lhoksukon, yakni tempat korban biasa ngojek, tiba-tiba korban melihat sepeda motor miliknya sedang melintas pelan di kawasan itu. Karena sudah yakin, meski stiker yang dipasang korban telah dicopot dan menggantikan plat asli dengan plat palsu yakni BL 5671 LI, korban pun meloncat ke atas sepmor tadi. Sambil berteriak maling, Suryadi yang duduk di belakang pengendara itu terus menggoyang-goyang sepeda motor ini supaya jatuh. Karena ketakutan, pelaku pun tancap gas kencang. Meski beresiko tinggi, Suryadi tak perduli. Walhasil, keseimbanganpun hilang, hingga akhirnya mereka terjatuh di kawasan Desa Tring, Lhoksukon, sekitar ratusan meter dari TKP awal. Tak cukup di situ, setelah terjatuh mereka kemudian berkelahi. Pelaku pun berusaha meraih pisau yang diselip di pinggang. Karena warga sekitar sudah mulai mendatangi TKP, pelaku yang belum terindentifikasi ini lari ke semak-semak. Meski telah dikejar dibantu petugas polisi dan warga setempat, pelaku berhasil lolos ke arah rawa-rawa. Korban terluka karena terjatuh dari sepeda motor. Tapi, tadi pagi (Selasa) korban sudah pulang dari Puskesmas. Kasus ini ditangani oleh pihak Reskrim Polres dan tengah dilakukan pengembangan, pungkas Kapolsek Lhoksukon AKP Rizali. (zub)
Polres Poso Bekuk Pencuri Alat Musik Gereja
POSO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Poso berhasil membekuk kawanan pencuri spesialis alat musik gereja (keyboard) di wilayah Kabupaten Poso. Kawanan pencurian alat musik gereja ini berjumlah 4 orang. Mereka masing-masing berinisial MR alias Sam (22) Warga kelurahan Lawanga, DT alias Ded (29) warga Kelurahan Pamona Tentena, OT alias Okta (21) warga Kelurahan Pamona Tentena, dan AK (26) warga Desa Sulewana Pamona Utara tersebut di bekuk di Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara, Selasa (23/9). Mereka dibekuk setelah dilakukan pengintaian sejak Senin (22/9). Empat kawanan pencuri organ tunggal gereja ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel Mapolres Poso. Kita tahan untuk menjalani pemeriksaan, jelas Kepala Satreskrim Polres Poso AKP Hadi Krismanto. Karena mencoba melawan saat penggerebekan, lanjutnya, satu di antara empat tersangka dihadiahi timah panas di kaki. Dijelaskan AKP Hadi, MR dan kawan-kawan telah melakukan aksi pencurian organ tunggal milik gereja di banyak gereja di Poso. Mulai dari gereja di Kecamatan Pamona selatan, Pamona Timur, Pamona Barat, Pamona Utara, Pamona Puselemba, Lage, dan Poso Peisir. Bahkan kawanan ini pernah pula mencuri barang yang sama (organ tunggal) di sebuah gereja di Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Jumlah organ tunggal yang berhasil dicuri sudah belasan buah. Barang hasil curian dijual para tersangka di Palu. Mereka mencurinya dengan cara memanjat dan mencongkel jendela gereja, katanya. Selain ahli mencuri organ tunggal atau keyboard dalam gereja, para tersangka juga pernah beberapa kali mencuri hand phone dan laptop warga di sejumlah tempat berbeda di Poso. Keempat tersangka ini juga yang kemudian mengaku sebagai pelaku pencurian brangkas penyimpanan uang milik kantor Pertanahan Poso sekitar tiga bulan lalu (Juli). Duit dalam brankas yang mereka curi sebesar Rp 14 juta. Uang itu mereka gunakan habis untuk membayar sewa mobil, menebus motor yang digadai, dan berfoya-foya, urai AKP Hadi menirukan pengakuan para tersangka pada penyidik. Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, kawanan spesialis pencurian alat musik gereja ini sekarang ditahan di Mapolres Poso untuk pengembangan penyidikan. Siapa tahu ada keterlibatan pihak lain pada kasus pencurian mereka, tandasnya.(bud)
Kalah Lagi, Bakal Diganti Mancini
NAPLES - Dua kekalahan beruntun di pentas Serie A menorehkan rekor buruk bagi Napoli. Di mana, Napoli kini mencatat start terburuk di Serie A dalam lima musim terakhir. Nah, rekor buruk itu bakal berlanjut jika dini hari nanti Napoli gagal menaklukkan Palermo di San Paolo. Tak hanya itu, kegagalan mengalahkan juara Serie B musim lalu itu juga bakal berimbas pada masa depan pelatih Rafael Benitez. Kontrak Benitez dengan Napoli memang akan berakhir pada Juni 2015. Tapi, jika dini hari nanti Benitez gagal meraih kemenangan atas Palermo, manajemen klub tak akan memperpanjang kontrak pelatih asal Spanyol itu. Ancaman itu sudah disampaikan presiden klub Aurelio De Laurentiis saat Benitez berada di Liverpool untuk mengunjungi keluarganya. Rumor lainnya di media bahkan lebih ekstrim lagi. Menurut berita yang dilansir La Gazzetta dello Sport, Aurelio de Laurentiis memang sudah tidak berniat memperpanjang kontrak Benitez. La Gazzetta juga melaporkan kalau Roberto Mancini adalah sosok yang disiapkan untuk menggantikan Benitez musim depan. Kebetulan, Mancini sedang berstatus sebagai pengangguran setelah mundur dari posisinya sebagai pelatih Galatasaray. Benitez sendiri tak terlalu risau dengan spekulasi masa depannya. Dia juga berkilah kalau buruknya penampilan Partenopei-julukan Napoli awal musim ini hanya karena faktor sial. Benitez menilai, jika menilik statistik permainan timnya, Marek Hamsik dkk seharusnya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Soal jumlah tembakan, saya pikir kami adalah tim yang paling banyak melepaskan tembakan di awal musim ini, kilah Benitez kepada Football Italia. Anda bisa menganalisis sebuah pertandingan dengan merasakan pertandingan, hasil atau statistiknya. Tim yang paling banyak melepaskan tembakan di Serie A adalah Napoli. Kami juga tim yang penguasaan bolanya paling baik, tandasnya. Perlu diketahui, setelah memetik kemenangan 2-1 ata Genoa di pekan perdana (28/8), Napoli harus menelan dua kekalahan beruntun. Masing-masing kalah 0-1 dari Chievo (14/9), dan kembali kalah 0-1 dari Udinese (21/9). Selain itu, Napoli juga gagal melaju ke fase grup Liga Champions setelah disingkirkan Athletic Bilbao. (dra/bas)
Empat Desa di Pantura Kekeringan
SLAWI - Musim kemarau wi wilayah Kabupaten Tegal sudah mulai dirasakan masyarakat. Di wilayah Pantura ada empat desa yang merasakan krisis air bersih. Khususnya di wilayah Kecamatan Warureja. Camat Warureja Mochamad Dhomiri mengatakan, kurang lebih terdapat empat desa di Kecamatan Warureja yang mengalami krisis air bersih, yaitu Desa Kreman, Banjarturi, Banjaragung, dan Kedungkelor. Empat desa tersebut sudah menjadi langganan krisis air bersih saat musim kemarau tiba. Sebelumnya, Desa Sidamulya juga mengalami hal serupa. Namun, sekarang ini Desa Sidamulya tidak meminta bantuan air bersih, karena sudah tercukupi dengan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Seluruh desa di kecamatan sebenarnya sudah dilengkapi dengan pamsimas. Hanya saja memang air dari sumber mengalami kekeringan, ujarnya. Sementara itu, kemarin (23/9) siang, ratusan warga Desa Kreman, Kecamatan Warureja berebut mengantre air bersih. Mereka rela berdesak-desakan hanya untuk mendapatkan air yang merupakan bantuan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tegal. Warga mendatangi mobil tangki dengan membawa ember, jerigen hingga galon. Alhasil, sebanyak empat mobil tangki yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter tersebut habis dalam waktu sekitar 15 menit. Bahkan, ada beberapa warga yang tidak kebagian air bersih lantaran datang terlambat. Kepala Desa Kreman Amirudin mengatakan, sejak Agustus lalu 4.200 jiwa yang terbagi menjadi 24 RT dan 4 RW kesulitan mendapat air bersih. Bahkan, untuk konsumsi sehari-hari warga terpaksa membeli air galon isi ulang seharga Rp 4.000. Sedangkan untuk mandi cuci kakus (MCK) warga harus menggunakan air sungai yang jaraknya sedikit jauh dari pemukiman. Hal ini dilakukan, karena air sumur di daerah tersebut bau dan kurang layak untuk digunakan. Air sumur saat kemarau ini selain kering juga menjadi bau dan asin. Sehingga warga hanya bisa mandi dan mencuci menggunakan air sungai, tuturnya. Kepala BPN Kabupaten Tegal Ir B Setya Adi mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Agraria Nasional ke-54. Sebelumnya, pihak BPN telah menggelar baksos donor darah dan pelayanan sertifikasi one day service. Baksos air bersih baru pertama kali kami lakukan setelah berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemda Tegal. Memang terdapat beberapa daerah di Tegal yang kesulitan mendapat air bersih, ujar Setya Adi di sela kegiatan. (yer/fat)
Giallorossi tanpa De Rossi
ROMA - Dua laga krusial menanti AS Roma awal bulan depan. Mereka akan menghadapi Manchester City di Liga Champions (1/10) dan menghadapi Juventus di pentas Serie A (5/10). Roma berstatus sebagai tim tamu di dua laga tersebut. Nah, perjuangan tim ibu kota Italia itu semakin berat lantaran mereka harus kehilangan Daniele De Rossi. Gelandang timnas Italia itu harus istirahat minimal dua pekan karena mengalami cedera robek pada otot betis kirinya. Cedera tersebut diperoleh saat Roma menaklukkan Cagliari 2-0 Minggu lalu (21/9). Selain tak bisa tampil di dua laga berat awal bulan depan, De Rossi juga harus absen ketika Roma melawat ke Ennio Tardini menghadapi Parma dini hari nanti. Daniele De Rossi sudah menjalani tes lanjutan untuk cedera yang dialaminya. Dia dinyatakan mengalami cedera level pertama pada otot betis kaki kiri. Dia sudah mulai menjalani perawatan oleh tim atas cederanya itu, demikian pernyataan tim medis Roma di situs resmi klub. Bagi Giallorossi-julukan Roma- absennya pemain yang sudah mencetak 30 gol dalam sepuluh musimnya bersama Roma itu adalah kehilangan besar. Apalagi kini Roma sedang berada di puncak klasemen sementara Serie A. Bagi De Rossi sendiri, dia sudah tiga kali mengalami cedera yang lumayan parah. Pada 2012 lalu, De Rossi mengalami cedera punggung. Juni lalu atau saat pra musim De Rossi juga harus dirawat karena mengalami otot betisnya. Cedera De Rossi juga berdampak pada persiapan timnas Italia jelang laga lanjutan kualifikasi Euro 2016. Pelatih Italia Antonio Conte harus mencoret nama De Rossi di laga melawan Azerbaizan (10/10) dan Malta (13/10). (dra/bas)
Nasib Eddy Bergantung Fatwa MA
JAKARTA - Penetapan status anggota terpilih BPK Eddy Mulyadi Soepardi yang diduga melanggar persyaratan administrasi akhirnya tertunda. Dalam sidang paripurna DPR kemarin (23/9), hujan interupsi yang memprotes status kelayakan Eddy untuk terpilih membuat pimpinan DPR mengambil keputusan menunda penetapan salah seorang pejabat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu. Munculnya laporan sejumlah LSM yang menilai Eddy telah melanggar persyaratan administrasi menjadi pokok bahan interupsi. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang sempat menempatkan anggotanya, Nur Yasin, bersaing ketat dengan Eddy dalam perolehan suara paling lantang menginterupsi. Fraksi PKB meminta penetapan Eddy dibatalkan. Anggota BPK tak mungkin menjabat di BUMN karena pekerjaannya mengaudit beberapa perusahaan, termasuk BUMN. Kami minta tak ditetapkan sebagai anggota BPK, ujar Abdul Malik Haramain, anggota FPKB, dalam sidang paripurna DPR. Eddy dinilai melanggar persyaratan pencalonan anggota BPK sebagaimana pasal 13 huruf j UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. Dalam pasal itu disebutkan, calon anggota BPK paling singkat telah dua tahun meninggalkan jabatan sebagai pejabat di lingkungan pengelola keuangan negara. Sementara itu, Eddy diduga masih berstatus deputi kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Investigasi. Selain itu, dia menjadi salah seorang komisaris di PT Angkasa Pura I. Anggota Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari menyuarakan hal yang sama. Dia menyatakan, sejumlah LSM menyebutkan adanya potensi rangkap jabatan jika Eddy menjabat anggota BPK nanti. Argumentasi masyarakat, pemilihan anggota BPK cacat hukum karena kandidat terindikasi melanggar UU BPK, katanya. Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno mengusulkan jalan tengah. Dia mengingatkan, sebelum penetapan pada masa lalu, DPR pernah mengalami kejadian yang sama. Keputusan akhir saat itu adalah meminta fatwa Mahkamah Agung (MA). Karena telanjur diputuskan di komisi XI, solusinya, kita mesti minta fatwa ke MA lagi. Yang bersangkutan pun tidak bisa dilantik sampai adanya fatwa MA, jelasnya. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang memimpin rapat sepakat dengan saran Teguh. Penundaan tersebut berlaku untuk Eddy saja. Sementara itu, calon anggota BPK terpilih lainnya, Rizal Jalil, Achsanul Qosasi, Moermahadi Soerja Djanegara, dan Harry Azhar Azis, langsung ditetapkan dalam paripurna sebagai anggota terpilih BPK. Sudah ya, sah. Lain kali tolong saya diberi background lengkap, ujar Priyo.(bay/c5/tom)
Penjaminan Simpanan Indonesia Tertinggi Sedunia
JAKARTA - Jumlah simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat ini merupakan yang tertinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia. Lantaran itu, LPS kini memiliki wacana untuk menurunkan posisi penjaminan simpanan lebih rendah dari Rp 2 miliar. Direktur Risk Management II Group LPS Hari Prasetya mengatakan, saat ini ruang lingkup penjaminan LPS cukup besar dibandingkan negara lain. Misalnya, dengan penjaminan LPS Rp 2 miliar maka mencakup 46 persen dari GDP per kapita. Sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika Serikat yang hanya kurang dari 10 persen per GDP per kapita. Begitu pula negara lainnya seperti Jepang, Korea, Hong Kong, Rusia, Swiss, India, dan Singapura yang posisinya cukup kecil di bawah 10 persen. Menurut Hari, penjaminan yang besar tersebut berawal dari revisi UU LPS karena dinilai Indonesia masih dalam keadaan krisis. Sehingga penjaminan dinaikkan dari Rp 100 juta menjadi Rp 2 miliar per nasabah. Tapi hingga sekarang tidak turun-turun. Padahal, bagi kami situasinya sudah tidak krisis lagi (seperti 2008), ungkapnya di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, kemarin (23/9). Padahal, penjaminan LPS sebetulnya cukup fleksibel seperti di negara lain. Contohnya Malaysia, yang sempat menaikkan penjaminan menjadi blanket guarantee saat krisis keuangan 2008 silam. Lantas menurunkan kembali tingkat penjaminannya meski masih di atas level sebelum dilakukan blanket guarantee. Seharusnya kita bisa seperti itu. Kami pernah mengajukan, namun Pemerintah menilai kondisi masih belum memungkinkan untuk menurunkan level penjaminan, ujarnya. Di samping itu, menurut Hari, pengurangan level penjaminan simpanan diharapkan mampu membuat industri perbankan jauh lebih meningkatkan kehati-hatiannya dalam pengelolaan perseroan. Hal itu juga bisa mengurangi tingkat moral hazard, terangnya. Sementara itu, LPS juga tenah mengejar target dana cadangan sebesar 2,5 persen dari total dana pihak ketiga (DPK) perbankan. Saat ini, posisi dana cadangan LPS hanya sekitar 0,5 persen terhadap total DPK. Target harus mengarah ke 2,5 persen. Namun posisi DPK memang kecenderungannya naik setiap tahun, tuturnya. (gal)
BBM Naik, Pertumbuhan Ekonomi Melesat
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan membawa efek positif pada pertumbuhan ekonomi pada 2015. Bank Indonesia (BI) memproyeksi, setiap kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 3 ribu per liter, maka terdapat tambahan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 15 basis poin (bps) atau 0,15 percentage point (ppt). Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter Juda Agung mengatakan, kondisi pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut bisa diraih apabila terjadi pengalihan subsidi. Asumsinya ada pengalihan 50 persen subsidi dari anggaran BBM ke infrastruktur. Maka itu akan mendorong investasi dan menambah perbaikan pada PDB, ungkapnya usai Seminar Internasional HUT ke-9 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan tema Befriending with the Boom-Bust Cycle, di Ritz Carlton, Pacific Place, kemarin (23/9). Ada beberapa skenario yang telah dihitung BI terhadap efek kenaikan BBM subsidi. Juda memerinci, apabila terjadi peningkatan Rp 3 ribu per liter, maka inflasi diprediksi mendapat tambahan 3,16 ppt. Akan tetapi, volume BBM subsidi bisa ditekan hingga 45 juta kiloliter (kl), sementara PDB terkerek cukup signifikan mencapai 0,15 ppt. Sebaliknya, dengan kenaikan yang lebih rendah yakni Rp 2 ribu per liter, maka tambahan inflasi hanya 2,11 ppt. Namun posisi volume BBM subsidi masih cukup besar mencapai 46,1 juta kl, dengan tambahan PDB yang tipis sebanyak 0,06 ppt. Kondisi itu untuk 2015. Kalau kenaikannya dilakukan pada tahun ini, maka belum ada impact karena tinggal dua bulan saja. Pertumbuhan itu akan terjadi apabila (subsidi) direalokasikan dulu, ujarnya. Sementara itu, otoritas moneter memproyeksi, pada akhir 2014, akselerasi output perekonomian Indonesia berada pada kisaran 5,1-5,5 persen, dengan kecenderungan di batas bawah. Sedangkan pada 2015, Indonesia diprediksi mampu tumbuh di rentang 5,4-5,8 persen. Sumber pertumbuhan terbesar masih didorong oleh konsumsi dengan forecast pertumbuhan sebesar 5,2-5,6 persen. Sementara investasi dan ekspor diprediksi maksimal tumbuh masing-masing 6,1 persen dan 5,0 persen. Di tempat yang sama, wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, setidaknya ada empat langkah yang perlu dilakukan Indonesia untuk survive di tengah lesunya perekonomian global. Langkah pertama adalah mengelola inflasi serendah mungkin. Inflasi kurang dari 5 persen itu OK, tapi Thailand dan Filiphina bisa hanya 2-3 persen. Inflasi yang rendah itu akan memastikan tingkat pertumbugan ekonomi stabil. Karena itu based inflasi kita berupaya 2-3 persen, ujarnya. Langkah kedua adalah mereduksi defisit ganda, yakni defisit APBN maupun defisit current account atau transaksi berjalan. Targetnya, posisi defisit transaksi berjalan mencapai 2-2,25 persen. Saat ini posisinya masih pada kisara 3 persen. Sementara itu, defisit APBN pada 2015 ditargetkan 2,21 persen. Berikutnya, Bambang menuturkan, mengurangi subsidi BBM dan meningkatkan hedging atau lindung nilai adalah langkah ketiga dan keempat. Tidak ada jalan lain untuk mengurangi problem defisit dengan memangkas subsidi dan menaikkan harga BBM. Hal itu akan mengurangi dua defisit sekaligus, terangnya. (gal)
Tevez Gagal Pikat Tata
BUENOS AIRES - Performa apik Carlos Tevez bersama Juventus belum juga menarik hati pelatih timnas Argentina Gerardo Tata Martino. Menjelang laga persahabatan Argentina versus Brasil dan Hong Kong bulan depan, Tata masih mempercayai mayoritas skuad Albiceleste, julukan Argentina, di Piala Dunia lalu. Ada 19 pemain yang dipanggil untuk bertanding di Hongkong mendatang. Dan diantara nama-nama tersebut ada tujuh nama yang bukan bagian skuad Piala Dunia lalu. Mereka adalah Nahuel Guzman (kiper), Mateo Mussachio (bek), Santiago Vergini (bek), Javier Pastore (gelandang), Roberto Pereyra (gelandang), Erik Lamela (gelandang), dan Nicolas Gaitan (gelandang). Nah, di lini depan Tata memanggil trio penyerang yang membawa Argentina menjadi runner up Piala Dunia. Yakni Lionel Messi, Gonzalo Higuain, dan Sergio Aguero. Absennya Tevez mengundang pertanyaan bagi banyak pihak mengingat performa Tevez yang kian moncer bersama Juventus. Bukti terakhir ketajaman Tevez adalah membawa La Vecchia Signora, julukan Juventus, membekap rival utamanya AC Milan di Serie A Senin (22/9) lalu lewat gol tunggalnya. Seperti diberitakan ESPN kemarin (23/9) Tata menolak anggapan publik untuk menyingkirkan Tevez selamanya. Seperti diketahui di era kepelatihan timnas Argentina sebelumnya Alejandro Sabella, nama penyerang itu terus ditepikan sebagus apapun permainan yang dihasilkannya. Ketika saya menggantikan Sabella di timnas, saya ditanya apakah punya masalah tertentu dengan satu pemain. Dan dengan tegas saya jawab tidak. Saya memberikan kesempatan yang sama kepada semua pemain, tutur pelatih Barcelona musim lalu itu. Mengenai performa Tevez sejauh ini, Tata mengungkapkan pemain berusia 30 tahun itu sudah membuktikan ketajamannya. Walau tak dipanggil dalam uji coba lawan seteru utamanya di Amerika Latin, Brasil, dan Hongkong bulan depan, tak berarti pintu timnas buta Tevez tak tertutup selamanya. Saya tak akan mengatakan apakah di masa mendatang bakal memanggil Tevez. Tapi saya hanya berkata kalau yang dilakukannya bersama Juventus cukup bagus, ucap Tata. Saat berkostum Argentina periode 2004-2011, Tevez mencetak 13 gol dalam 64 penampilannya. Sebelum mengantarkan Juventus meraih scudetto tiga kali berturut-turut, Tevez menjadi bagian penting Manchester United menjuarai Liga Champions tahun 2008 lalu. (dra) Skuad Argentina yang dipanggil lawan Brasil dan Hongkong bulan depan. Kiper : Sergio Romero (Sampdoria/ITA) Nahuel Guzman (Tigres UANL) Bek : Mateo Musacchio (Villarreal/ESP), Pablo Zabaleta (Manchester City/ENG), Martin Demichelis (Manchester City/ENG), Marcos Rojo (Manchester United/ENG), Santiago Vergini (Sunderland/ENG), Federico Fernandez (Swansea/ENG) Gelandang : Javier Mascherano (Barcelona/ESP), Lucas Biglia (Lazio/ITA), Javier Pastore (PSG/FRA), Roberto Pereyra (Juventus/ITA), Angel Di Maria (Manchester United/ENG), Erik Lamela (Tottenham/ENG), Enzo Perez (Benfica/POR), Nicolas Gaitan (Benfica/POR) Penyerang : Lionel Messi (Barcelona/ESP), Sergio Aguero (Manchester City/ENG), Gonzalo Higuain (Napoli/ITA)
Perkuat Gadai dan Cicil Emas
SURABAYA- Turunnya harga emas dunia malah menjadi peluang tersendiri yang bisa dimanfaatkan berbagai pihak. Salah satunya PT Bank Syariah Mandiri (BSM) yang kini memperkuat lini bisnis gadai dan cicil emas. Area Sales Manager Area 29 Surabaya Inayah mengungkapkan, pihaknya kini agresif melakukan penetrasi emas pada masyarakat. Salah satu fokus perseroan memang memasyarakatkan emas dan mengemaskan masyarakat, ujarnya. Menurut dia, perseroan menargetkan program one family one kilogram gold tercapai pada 2020. Hal tersebut dirasa penting karena kini masyarakat mulai menyadari pentingnya emas sebagai instrumen investasi. Justru momen penurunan harga emas akhir-akhir ini meningkatkan transaksi pembelian di outlet-outlet BSM, ujarnya. Selain itu, mudahnya persyaratan yang diberikan perseroan bagi masyarakat yang ingin membeli emas mengakibatkan permintaan meningkat. Sepanjang semester pertama tahun ini, omzet gadai dan cicil emas BSM Area Suabaya tumbuh Rp 49,1 miliar (year to date). Yakni, dari Rp 7,26 miliar menjadi Rp 56,41 miliar. Omzet gadai dan cicil emas per bulan naik rata-rata 15 persen. Tren transaksi pembelian biasanya terjadi tiap akhir bulan. Bahkan, pada momen Ramadan dan Lebaran beberapa waktu lalu, peningkatan cukup sering terjadi. Ke depan, BSM menggarap segmen ritel dalam mengembangkan bisnis gadai dan cicil emas. Sebab, pangsa pasar tersebut dirasa potensial dan masih terbuka lebar. Tak hanya itu, pihaknya juga telah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan PT Bank Mandiri Tbk untuk menyosialisasikan bisnis gadai dan cicil emas.(dee/oki)
Penjualan Kendaraan Niaga Tersendat
JAKARTA- Indikator ekonomi yang melemah membuat penjualan kendaraan niaga (komersial) sepanjang Januari-Agustus 2014 anjlok 14 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Meski begitu, produsen kendaraan niaga optimistis bahwa tahun depan kondisinya berbalik positif. Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Rachmat Samulo mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun ini memang melambat. Mengutip Bank Dunia, diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,2-5,3 persen. Kita tidak muluk-muluk di segmen kendaraan komersial karena pertumbuhan ekonomi kurang bagus, ujarnya. Hal itu tecermin dari realisasi proyek MP3EI (Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yang hanya Rp 25 triliun atau 4,2 persen dari target 2014 senilai Rp 586 triliun. Kurangnya proyek-proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah dan swasta membuat bisnis konstruksi lesu. Otomatis berpengaruh pada permintaan truk dan jenis kendaraan niaga lainnya, kata Samulo. (wir/c6/oki)
Eksotisme Fashion Show Daur Ulang
LAMONGAN- Fashion show tidak harus memperagakan busana dari bahan yang mahal. Fashion show busana dari bahan dasar daur ulang sampah pun tidak kalah menarik dan eksotis. Itu ditampilkan dalam fashion show Festival Telaga Bandung, Lamongan, Senin (22/9). Semua peserta diwajibkan memperagakan busana dari bahan daur ulang sampah. Busana-busana yang dirancang para peserta cukup kreatif. Selain bungkus plastik deterjen, ada yang terbuat dari koran bekas, daun-daunan, dan kulit pisang. Meski begitu, busana daur ulang tersebut tidak kalah eksotis dengan busana dari bahan kain yang mahal. Acara ini diikuti 63 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Lamongan, ungkap Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas PU Cipta Karya Lamongan Sunasdi yang menjadi salah seorang panitia kemarin. Menurut dia, kegiatan itu merupakan bagian kampanye Kota Hijau 2014 di Lamongan. Selain fashion show daur ulang sampah, digelar lomba yel-yel lingkungan yang diikuti 30 peserta dari seluruh kecamatan, katanya.(feb/JPNN/c20/dwi)
Mencuat Rumor Suarez Turun Gunung
SEJAK kasus penggigitan yang dilakukan pada pemain Italia, Giorgio Chiellini, saat Piala Dunia lalu, Luis Suarez belum lagi merasakan sengitnya pertandingan resmi bersama Barcelona. FIFA menghukum penyerang asal Uruguay itu tak boleh bersentuhan dengan sepak bola selama empat bulan. Beruntung, gugatan Suarez ke Court of Arbitration for Sport (CAS), badan hukum tertinggi olahraga dunia, memberinya sedikit keringanan. Meski tetap dihukum tak boleh bertanding selama empat bulan di laga resmi, Suarez masih boleh mengikuti latihan bersama tim dan melakoni pertandingan tidak resmi atau persahabatan, tidak seperti sanksi FIFA. Karena kelonggaran hukuman tersebut, pemain terbaik Liga Inggris musim 2013/2014 itu, diprediksi akan membantu Barcelona B saat jamu Timnas Indonesia U-19. Isu ini sendiri digulirkan media ternama Spanyol, SPORT.ES, sebab pihak Barcelona memastikan akan menyiarkan tayangan tersebut di saluran TV regional Barcelona, Esports3 Barca TV. Ini hanya tebakan, sebab klub belum mengatakan apa-apa, tapi kemungkinannya ada. Bahkan, ini bisa jadi petunjuk, bahwa pertandingan ini akan ditayangkan langsung di Esports3 Barca TV, saluran olahraga televisi regional. Tapi, sekali lagi, itu hanya tebakan, tulis SPORT.ES. Pihak Nine Sport, selaku Event Organizer Indonesia U-19 selama di Spanyol, yang dikonfirmasi INDOPOS (grup JPNN) tentang kepastian dimainkannya Suarez juga tak bisa memastikan. Hanya saja, Indra Sjafri dan armada tempurnya berharap sang bintang kontroversial itu bisa dimainkan dalam laga tersebut. Tak bisa dipungkiri ketajaman Suarez akan bisa menjadi pelajaran berharga bagi Timnas jika dimainkan. (abd)
KemenPAN-RB Usul BPKP Dibubarkan
JAKARTA - Keberadaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangan (BPKP) akan tinggal kenangan. Badan auditor pemerintah itu bakal diubah menjadi inspektorat jenderal nasional (Itjennas). Tuganya membina Itjen di kementerian dan inspektorat di daerah yang kurang optimal. Gagasan pembubaran BPKP itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar. Dia menuturkan, usulan pembubaran ini dalam rangka pembahasan RUU Sistem Pengawasan Internal Pemerintah (SPIP). Usulan pembubaran BPKP ini sudah kami sampaikan ke tim transisi Presiden terpilih, katanya di Jakarta kemarin. Azwar menuturkan, pembubaran BPKP itu tidak diartikan beban-benar bubar. Tetapi BPKP nanti berubah menjadi Itjennas. Tugasnnya adalah membina Itjen yang ada di kementerian-kementerian. Skema selama ini adalah, Itjen di kementerian bertanggungjawab ke Menteri. Begitupula inspektorat di daerah, bertanggung jawab ke kepala daerah. Pada skema baru nanti, Itjen di kementerian bertanggung jawab ke Itjennas. Kemudian Itjennas bertanggung jawab langsung ke presiden. Dengan skema baru ini, Azwar menuturkan banyak keuntungan yang akan didapat. Diantaranya adalah aspek indenpendensi dan profesionalisme Itjen. Ketika nanti bertanggung jawab langsung ke Presiden, kami berharap para Itjen itu bekerja lebih independen, tandasnya. Selama ini, kinerja Itjen sebagai pengawas internal pemerintah dinilai kurang independen. Sebab posisinya berada di bawah baying-bayang Menteri. Keunggulan lainnya adalah, kompetensi keitjenan nanti lebih kuat. Sebab dibekali kemampuan untuk mengaudit kinerja dan audit keuangan. Wamen PAN-RB Eko Prasojo menuturkan, setelah peleburan nanti posisi Itjen tetap ada di masing-masing instansi. Tetapi posisi Inspektur Jenderal (Irjen) diangkat atau diberhentikan serta bertanggungjawab ke Itjennas. Meskipun begitu, tetapi ada konsultasi dengan pimpinan instansi atau Menteri. Tidak lepas total begitu saja, ujar Eko. Untuk menjalankan tugas pengawasan sehari-hari, Itjen yang ada di kementerian menunggu penugasan dari Itjennas. Sementara itu perwakilan BPKP di daerah akan menjadi perwakilan Itjennas di daerah. Tugasnya membina kompetensi auditor, mengawasi pelaksanaan tugas pengawasan, melakukan audit kepatuhan dan kinerja aparatur di masing-masing instansi daerah. (wan)
Kian Kritis, Persib Ancang-ancang Turunkan Pemain Magang
BANDUNG - Persib Bandung bakal melakoni uji coba ketiga dalam persiapan menuju Babak Delapan Besar Indonesia Super League (ISL) 2014, hari ini (24/9). Namun lagi-lagi, laga ini bakal berjalan dengan minim pemain. Lawan uji coba itu sendiri, Atep Cs bakal menghadapi tim Porda Kuningan, di Lapangan Pusdikpom. Menghadapi uji coba kali ini, skuad asuhan Djadjang Nurdjaman bahkan semakin kritis. Selain ditinggal sembilan pemainnya, beberapa di antaranya memperkuat timnas Indonesia, tiga pemain lainnya dalam kondisi tidak fit, yakni Rudiyana yang perlu istirahat total selama lima hari karena sakit. Selain itu Atep dan Sigit yang mengalami kendala karena lecet pada kaki. Untuk mensiasatinya, Djadjang mengisyaratkan kemungkinan untuk menurunkan pemain magang. Kita lihat besok (hari ini). Kalau Atep, Rudiyana dan Sigit enggak bisa, tanpa mereka kita meminta bantuan pemain junior (pemain magang, red), ungkap Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, kemarin. Djadjang menerangkan, selain untuk memantapkan kerjasama tim, uji coba juga untuk memberikan kesempatan bagi pemain pelapis untuk mematangkan performa mereka. Ada yang kita cari, kita tidak akan melihat skor, tapi lebih untuk mendapatkan atmosfer partandingan supaya semakin matang pemain yang jarang main, salah satunya seperti Djibril. Selain itu kekompakkan di lini tengah juga, ada Makan Konate dan Taufiq. Kita berusaha untuk menjaga kerja sama juga, enggak akan melihat skor, tegasnya.(yan)
TNI AD dan Polri Buru Pemilik Gudang Penyebab Bentrokan
NONGSA - Petinggi jajaran TNI AD dan Polri sepakat dan menegaskan bahwa pemilik gudang beserta kroni-kroninya yang menyebabkan anggota dua institusi tersebut bentrok, bakal disikat habis. Hal tersebut dilakukan tidak hanya dalam rangka penindakan terhadap penimbunan BBM ilegal, tapi juga untuk meminta keterangan dari pemilik gudang terkait sebelum bentroknya Yonif 134 TS dan Polri. Dari informasi Batam Pos (Grup JPNN) dari kepolisian bahwa pemilik gudang ini bernama Noldy, dan dia sudah lama beroperasi dalam menjalankan bisnis solar ilegal tersebut. Siapa pemilik gudang solar tersebut akan kita tangkap dan minta keterangan darinya, tegas Wakapolri Komjen Pol Bradodin Haiti kepada Batam Pos, Selasa (23/9). Dari kesepakatan pertemuan dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jendral Gatot Nurmantyo, Bradodin menjelaskan bahwa masalah adanya beking dari oknum aparat tersebut, diserahkan dan ditangani tim investigasi. Biar ditangani oleh tim invetigasi saja, ungkapnya. Lebih lanjut ia mengatakan kalau penyimpangan solar subsidi yang dilakukan pemilik gudang dan karyawannya akan ditindaklanjuti. Tidak akan berhenti kepada pemilik gudang saja, Bradodin juga menegaskan bahwa pihaknya sudah mengetahui siapa pemilik gudang. Ketika wartawan menyebutkan nama Noldy sebagai pemilik gudang, Bradodin tidak membantah. Iya, namanya juga kan sudah digembor-gemborkan di media. Jadi wartawan juga sudah tahu siapa pemilik gudangnya, ujarnya. Penyelidikan akan terus berlanjut ke yang lainnya. Jadi tidak berhenti di pemilik gudang (Noldy) saja, tukasnya Ia juga meminta untuk memilah antara masalah penembakan dengan penanganan kasus solar. Bila ada orang lain yang terlibat (oknum, red) akan diproses secara hukum. Mereka tidak berarti dibiarkan bebas begitu saja, tegasnya. (cr3)
Senjata Api jadi Mas Kawin
JAYAPURA - Kepolisian Daerah Papua mengklaim bahwa kasus kerusuhan di Manokwari pada Minggu (14/9) lalu sudah reda, dan masyarakat telah menyerahkan pengungkapan kasus itu ke kepolisian. Namun hingga saat ini, disinyalir masih banyak senjata yang beredar di sana, karena sebelumnya digunakan oleh adat sebagai pembayaran mas kawin. Wakil Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua, Brigjend Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa sudah saatnya warga menggunakan mas kawin yang tidak membahayakan warga agar tidak terjadi kasus serupa. Masih banyak senjata yang beredar, khususnya di keluarga besar Arfak maupun Biak. Memang sejak dahulu senjata-senjata tersebut memang digunakan sebagai mas kawin adat, cuma kan disalahgunakan untuk melakukan penembakan seperti kemarin. Kemarin di rumah ON kita temukan lagi kan senjata api jenis Moser, kata Wakapolda kepada Cenderawasih Pos (Grup JPNN), Selasa (23/9). Mengenai peredaran senjata ini, jelas Wakapolda, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar menyerahkan senjata api yang ada di sana, namun masih banyak masyarakat yang belum menyerahkannya. Ada sih yang sudah menyerahkan, tapi masih banyak yang belum, jelasnya. Untuk kasus penembakan dan pembakaran sendiri, Wakapolda menyampaikan bahwa tiga hari lalu dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sudah turun ke lapangan untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat. Menurut Wakapolda, FKUB juga meminta agar pelaku menyerahkan diri secara baik-baik. Hasil komunikasi yang dibangun antara pihak Muspida Manokwari, dalam hal ini Kapolres, Bupati Mambramo, Manokwari dan beberapa tokoh lain, pada prinsipnya untuk mereka yang melakukan pembakaran akan bertanggung jawab. Namun mereka menuntut agar aparat menangkap pelaku utama penembakan itu dulu, tuturnya. Sementara dari hasil pengecekan terakhir, kata Wakapolda, Polres setempat belum menemukan keberadaan pelaku utama penembakan tersebut. Bahkan pelaku disinyalir sudah meninggalkan Manokwari dan masih belum ditemukan. Untuk pengungkapan ini sendiri, penyidik kepolisian sudah mendapatkan cukup bukti maupun saksi penembakan itu. Sudah cukup banyak saksi yang kita periksa, satu pucuk senjata api jenis Moser sudah disita juga, sedangkan satu senjata lainnya dibawa kabur oleh pelaku penembakan, tandasnya. Sebelumnya, Minggu (14/9) siang seorang pengemudi mobil bernama M Ridwan ditembak oleh seorang warga berinisial ON hingga meninggal dunia. ON sendiri melakukan penembakan karena emosi mendengar informasi bahwa anaknya terserempet sebuah sepeda motor. Akibat penembakan itu, kerabat korban penembakan membakar 21 rumah yang diduga milik pelaku beserta kerabatnya, dengan rincian 2 unit rumah permanen, 3 rumah semi permanen dan 16 unit rumah non permanen (kayu dan papan) di Kampung Warnyeti, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari. (rib/nan)
Tabrak Tiang Listrik, Penjambret Tewas
LUBUKBAJA - Sultan, 24, dan Herdin Rumahhorbo, 32, dua pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter BP 4886 FD mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya depan perumahan Legenda Malaka, Senin (22/9) sore. Herdin tewas dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Chamanta Sahidiya, Mukakuning. Sementara Sultan tak sadarkan diri akibat kecelakaan menabrak tiang listrik itu. Kedua korban ini diduga kuat pelaku penjambret yang mengalami kecelakaan saat mencoba kabur dari kejaran warga. Pasalnya saat ditemukan tergeletak di lokasi kejadian, warga dan polisi menemukan tas wanita yang diduga hasil jambret. Juliani salah satu warga yang diboncengi Sandro adiknya menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion BP 4417 MG mengenali tas itu adalah miliknya. Juliani mengaku dijambret dua pelaku di lampu merah simpang kabil. Iya ini tas saya, dan mereka pelakunya, saya masih ingat kok, kata Juliani sambil menunjuk Sutan di hadapan penyidik mapolresta Barelang. Hari Budiman salah satu saksi mata di lokasi kecelakaan terjadi mengatakan, Herdin sebelum menabrak tiang listrik, tampak panik. Saat ramai-ramai didekati warga, keduanya tak sadarkan diri setelah menabrak tiang listrik, kata Hari. Warga yang mencoba menolong dua korban itu, menemukan sebuah tas wanita yang diduga hasil jambret. Warga akhirnya menggotong kedua korban ke RSCM. Saat diangkat di lokasi kejadian keduanya masih hidup, ujar Hari. Namun sayang, karena mengalami benturan hebat di bagian dada dan anggota tubuh lainnya, Herdin meninggal di perjalanan menuju rumah sakit. Petugas medis di RSCM membenarkan kejadian itu. Dua korban memang dibawa ke RSCM, namun hanya satu yang selamat. Herdin korban yang meninggal mengalami pendarahan di kepala, luka lecet pada dada, luka lecet pada betis kanan dan pergelangan tangannya. Korban meninggal akibat benturan kuat benda keras pada dadanya, saat sampai korban sudah tak bernyawa, kata dokter di RSCM, kemarin. KTP korban yang meninggal beralamat di Kelurahan Mangsang, Seibeduk tepatnya di pemukiman Bidaayu blok G no 38. Sedangkan korban lainnya atas nama Sultan, saat diantar warga tak sadarkan diri. Korban yang selamat, mengalami luka lecet di pelipis kiri dan kepalanya ada bekas benturan, kata dokter. Usai menjelani perawatan di RSCM, pria 24 tahun itu dibawa ke ruang Reskrim Polresta Barelang untuk dimintai keterangan. Sultan saat dimintai keterangan mengelak kalau dia melakukan jambret. Saat kejadian dia dan Herdin baru saja pulang mencari pekerjaan di Batamcenter. Karena idak ada lowongan di Batamcenter, keduanya menuju ke Batuaji untuk mengantar lamaran ke salah seorang kerabatnya. Saya dibelakang, yang ngambil tas itu bukan saya tapi Herdin,tuturnya. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Didik Erfianto membenarkan kejadian itu. Sultan sudah diamankan di Mapolresta Barelang.Iya indikasinya memang penjambret, satu meninggal karena tabrak tiang listrik, satunya lagi sudah ditahan, ujar Didik. (eja)
Menumpang Air Asia, Warga Malaysia Bawa Narkoba ke Medan
MEDAN - Petugas Bea Cukai Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) mengamankan seorang warga Johor, Malaysia bernama Kohkok Tiong (40). Penumpang pesawat Air Asia nomor penerbangan AK 299 itu terdeteksi X Ray (sinar x) bandara membawa narkoba. Keterangan yang diperoleh dari sumber terpercaya di KNIA bahwa Koh Kok Tiong Alias James Koh mendarat di Bandara KNIA, Senin (22/9) sekira pukul 18.15 Wib. Begitu tiba di terminal kedatangan international, tas milik pria kelahiran Johor, Malaysia pada 18 Januari 1973 itu lantas diperiksa menggunakan alat X Ray. Saat dilakukan pemeriksan terlihat dilayar monitor X Ray benda mencurigakan di dalam tas tas milik James. Berdasarkan hasil pemeriksaan X Ray, petugas pun membawa James ke kantor bea cukai yang juga berada di dalam terminal kedatangan internasional. Saat tas milik James dibuka kecurigaan petugas pun terbukti, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 gram, 1 set bong, 134 butir pil clonazepam, 5 butir pil perindropil, 19 butir pil atenolol dan 30 butir pil covapril. Berdasarkan temuan tersebut pria yang memiliki paspor dengan nomor A - 24313181 dengan nomor ID (KTP) 730118015713 dan nomor Hp 082366516336 langsung diserahkan ke petugas Subdit 1 Dit Res Narkoba Polda Sumatera Utara bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Ketika, dikonfirmasi terkait penangkapan warga Negara Malaysia itu pihak Bea Cukai KNIA enggan berkomentar. Sementara Kuswadi, Kepala Pengamanan PT AP II Cabang KNIA, mengaku belum mendapat informasi tentang penangkapan narkoba tersebut. Saya belum dapat informasi apalagi soal datanya, jawabnya singkat. Hal senada juga disampaikan oleh M Syukur, Duty Manajer PT AP cabang KNIA. Kita belum dapat info, dan datanya juga tidak ada sama kita. Kalau sudah dapat nanti langsung diinformasikan, ungkapnya. Terpisah, Wadir Narkoba Poldasu AKBP Yustan Alpiani membenarkan bahwa ada seorang warga Malaysia dibekuk dari KNIA. Masih kita kembangkan dulu. Nanti kalau sudah ada perkembangan, akan kita beritahu, ucapnya singkat. Sedangkan Kabid Humas Poldasu AKBP Helfi Assegaf menambahkan bahwa warga Malaysia tersebut sekarang masih ditangani Subdit I Ditres Narkoba Poldasu. Benar, diserahkan dari Bea Cukai karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi. Pihak Ditnarkoba masih mendalami dan mengembangkan jaringan tersangka, tuturnya. (cr-1/gib/bd)
Diperas PSK, Mahasiswa Gagal Pulang Kampung
MEDAN - Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Medan berinisial MH (20), dikerjai Perempuan Seks Komersial (PSK) yang dibokingnya. Sudah hasrat birahi tak tersalurkan, uang dan Hp miliknya pun disikat. Peristiwa itu dialami MH, saat dirinya berencana hendak pulang ke kampung halamannya di Nias. Sebelum pulang, Selasa (23/9) pukul 02.00 WIB, MH pun memboking seorang PSK pinggiran di kawasan Jalan Gatot Subroto Medan. Tengah malam itu, MH pun memilih salah satu PSK bernama Lia (23). Setelah sepakat untuk berkencan, MH dan Lia pun memilih untuk cek-in di Hotel Seulawah tak jauh dari lokasi mereka bertransaksi. Namun apa lacur, mahasiswa yang ngekos di Jl. Adam Malik Medan ini kecewa dengan PSK hasil bokingannya. Pasalnya, belum lagi onderdilnya mendapat pelayanan, Lia memintanya uang sebesar Rp300 ribu. Tentu saja membuat MH langsung berontak, karena sudah dikerjai PSK yang dibokingnya itu. Penolakan oleh MH itupun, langsung membuat keduanya tengkar mulut. Tanpa ada rasa malu, Lia pun keluar hotel dan memanggil 3 pria temannya. Karena takut dipukuli, MH pun menyerahkan uangnya Rp300 ribu. Bukan itu saja, hp miliknya pun juga dimintai Lia dan ketiga pria temannya itu. Namun MH yang tak terima, memanggil teman-temannya. MH bersama teman-temannya pun akhirnya bertengkar di seputaran hotel. Pertengkaran itupun akhirnya tersudahi, ketika MH melihat petugas kepolisian yang tengah patroli. Akhirnya, Lia dan MH pun dibawa ke Polsekta Medan Baru. Kalau polisi tidak lewat, mungkin kami sudah berantam. Soalnya mereka terus meminta uang pada kami ini,ujar teman MH. Seharusnya kawan kami (MH, red) itu, pagi nanti mau pulang kampung. Tapi karena masalah ini, ditunda dulu,sambungnya ketika ditemui di halaman Polsek kemarin pagi. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru Iptu Oscar S Setjo mengaku, pihaknya sudah mengamankan Lia dan masih melakukan pemeriksaan. (gib/han)
Syamsul Arifin Masih Ultah di Penjara
JAKARTA - Mantan gubernur Sumut Syamsul Arifin, tampaknya belum bisa meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin, Bandung, dalam waktu dekat ini. Pasalnya, hingga pekan terakhir September ini, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin belum juga mengeluarkan surat persetujuan pembebasan bersyarat terpidana kasus korupsi APBD Langkat itu, yang diajukan Kalapas Sukamismin, Giri Purbadi. Padahal, dalam berkas pengajuan usulan dimaksud, Syamsul akan mendapatkan pembebasan bersyarat terhitung Oktober 2014, yang tinggal beberapa hari lagi. Namun, hingga kemarin, usulan yang diajukan awal Agustus 2014 itu, belum juga mendapat jawaban dari menkumham. Belum, ujar Kalapas Sukamiskin, Giri Purbadi, singkat, saat dihubungi JPNN dari Jakarta, kemarin (23/9). Jawaban singkat itu disampaikan, menanggapi kabar yang beredar di Medan, yang menyebut pria kelahiran 25 September 1952 itu akan bebas bersyarat mulai hari ini (24/9), atau sehari jelang ulang tahunnya. Sebelumnya, Giri menjelaskan, pada awal Agustus lalu dirinya mengajukan usulan pembebasan bersyarat Syamsul. Alasannya, pria yang sudah sakit-sakitan itu sudah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan pembebasan bersyarat, yang jatuhnya per Oktober 2014. Apakah sudah turun surat persetujuan dari menkumham? Belum, ucapnya. Dia memberikan jawaban singkat lantaran sedang mengikuti rapat. Sebelumnya dia mengatakan, terhadap usulan pembebasan bersyarat sejumlah napi kasus korupsi yang lain yang sudah dilakukan, selama ini tidak pernah ada yang ditolak. Yang sudah-sudah mulus-mulus saja, tak ada yang ditolak, kata dia, awal September lalu. Memang diakui, khusus untuk pembebasan bersyarat napi kasus korupsi, usulannya ditangani tim khusus di kemenkumham. Biasanya menggunakan pertimbangan sosiologis karena kasus korupsi. Kalau usulan saya, hanya terkait administrasi saja. Kalau sudah memenuhi persyaratan, ya saya usulkan pembebasan bersyarat, kata Giri. Entah ada kaitannya atau tidak, namun dalam beberapa hari belakangan ini, kemkumham sedang mendapat sorotan terkait pemberian bebas bersyarat dan remisi terhadap napi koruptor. Yang disorot adalah pemberian pembebasan bersyarat kepada Hartati Murdaya dan remisi kepada Anggodo Wijoyo, yang oleh aktivis Indonesia Corruptions Watch (ICW), melanggar ketentuan. Senin lalu, aktivis ICW yang bergabung dalam massa Koalisi Masyarakat Sipil bahkan menggelar aksi di depan gedung kemkumham, Jakarta. Massa mendesak kemenkumham agar transparan dalam memberikan pembebasan bersyarat dan remisi kepada para napi koruptor. (sam/jpnn)
Kubu Pro Pilkada Langsung Tidak Kompak
JAKARTA - Hingga dua hari menjelang pengesahan 25 September, pembahasan RUU pilkada hingga kemarin belum tuntas di tingkat Panitia Kerja (Panja). Pokok materi yang diperdebatkan malah makin meluas, tidak hanya masalah pilkada langsung atau pilkada oleh DPRD. Kubu yang menghendaki pilkada secara langsung bahkan tidak kompak. Sebagian anggota Panja menghendaki agar pilkada langsung hanya memilih kepala daerah saja seperti sudah tertuang di RUU opsi pilkada langsung yang sudah disiapkan pemerintah. Namun, sebagian yang lain menghendaki sistem paket, dimana kepala daerah dan wakilnya dipilih secara bersamaan, seperti yang sudah dilakukan selama ini. Ada dua opsi, paket atau non paket. Ada yang menghendaki satu paket yaitu dipilih kepala daerah dan wakilnya dan ada yang menghendaki kepala daerahnya saja, wakilnya ditentukan kepala daerah terpilih, terang Ketua Panja RUU Pilkada, Abdul Hakam Naja di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (23/9). Selain itu, lanjut politisi dari Partai Amanat Nasional itu, rapat Panja pada Senin (22/9) malam juga belum mempolemikkan mengenai aturan pembatasan dinasti politik. Ada fraksi yang menginginkan tidak perlu diatur di RUU Pilkada, ada yang menginginkan diatur. Misalnya anak dan ayah, kakak adik, suami istri dari imcumbent baru boleh mencalonkan diri setelah satu periode keluarganya tidak menjabat, terang dia. Seperti diketahui, dalam RUU pilkada yang dibuat pemerintah, diatur mengenai pembatasan dinasti poliitik. Disebutkan di salah satu pasal di RUU yang mengatur syarat pencalonan, Tidak memiliki ikatan perkawinan atau garus keturunan dua tingkat lurus ke atas, ke bawah, ke samping, dengan petahana. Lebih lanjut Hakam Naja menjelaskan, di rapat Panja muncul gagasan agar pilkada langsung digelar satu putaran saja. Siapa yang meraih suara terbanyak, maka ditetapkan sebagai pemenang. Sekarang kan kalau perolehan suara kurang dari 30 persen menjadi dua ronde. Semalam ada usulan agar Pilkada itu cukup satu ronde, jadi masih ada opsi yang belum disepakati, jelasnya. Ketua Komisi II DPR, Agun Gunanjar Sudarsa menambahkan, hal lain yang masih belum disepakati adalah aturan mengenai uji publik. Di rumusan RUU, juga yang dikehendaki Fraksi Partai Demokrat, tim uji publik terhadap calon berhak mencoret kandidat. Sementara, lanjut politisi Partai Golkar itu, ada fraksi yang pro pilkada langsung, menghendaki agar tim yang melakukan uji publik tidak melakukan pencoretan. Namun, tim hanya memberikan penilaian terhadap integritas atau moralitas si kandidat. Jadi, kubu yang pro pilkada langsung juga belum menyepakati aturan mengenai hal ini. Seperti diketahui, RUU pilkada mengatur mengenai uji publik atas integritas dan kompetensi cagub, cawabup, dan cawako. Di pasal 36 rumusan RUU pilkada, sudah diatur bahwa dalam tahap pencalonan, akan ada Tim Panel yang dibentuk KPU Daerah, untuk melakukan uji publik kompetensi dan integritas para kandidat. Tim Panel terdiri lima orang, dengan rincian 2 akademisi, 2 tokoh masyarakat, dan 1 anggota KPU. (sam/fat/jpnn) Materi yang Belum Disepakati di Kubu Pro Pilkada Langsung 1. Sistem Paket atau tidak paket 2. Pembatasan dinasti politik 3. Kewenangan Tim Uji Publik 4. Pilkada satu putaran atau tetap ada dua putaran
Virus Tenun Rangrang
SURABAYA- Pencinta kain tradisional pasti tidak akan melewatkan jenis kain tenun rangrang. Sekilas, kain itu tidak seperti kain tradisional pada umumnya karena bermotif tribal. Namun siapa kira, kain tersebut murni ciptaan perajin dari Pulau Bali dan Lombok. Justru karena motifnya tidak seperti kain tradisional yang membuat kain tenun ini berbeda, ucap Yuana Tanaya, desainer Sephora Batik. Perempuan yang belajar desain secara otodidak itu mulai menggemari tenun rangrang awal tahun ini. Awalnya, dia membeli beberapa kain untuk didesain dan dikenakan sendiri. Namun, ternyatacostumerbutiknya tertarik dan memesan. Jadilah, alumnus Jurusan Finance and Logistics Ohio State University, Amerika Serikat, tersebut mulai membuat baju dari tenun rangrang. Yuana mendapatkan tenun rangrang dari Bali. Dia lebih senang mengaplikasikan tenun rangrang ke dalam desain yang membuat orang terlihat lebih muda. Misalnya,pencil skirt, cropped top, dress,bolero, blazer, danpeplum blouse. Ada dua ukuran tenun rangrang. Yakni, 60x200 sentimeter, dan 100x200 sentimeter. Ukuran yang kecil, 60x600 sentimeter, hanya cukup menjadi satupencil skirtukuran kecil atau sedang. Padahal, harga kainnya cukup mahal. Satu helai kain sekitar Rp 400 ribu-Rp 600 ribu. Yang tidak tahu pasti menganggap mahal sekali, tapi harganya memang segini karenahandmade, ucap perempuan 33 tahun tersebut. Karena itu, Yuana sering mengombinasikan tenun rangrang dengan kain lainnya. Misalnya, kainsilk, katun,taffeta, hinggaduchess. Untungnya, kain ini juga bagus dikombinasikan dengan kain apa saja, imbuhnya. Karena itulah, permintaan busana dengan kain tersebut terus meningkat. Dalam seminggu, Yuana bisa menerima 10-15 busana dari tenun rangrang. Padahal, harga baju itu juga tidak murah.Cuttingterbanyak yang dipesancostumer-nya adalahpencil skirtyang dipadukan dengancropped top. Palingsold out yayang itu karena modelnyangenomi, terangnya. Yuana juga menggunakan model tersebut saat berlibur ke Eropa pada Agustus. Tapi, untuk yang berbadan tambun, Yuana tentu tidak menganjurkan untuk menggunakan padu padan tersebut. Lebih baik menggunakan tenun rangrang dalam modelpeplum blouseatau bolero saja. Seiring dengan meningkatnya permintaan tenun rangrang, motif yang ditawarkan perajin semakin bervariasi. Bila dahulu motifnya sebatas mirip dengan motif tribal, sekarang ada motif halilintar, kupu-kupu, bianglala, dan papan catur. Namun, Yuana tidak mengambil kain dengan motif papan catur karena tidak menyerupai motif aslinya yang bernuansa tribal.(ina/c6/dos)
Perkuat Pasokan Listrik, Jokowi-JK Bakal Andalkan Batubara
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan memperluas penggunaan batubara sebagai sumber energi listrik. Dari kajian Tim Transisi Jokowi-JK, sudah saatnya batubara dijadikan sumber energi primer andalan bagi pembangkit listrik. Menurut Deputi Tim Transisi, Hasto Kristiyanto, pemerintahan Jokowi-JK nanti tak mau mengulangi kesalahan masa lalu ketika Indonesia menjadi importer minyak sementara batubara justru diekspor. Maka ekspor batubara akan dikurangi dan domestic market obligation akan diperbesar, kata Hasto di Jakarta, Selasa (23/9). Dari diskusi Tim Transisi dengan para pakar energi, kata Hasto, Indonesia menghadapi masalah serius karena adanya ancaman krisis listrik dalam lima tahun mendatang. Penyebabnya adalah cadangan kapasitas listrik di saat kritis yang berkisar hanya 14-26 persen atau jauh di bawah cadangan aman minimal di angka 30 persen. Dari kajian Pokja Energi di Tim Transisi, papar Hasto, akar masalah krisis listrik saat ini antara lain karena keterlambatan pembangunan pembangkit dan transmisi dalam lima tahun terakhir. Persoalan itu bisa diakibatkan lambatnya pembebasan lahan untuk proyek pembangkit, perizinan hak guna lahan kehutanan untuk jalur transmisi yang tak kunjung tuntas, hingga kemampuan keuangan PLN yang lemah. Ratusan izin prinsip pembangkit mikrohidro berhenti. Padahal rasio elektrifikasi saat ini masih berkisar 80 persen sehingga tidak mampu menyokong pertumbuhan ekonomi, ujarnya. Padahal, kata Hasto, pertumbuhan ekonomi berarti menambah kebutuhan akan energi listrik. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi 7 persen yang dicanangkan Jokowi-JK perlu dibarengi dengan tambahan pasokan listrik 34.000 MW hingga tahun 2019 nanti. Hasto pun menegaskan, diperlukan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang memanfaatkan kalori rendah demi menggerakkan perekonomian daerah dan pemerataan pembangunan. Kebutuhan investasinya diperkirakan sekitar USD 87 miliar, papar Wakil Sekjen PDIP itu.(ara/jpnn)
Dorong Polda Kalbar Dipimpin Jenderal Bintang Dua
PONTIANAK - Komisi III DPR terus mendorong peningkatan status Polda Kalbar dari tipe B menjadi tipe A. Sejak tahun lalu, 2011, kami sudah mengusulkan ke pemerintah terkait peningkatan tipe Polda Kalbar, dari tipe B menjadi tipe A, kata Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin saat kunjungan ke Mapolda Kalbar, kemarin (22/9). Aziz mengatakan, pada dasarnya Komisi III DPR RI sudah menyetujui terkait peningkatan status Polda Kalbar. Sebab dilihat dari sisi geografis, Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan memiliki luas wilayah dua kali lipat dari Pulau Jawa, sangat rentan dengan praktik-praktik ilegal yang masuk dari pintu perbatasan. Selain itu, lanjut Aziz, Kalbar sudah berdiri Kodam XII/Tanjungpura yang dipimpin oleh seorang bintang dua, sehingga Polda Kalbar harus juga dipimpin oleh bintang dua agar setara dalam bidang kerjasama antara TNI-Polri. Mudah-mudahan peningkatan status Polda Kalbar juga akan dilakukan oleh Komisi III DPR RI periode 2014-2019 sehingga segera terealisasi, lanjutnya. Menurut Aziz, Komisi III DPR RI terus mendorong peningkatan status Polda Kalbar. Namun kesiapan untuk kenaikan tipe berada di tubuh Polri itu sendiri. Yang jelas sejak tahun lalu, kami sudah mengajukannya ke pemerintah dan perlu persetujuan pemerintah, dalam hal ini Menpan dan struktur Polri perlu perombakan-perombakan. Apakah Polri sudah siap, baik segi sarana prasaran maupun personelnya, katanya. Senada juga diungkapkan Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan saat berkunjung ke Mapolda Kalbar. Ia menyatakan status Polda Kalbar sudah selayaknya dinaikkan dari tipe B ke tipe A, agar sejajar dengan Kodam XII/Tanjungpura yang sudah dipimpin oleh Mayjen atau setingkat bintang dua. Sebelumnya Dosen Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan), Dr.M.D. La Ode mengatakan, ada beberapa alasan yang mendorong segera menaikan status Polda Kalbar dari tipe B menjadi tipe A. Salah satu alasan itu, yakni tingginya tingkat kriminalitas di provinsi yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia ini. Berdasarkan data, lanjut La Ode, selama tiga tahun terakhir, tingkat kejahatan konvensional cenderung meningkat. Pada tahun 2011, setidaknya ada 12.256 kasus, 2012 ada 12.906 kasus sedangkan pada tahun 2013 mengalami penurunan menjadi 11.433 kasus. Kendati demikian, secara keseluruhan tingkat kejahatan terus mengalami peningkatan, baik itu kuantitas maupun kualitas. Kalau melihat data yang ada, tingkat kejahatan cenderung meningkat, meskipun pada tahun 2013 mengalami penurunan. Hal itu dari segi jumlah atau kuantitas kasus. Kita belum lihat secara kualitas, karena hal itu juga bisa mempengaruhi, kata La Ode kepada Pontianak Post (JPNN Grup). Dijelaskan La Ode, untuk kualitas kejahatan bersifat gerakan bawah tanah (Girah). Bentuk kejahatan ini sangat bervariasi, mulai dari bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan nasional. Mengingat Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga. Itu semua merupakan ancaman yang nyata di Kalbar. Itu tugas Polri/TNI, terangnya. La Ode mencontohkan, di bidang ekonomi, ada dua hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya open market, dimana semua transaksi dapat dipantau atau dideteksi oleh Bank Indonesia. Namun ada hal yang perlu diwaspadai, yakni underground market, semua transaksi ini tidak bisa terdekteksi oleh BI. Salah satu contoh adalah penyelundupan barang, katanya. Contoh lain, lanjut La Ode, di bidang sosial budaya. Maraknya peredaran narkoba dari luar maupun dalam negeri. Sosial keamanan, bergerak dibidang provokator politik etnis dan politik aliran.Menurut ahli politik etnistas ini, trand politik sekarang adalah politik aliran. Dimana pada politik aliran ini dibenturkan pada aliran atau kepercayaan, seperti Suni dan Syiah atau Ahmadiyah dengan Islam Hak. Dari sekian kasus itu, lanjut La Ode, keamanan harus dititik beratkan pada peningkatan status. Maka hal-hal yang bersifat ancaman atau berpotensi terjadinya ancaman dapat langsung ditangkal. Dengan meningkatnya status, dari tipe B ke tipe A, secara otomatis dapat mempengaruhi SDM yang ada. Kinerja SDM kepolisian bisa langsung responsif untuk menangkal hal-hal yang bersifat mengancam stabilitas keamanan, lanjutnya.(arf)
Presiden Minta Kepala Daerah Dukung Tol Trans Sumatera
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh gubernur dan bupati/walikota di kawasan Sumatera, memberikan dukungan penuh terhadap proyek tol trans Sumatera. Permintaan tersebut tertuang di Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, yang ditandatangani Presiden SBY pada 17 September 2014 lalu. Guna memperlancar pembanguna Jalan Tol di Sumatera tersebut, kepada para menteri, kepala lembaga, gubernur, dan/atau bupati untuk memberikan dukungan kepada PT Hutama Karya (Persero), sesuai dengan kewenangannya masing-masing, demikian tertuang dalam Perpres dimaksud. Dalam Perpres tersebut disampaikan, sebagai langkah awal, pembangunan Jalan Tol di Sumatera akan dilaksanakan pada empat ruas Jalan Tol yang meliputi ruas Jalan Tol Medan-Binjai, ruas Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya, ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, dan ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Percepatan pembangunan 4 (empat) ruas jalan tol tersebut akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara, yakni PT Hutama Karya (Persero) melalui skema penugasan, bunyi Perpres tersebut. Adapun sumber pendanaan PT Hutama Karya (Persero) dalam pelaksanaan pembangunan jalan tol Sumatera itu dapat berasal dari Penyertaan Modal Negara, penerusan pinjaman dari Pinjaman Pemerintah yang berasal dari luar negeri dan/atau dalam negeri, penerbitan obligasi oleh PT Hutama Karya (Persero), pinjaman PT Hutama Karya (Persero) dari lembaga keuangan, termasuk lembaga keuangan multilateral, Pinjaman dan/atau bentuk pendanaan lain dari badan investasi Pemerintah; dan/atau pendanaan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan, dengan terbitnya Perpres tentang penugasan PT Hutama Karya (Persero) sebagai wakil pemerintah untuk membangun jalan Tol Trans Sumatera itu, maka direksi Hutama Karya sudah bisa bersiap melakukan persiapan ground breaking pada pertengahan Oktober 2014. Dahlan mengatakan, begitu mengetahui Perpres sudah turun, dirinya langsung meminta direksi Hutama Karya untuk mempersiapkan diri. Hutama Karya saya nilai sudah siap memulai pembangunan tol Sumatera, kata Dahlan. (sam/jpnn)
Polda Telusuri Harta Kekayaan Istri AKBP Idha
PONTIANAK - Polda Kalbar akan menelusuri harta kekayaan Titi Yusnawati, istri AKBP Idha Endri Prasetiono setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencucian uang. Kapolda Kalbar, Brigjen Arief Sulistyanto mengatakan, aliran dana dalam tidak pidana pencucian uang harus seiring dengan kejahatan asalnya. Sementara, kejahatan asal yang disidik dalam perkara yang melibatkan Titi Yusnawati ini adalah tindak pidana korupsi, yang berkaitan dengan masalah tanah kavling. Apakah ada kemungkinan ada aliran dana ke kekayaan Titi? Kalau ternyata harta kekayaannya hasil penjual dari kejahatan, maka akan kita buka. Tapi kalau tidak ada, kita tidak bisa kemana-mana, kata Arief Sulistyanto, kemarin (22/9). Pihaknya juga mempersilakan instansi lain untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait keterlibatan Titi Yusnawati dalam tindak kejahatan. Silakan, kami beri kesempatan untuk bergabung. Bagi instansi lain yang sudah memiliki informasi. Informasi apa pun tetap akan kita dalami, katanya. Di sisi lain, Titi Yusnawati, istri mantan Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Kalbar itu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RS Anton Soedjarwo Pontianak paska penangkapan dirinya di Jeruju Permai Pontianak Barat itu. Tadi yang bersangkutan (Titi YUsnawati) kami periksakan ke RS Bhayangkara Polda Kalbar (RS Anton Soedjarwo, Red.). Hasilnya akan kami terima beberapa jam kedepan. Namun selama ini, kondisinya yang bersangkutan baik-baik saja, kata Kompol Dewa Nyoman, penyidik Direktorat Reserse Khusus Polda Kalbar. Disinggung soal penyakit penyempitan pembuluh darah pada kepala Titi Yunawati, seperti yang dikatakan suaminya, AKBP Idha Endri Prasetiono melalui penasehat hukumnya, Edi Nirwana belum lama ini, Dewa mengatakan, Titi dalam kondisi baik-baik saja. Titi Yusnawati ditangkap di sebuah rumah di komplek Jeruju Permai Jalan Komyos Sudarso Pontianak Barat, Minggu (21/9) pukul 23.30. Titi yang merupakan ibu Bhayangkari dari mantan Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Kalbar ini disangkakan dengan pasal Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang karena diduga kuat menampung hasil kekayaan berupa empat kavling tanah di Kabupaten Kubu Raya milik Abdul Haris, terpidana kasus narkoba. Perempuan yang pernah menghebohkan publik karena kehilangan perhiasan senilai Rp 19 miliar di bagasi maskapai Lion Air pada tanggal 3 Januari 2014, dan juga terdeteksi oleh radar Badan Narkotika Nasional karena terindikasi terlibat jaringan narkoba internasional ini diciduk oleh tim Khusus Polda Kalbar karena berupaya untuk menguasai harta tersangka narkoba, Abdul Haris dengan menjanjikan akan ringankan hukuman tersangka dengan menambahkan pasal pada resume berkas perkara Abdul Haris. (arf)
Tabrak Lari, Pelat Nomor Ketinggalan
SAMARINDA-Tabrak lari terjadi di jalan poros Samarinda-Bontang, Km 38, Senin (22/9), sekira pukul 22.00. Mobil yang menabrak motor langsung kabur. Namun dipastikan bakal mudah diamankan karena nomor polisi kendaraannya tertinggal di lokasi kecelakaan. Saat kecelakaan jalan sedang sepi, sehingga tak ada satu pun saksi yang mengetahui secara persis kronologi kejadian. Hal ini dimanfaatkan pelaku tabrak lari tersebut dengan segera meninggalkan tempat kejadian. Nomor polisi pelat mobil itu adalah KT 8256 CQ, dengan masa berlaku sampai Mei 2017. Warga yang melintas, Edy Arham (28), menuturkan, mobil tersebut dari arah Samarinda. Sedangkan korban, Jaya (16), warga jalan poros Samarinda-Bontang Km 42, Desa Badak Mekar, Kecamatan Muara Badak, Kukar, yang menggunakan Honda Beat dari arah sebaliknya. Saya kurang tahu seperti apa persisnya kronologi kejadian. Saya kebetulan lewat saja. Saat itu korban terkapar dan mengeluarkan suara seperti orang tidur ngorok. Lalu saya tanya ke warga sekitar, tapi tidak ada juga yang melihat bagaimana kejadiannya. Sebab, di daerah tersebut memang sepi, paparnya. Dia melanjutkan, korban sempat dibiarkan selama setengah jam. Warga tidak ada yang berani menolongnya. Kami juga sempat mendatangi pos polisi setempat. Tapi tempat itu kosong, tidak ada anggota polisi. Katanya sih, polisi sedang ke jalan poros Samarinda-Bontang Km 56 karena sedang ada keributan, terangnya. Warga pun kasihan karena hampir satu jam korban dibiarkan. Jadi kami berinisiatif membawa korban ke rumah sakit menggunakan mobil pengguna jalan yang melintas, imbuh dia. Di RSUD AW Sjahranie, Jaya diketahui mengalami cedera kepala berat dan banyak patah tulang. Pantauan Kaltim Post (grup JPNN), pukul 23.30 Wita, korban masih diobati di ruang instalasi gawat darurat. Dia pun mengembuskan napas terakhir sekira pukul 01.30 Wita dini hari. Keluarganya baru menjemputnya dari kamar mayat sekira pukul 11.00 Wita, kemarin. Saat di rumah sakit, Kanit Lantas Kepolisian Sektor Muara Badak, Aiptu Tri Sudiantoro, mengatakan, akan melacak keberadaan pelaku yang menabrak korban melalui nomor pelat polisi yang tercecer. (*/mon/far/k8)
Jelang Penertiban PKL, Satpol PP Mulai Siaga
BALIKPAPAN - Setelah melayangkan surat pemberitahuan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) Lapangan Merdeka, pekan ini, Pemkot Balikpapan mulai memantau aktivitas PKL di kawasan itu. Petugas Satpol PP pun disiagakan di Lapangan Merdeka untuk memastikan tak ada kegiatan pedagang. Kepala Satpol PP Balikpapan Freddy Pasaribu menuturkan, dengan dilakukan sosialisasi secara berlapis, pihaknya berharap PKL bisa menaati Perwali Nomor 188.45-518/2014 tentang Penataan PKL. Apalagi, proses penertiban didahului sosialisasi dan diskusi dengan PKL. Freddy mengatakan, pihaknya sempat memberi toleransi kepada PKL yang masih berdagang pada Sabtu-Minggu, pekan lalu. Sementara pada Sabtu-Minggu pekan ini, pihaknya berharap PKL tak lagi melakukan aktivitasnya di Lapangan Merdeka. Biasanya Sabtu-Minggu yang paling ramai pedagang. Makanya, mulai akhir pekan ini, petugas kami sudah mulai disiagakan di sana. Kami hanya menjalankan tugas, menyusul terbitnya perwali itu, imbuhnya. Disinggung langkah penindakan yang akan diambil Satpol PP, jika masih ada PKL yang berjualan, Freddy menyatakan siap mengamankan dagangan para PKL. Namun, ia berharap, hal itu tidak terjadi, karena keinginan pemkot penertiban bisa berjalan kondusif. Kita lihat saja nanti di lapangan. Kami harapkan sudah tidak ada lagi PKL di tempat tersebut, tambahnya. Sebelumnya, Humas dan Protokol Setkot Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, dari awal Lapangan Merdeka tanpa PKL. Larangan berjualan di lokasi tersebut juga jelas. Sehingga seharusnya ketika ditertibkan tidak menjadi masalah. Namun, pemkot berbaik hati dengan melakukan penataan. Hal ini juga untuk menghindari terus bertambahnya jumlah pedagang di Lapangan Merdeka. PKL tetap dibolehkan berjualan tapi hanya Minggu pagi pukul 06.00-10.00 Wita dan sore pukul 15.00-17.30 Wita untuk pelayanan keperluan masyarakat yang berolahraga, yakni yang menjual makanan atau minuman siap saji. Sambil menunggu penataan yang akan dilakukan Pertamina, terangnya. (*/qi/rom/k8)
Kepergok Mau Mencuri, Pemulung Digebuki Warga
BANJARMASIN - Warga yang bermukim diJalan Pekapuran Raya Gang Ahmad Jamiri I RT 36, Banjarmasin Timur dibuat tidak tenang. Sebuah rumah warga jendelanya dicongkel seorang pencari bahan bekas (pemulung), kemarin (23/9) sekitar pukul 09.30 Wita. Pelaku, Ahmad Syariffuddin alias Amat (23), yang mengaku warga Jalan 9 Oktober Gang Jemaah 2 Banjarmasin Selatan, saat mau menaiki jendela keburu ketahuan pemilik rumah. Ia langsung diteriaki maling dan sempat dipukuli warga. Menurut keterangan Noorjannah, pemilik rumah, empat kali dengan peristiwa ini terjadi kemalingan di rumahnya. Nah, yang keempat kali inilah, pelaku ketahuan saat hendak memasuki rumah. 24 tahun saya tinggal kampung ini, 3 kali kemalingan dan itu terjadi siang hari saat kami tidak ada di rumah, ujarnya. Tiga kali peristiwa kemalingan terdahulu, pencuri pertama berhasil membawa uang ratusan ribu, lalu kedua televisi 29 inc dan yang ketiga uang ratusan ribu. Saya tidak tahu apakah pelaku yang kepergok ini pelaku yang sama dengan yang terdahulu. Pelaku itu mungkin sudah mengintai rumah dan tahu kapan saya tak ada di rumah, katanya. Ahmad Effendy mengaku baru satu kali ini melakukan pencurian. Kalau yang dikatakan pemilik rumah pernah kemalingan, bukan saya pelakunya. Sumpah baru kali ini saya nekat memasuki rumah itu, ucapnya.(lan)
Tessa Dicium Sandy Sebelum Resmi Menjanda
JAKARTA - Dunia selebriti Indonesia kembali diwarnai perceraian. Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa menambah daftar seleb yang mahligai rumahtangganya berakhir dengan perpisahan. Babak akhir proses sidang perceraian mereka berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/9). Menyatakan pernikahan antara penggugat dengan tergugat yang berlangsung sejak 7 Juli 2006 putus karena perceraian, ujar Majelis Hakim di PN Jaksel. Keputusan ini tentu diterima dan sudah bisa diduga sebelumnya. Pemandangan lucu sekaligus ironis justru terlihat sebelum sidang digelar. Sebelum sidang, pagi harinya Sandy dan Tessa sama-sama menunggu di sebuah mini market tepat di samping PN Jaksel. Sandy tampak lebih tenang dengan mengenakan pakaian muslim berwarna putih lengkap dengan peci hitam. Sedangkan Tessa terlihat cantik mengenakan baju warna cokelat. Namun sejak awal keduanya terlihat dingin tanpa ada yang ingin memulai untuk menyapanya. Meski berada di tempat yang sama, Sandy dan Tessa memilih untuk duduk di meja terpisah. Tessa berkumpul dengan kedua orangtuanya dan pengacara. Sementara Sandy duduk bersama pengacaranya di meja lain. Nah, sebelum masuk ke ruang sidang, baik Tessa dan Sandy menerima tawaran pewarta untuk melakukan sesi wawancara secara terpisah. Usai wawancara, keduanya tampak malu-malu saat berpapasan. Tessa diminta untuk berfoto bersama dengan Sandy, namun Tessa seperti menjaga jarak. Tanya dia mau foto bareng apa nggak, tadi saja disapa diam saja, sindir Tessa. Tanya orangnya dulu, kan bukan mukhrimnya, imbuh pemain film Bebek Belur dan Tanah Air Beta ini. Setelah dibujuk untuk berfoto bersama, akhirnya Tessa berdiri di samping Sandy. Saat itu, oleh pengacara Sandy, Tessa diminta berjabat tangan, berpelukan, sampai menerima kecupan di kening. Salaman dulu dong, kan ini perceraian damai, ucap seorang pengacara Sandy. Nanti saja, kan belum selesai sidang, jawab Tessa. Ya nggak apa-apa. Peluk juga atau cium di kening, ujar sang pengacara kembali menggoda. Mendengar permintaan untuk memeluk dan mencium kening Tessa, akhirnya Sandy menyanggupi. Kedua tangannya langsung merangkul tubuh Tessa dan mencium keningnya. Nggak apa-apa cium sekarang, kan masih mukhrim. Kalau nanti setelah sidang sudah bukan mukhrim lagi, ujar Sandy sambil mengecup kening Tessa. Kok cium? Kan mau cerai? sahut Tessa. Sontak kejadian itu memicu keriuhan orang-orang yang hadir. Usai sidang, Tessa merasa lega gugatan cerainya dikabulkan. Ia tak perlu lagi setiap pekan ke pengadilan untuk menghadiri sidang. Waktunya bisa sepenuhnya tercurah untuk anak-anak dan pekerjaannya. Akhirnya selesai juga sepekan berturut-turut, ucapnya. Kalau Tuhan tidak mengizinkan pasti sidang saya terhambat. Memang dalam prosesnya agak berat. Sebab, ia telah membina rumahtangga bersama Sandy sejak Juli 2006. Tapi, keluarga dan teman-temannya memberikan dukungan penuh sehingga membulatkan tekadnya. Jadi, buat saya ini kesempatan kedua. Ya mungkin kemarin (saat menikah) saya buru-buru mengambil keputusan, tandasnya. Tessa mendapatkan nafkah dari Sandy sebesar Rp 5 juta per bulan. Duit itu akan diberikan untuk membantu membiayai kebutuhan anak-anaknya. Sebelum terjadi kesepakatan itu, sempat ada pembicaraan mengenai tawar-menawar besaran jumlah nafkah yang akan diberikan Sandy kepadanya. Saat itu, Sandy mengatakan tidak sanggup apabila memberi nafkah lebih dari Rp 5 juta karena belum ada pendapatan tetap. Tessa juga menilai duit Rp 5 juta tidak cukup untuk kebutuhan anak-anaknya. Mulai dari sekolah dan kegiatan les. Saya waktu itu bilang ke dia, ini buat anak-anak bukan buat saya. Karena segitu belum cukup buat les, ucap ibu dua anak tersebut. (mer/rmo/jpnn)
TNI Gagalkan Penyelundupan 6 TKI Ilegal ke Malaysia
PONTIANAK - Jalur perbatasan antara Kalimantan Barat-Malaysia ternyata masih tetap manjadi akses bagi warga negara Indonesai (WNI) untuk masuk bekerja ke negera tetangga meski tanpa persyaratan resmi. Baru-baru ini, Satgas Pamtas Yonif 501/Bajra Yudha berhasil menggagalkan penyelundupan enam orang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal. Lima TKI ilegal itu berasal dari Jawa, satu orang lainnya warga Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII Tanjungpura, Kolonel Arm I Ketut Sumerta mengatakan penggagalan penyelundupan enam orang TKI ilegal tersebut berawal dari pemeriksaan rutin yang dilakukan Pos Gambar Entikong pada Senin (22/9) lalu sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kemudian mencurigai satu unit bus Damri dengan nomor polisi KB 7553 S yang dikemudikan Tahan P (54), warga Teluk Mulus, Gang Pendidikan Blok P nomor 18 Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Anggota yang bertugas lalu melakukan pemeriksaan. Ternyata ditemukan enam orang yang diduga TKI ilegal, katanya, Selasa (23/9). Dia menuturkan dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan enam orang TKI ilegal yang mengaku akan bekerja di Malaysia dengan persyaratan membawa kartu tanda penduduk (KTP), paspor tanpa dilengkapi visa kerja, KTKLN (Kartu Tanda Kerja Luar Negeri), undangan bekerja dan jaminan kesehatan di negara tujuan. Enam orang TKI ilegal yang berhasil diamankan itu, selanjutnya diserahkan ke Polsek Entikong. Anggota yang bertugas di perbatasan antara Kalbar dan Malaysia terus berusaha mencegah segala tindak penyelundupan tenaga kerja ilegal. Tentunya perlu mendapat dukungan dari semua pihak untuk dapat kiranya memberikan informasi jika mengetahui adanya upaya-upaya penyelundupan, tandasnya.(adg) Enam TKI ilegal yang berhasil diamankan: 1. Rosidi, warga RT 015 RW 004 Desa Puntang, Kecamatan Losaran, Kabupaten Indramayu. 2. Sependi, warga Blok Pendati 1 RT. 006 RW. 006 Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. 3. Alex Priyatna, warga Blok Bojong RT. 001 RW. 001, Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. 4. Sama, warga Dusun 1 RT. 003 RW. 001, Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. 5. Riyanto, warga Dusun 2 RT. 001 RW. 002, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. 6. Amrudin, warga Dusun Sabu Rayang, Desa Kelampai Setolo, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak.
Temukan 37 Titik Api di Kutim
SANGATTA - Dua bulan terakhir, Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat terjadi peningkatan titik api. Pasalnya hingga 20 September, tercatat sebanyak 37 titik api tersebar di Kutim. Meskipun begitu, peningkatan jumlah ini masih lebih kecil dibandingkan dengan beberapa daerah di wilayah Kaltim seperti Berau dan Paser. Memang ada peningkatan jumlah. Tapi, masih relatif aman. Karena tidak membahayakan, ujar Kepala Dinas Kehutanan Kutim Idham Edwin didampingi stafnya Dwi Prayitno. Dia menerangkan, selama Agustus laporan yang diterimanya jumlah titik api 16 lokasi. Kemudian jumlah tersebut meningkat pada September hingga mencapai 21 titik api. Lokasi penemuan titik api tersebut terdapat di kecamatan Sangkulirang, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Karangan, Bengalon, Sangatta Utara, dan Muara Wahau. Dari semua titik api yang tertangkap, bisa dipastikan tidak semuanya murni hot spot. Pasalnya, seng yang terkena matahari berlebih dan batu bara yang menyala juga salah satu yang tertangkap oleh alat pendeteksi, paparnya. Menurut Dwi, minimnya titik api di Kutim dikarenakan tingkat kesadaran warga yang tinggi dalam menjaga hutan. Sebab, walaupun ada warga maupun perusahaan yang akan membuka lahan baru, jelas akan berpikir dua kali untuk membakar hutan. Kami sudah larang, kalau mau buka lahan jangan dibakar. Apalagi dalam skala besar. Tentu ini ada sanksinya jika ke depan, kata Dwi. Meskipun begitu, kata dia, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan titik api. Pengawasan pun terus gencar dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan. Yang bisa kita lakukan, selain terus melakukan pengawasan, juga terus melakukan himbauan kepada semua warga yang bermukim di kecamatan-kecamatan agar kiranya tidak melakukan pembakaran hutan. Selain itu, sosialisasi terhadap perusahaan pun juga gencar kita lakukan, tutupnya.(*/dy)
Anggap Polemik RUU Pilkada Akibat Inkonsistensi UUD
JAKARTA - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Leli Arrianie mengkritik inkonsistenai pasal-pasal dalam UUD 1945. Karenanya, polemik mekanisme pemilihan kepala daerah akan terus bergulir karena adanya istilah dalam UUD yang tak sejalan. Salah satunya adalah frasa kedaulatan ada di tangan rakyat sehingga presiden dipilih secara langsung. Tapi, dalam pasal mengenai pilkada hanya tertulis bahwa pilkada dilakukan secara demokratis. Ini maksud saya yang tidak konsisten dan banci khusus mengenai pasal tentang pilkada. Kenapa pilkada harus ditulis secara demokratis sementara pemilihan presiden ditulis secara langsung? kata Leli di gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (23/9). Padahal, lanjutnya, efek negatif pilkada langsung maupun melalui DPRD yang selama ini terjadi juga tidak lepas dari peran partai politik. Sebab, fraksi-fraksi yang mendukung pilkada langsung atau melalui DPRD hanya didasari pada kepentingan masing-masing saja. Pelaku money politik baik di pemilu langsung maupun DPRD, ya partai politik juga. Kerusuhan dan efek-efek buruknya pilkada langsung seperti kerusuhan yang terkoordinir, juga pihak yang kalah, ungkapnya. Dengan pilkada DPRD, kata Leli, money politics memang bisa dilokalisir dibandingkan dengan pilkada langsung yang melibatkan rakyat banyak. Namun, tidak ada jaminan bahwa pilkada di DPRD akan menghasilkan kepala daerah yang baik. Apa jaminan dengan sistem pileg dan hasil pileg yang lalu bahwa pilkada melalui DPRD bisa menghasilkan kepala daerah yang baik? Ketika pileg saja, para caleg melakukan kecurangan. Apakah kita mau melepaskan hak kita kepada anggota DPRD yang terpilih karena melakukan kecurangan? Pilkada akan baik hasilnya sepanjang yang terpilih memang dipilih dengan proses yang benar sehingga yang terpilih adalah orang yang berkualitas, pungkasnya.(fas/jpnn)
Prioritaskan Industri Berbasis Pangan, Pasar Asia Pasifik Bisa Dikuasai
JAKARTA - Sebagai negara agraris dan maritim, Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan daya saing di pasar regional maupun global. Menjadi negara industri berbasis pangan bukan hal yang mustahil bila pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla bisa mesti mengintegrasikan potensi pangan dengan industri yang punya keterkaitan. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Benny Pasaribu ketika mengomentari pembangunan di sektor pangan yang belum dimaksimalkan. Kata dia, perlu ada kemauan politik pemerintah untuk fokus menggarap keunggulan Indonesia sebagai agraris dan maritim. Waktu saya mengambil gelar doktor, tesis saya tentang itu. Saya mencari keunggulan komparatif suatu bangsa itu apa. Dan Indonesia, keunggulan komparatifnya adalah agraris dan kelautan, kata Benny Pasaribu, di Jakarta, Selasa (22/9). Benny melihat, sektor pangan dan kelautan bisa menjadi sektor unggulan yang bisa diandalkan Indonesia. Bahkan Indonesia, bisa bersaing di sektor tersebut. Tidak hanya itu, bila sektor pangan dikelola dengan benar, sangat mungkin Indonesia, bisa jadi raksasa di industri makanan dan minuman atau food beverage industry yang memang basisnya adalah pangan. Nah, Indonesia yang bisa jadi keunggulan komparatifnya ya industri makanan dan minuman. Itu kalau kita kembangkan, bisa jadi daya saing bangsa. Bahkan menurut simulasi, dengan keunggulan komparatif itu, pasar Asia Pasifik pasti kita kuasai. Devisanya bisa trilyunan. Kalau andalkan migas, karet, CPO, ya enggak selesai-selesai, katanya. Namun untuk membangun industri food and beverage yang kuat, kata Benny, perlu dibangun terlebih dahulu industri dasarnya. Ini akan jadi fondasi untuk menguatkan industri hilirnya. Industri dasar dulu yang harus bangun. Ini mudah. Dan sangat penting, karena kan produk pertanian itu mudah busuk, karena itu harus ada industri dasar yang bisa membuat produk pertanian, dalam satu atau dua proses jadi produk, kata Benny. Benny menambahkan, yang penting kedepan, pemerintah perlu mendorong tumbuhnya industri dasar pertanian di sentra produksi dan industri hilir di sekitar pelabuhan dan kawasan. Selain itu, insentif perlu disediakan agar dunia usaha tertarik menanamkan modalnya pada industri makanan dan minuman. Selain insentif, pemerintah perlu menyediakan fasilitas infrastruktur dan membentuk pusat promosi dan pemasaran pertanian di tiap provinsi, kata dia. Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, juga sependapat. Menurut Andrinof, pemerintah harus menetapkan keunggulan komparatif apa yang bisa di andalkan untuk meningkat daya saing. Karena itu, mesti dipetakan, keunggulan-keunggulan komparatif. Sehingga bisa diketahui, keunggulan apa yang bisa diandalkan secara nasional dan internasional. Tapi jika melihat bahwa Indonesia adalah negara agraris, maka pemerintah harus segera membangun dan menyiapkan industri pengelolaan berbasis agro sebanyak mungkin. Sebab potensi agro adalah potensi dari keunggulan komparatif Indonesia. Sehingga dengan begitu sektor pertanian adalah sebagai sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja bernilai jual dan berdaya saing, katanya. Ia mencontohkan industri food beverage yang harus dikembangkan dan didukung secara serius oleh pemerintah. Sebab basis bahan bakunya memang berlimpah. Sehingga hasil-hasil pertanian dan perkebunan bisa mempunyai nilai lebih, ketimbang Indonesia selalu mengekspornya dalam bentuk bahan mentah. Namun kata dia, semua keunggulan komparatif, pada akhirnya akan berdaya saing lemah, jika pemerintah tak punya komitmen dan perencanaan sistemik yang jangka panjang. Pembenahan harus dimulai dari penataan regulasi yang tak ramah investasi. Harus pula ada insentif bagi para pelaku di sektor industri pertanian itu, mulai dari petani dan para industrialisnya. Selanjutnya adalah dukungan infrastruktur, di antaranya jalan dan pelabuhan. (awa/jpnn)
TNI Buat 8,5 Juta Lubang Resapan Biopori
JAKARTA - Momentum kemeriahan peringatan ke-69 Hari TNI Tahun 2014 dimanfaatkan untuk melestarikan lingkungan. Bentuk kegiatan menyelamatkan lingkungan ini diisi dengan gerakan pembuatan Lubang Resapan Biopori. Kepala Dinas Penerangan Umum (Kadispenum) Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert mengatakan, kegiatan pembuatan lubang resapan sebagai salah satu wujud upaya TNI untuk melestarikan lingkungan dan penghijauan karena kehidupan dan aktivitas mikro organisme membuat tanah menjadi gembur dan subur. Menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup, TNI beserta jajarannya dan masyarakat ingin memelopori pembuatan berjuta-juta Lubang Resapan Biopori yang sangat mudah namun manfaatnya sangat besar bagi bumi dan tanah, kata Bernardus Robert dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/9). Kegiatan tersebut lanjutnya, telah dimulai oleh TNI awal Agustus 2014 lalu dengan target 3.110.000 dan hingga saat ini sudah mencapai 8.526.486 lubang, serta terus akan berkelanjutan meski sudah melampui target. Kegiatan ini contoh sederhana yang baik, murah dan mudah untuk diterapkan di lingkungan masyarakat karena manfaatnya besar bagi lingkungan, tegas Bernardus Robert. Dia jelaskan, kerusakan lingkungan yang terus menerus terhadap hutan tropis di Indonesia dan Brazil menjadi salah satu pemicu utama terjadinya pemanasan global akibat perilaku negatif masyarakat di kedua negara seperti membuang sampah maupun limbah pabrik sembarangan, betonisasi tanah dan pengurangan area resapan air yang berdampak pada perusakan lapisan ozon, tanah dan air sehingga bencana banjir dan kekeringan sering tejadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dalam hal ini, Pemerintah telah berupaya optimal melalui pencanangan penanaman satu milyar pohon guna mengembalikan kondisi lingkungan di Indonesia agar ke depan dapat kembali hijau dan menjadi paru-paru dunia. Namun upaya ini tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan kesadaran yang tinggi dari seluruh rakyat akan pentingnya lingkungan hidup bagi mahluk di bumi ini, ujarnya. Menurut rencana, kata Bernardus Robert, Rabu, 24 September 2014 pukul 08.00 WIB, Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kepala Staf Angkatan secara simbolis akan membuat Lubang Resapan Biopori di Lapangan Parkir GOR A. Yani Mabes TNI Cilangkap, dilanjutkan Teleconference dengan Pangkotama TNI seluruh Indonesia serta dimeriahkan konser musik Iwan Fals Pencanangan Biopori Secara Nasional dengan tema Bersama TNI, Lingkungan Sehat Rakyat Sejahtera.(fas/jpnn)
Tokoh Riau Ini Terus Disorong agar Jadi Menteri
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay menyatakan apresiasi tertahadap usulan Mendagri tahun 1998-1999 Syarwan Hamid agar Presiden dan Wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengakomodasi beberapa tokoh muda Riau untuk masuk dalam kabinet mendatang. Menurutnya, sah-sah saja usulan tersebut, sepanjang tokoh muda terbaik dari Riau yang diusulkan itu profesional untuk memenuhi keterwakilan putra terbaik daerah. Saya apresiasi usulan Pak Syarwan untuk memenuhi kuota keterwakilan, tapi tidak melenceng dari visi misi kabinet yang profesional, kata Daulay, di Jakarta, Selasa (23/9). Dibandingkan nama-nama lain yang pernah muncul di media massa, lanjut Daulay, putra daerah asal Riau, Alfitra Salamm layak untuk menduduki posisi Menpora. Pengalamannya selama lima tahun sebagai Deputi I bidang Pemberdayaan Pemuda dan Sesmenpora, menjadikan mantan pengamat LIPI itu punya kapasitas dan kapabilitas memadai dan paling mengetahui program berkelanjutan di Kemenpora selama ini. Daulay mengaku secara pribadi dia kenal sosok Alfitra Salamm yang saat ini juga menjadi Ketua Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ). Selain dikenal komunikatif dengan berbagai kalangan, Alfitra, lanjut Daulay, juga memiliki visi progresif dan tak perlu diragukan lagi pengalamannya di bidang ilmu pengetahuan. Saya kira lima tahun di Kemenpora cukup untuk belajar dan kapasitasnya dianggap pasti mengetahui perkembangan olahraga dan pemuda di Indonesia. Jadi dibandingkan nama-nama lain yang muncul sebagai Menpora, Alfitra masih memiliki kelebihan untuk dipertimbangkan Jokowi-JK sebagai Menpora, ujarnya. Dikatakan, dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK dibutuhkan pejabat profesional yang memahami revolusi mental di bidang pemuda dan olahraga. Jokowi-JK juga perlu seorang Menteri yang terbiasa berkomunikasi dengan legislator Senayan, memudahkannya untuk membumikan atau melakukan revolusi mental program-program kepemudaan dan olahraga secara cepat. Jokowi-JK pasti membutuhkan orang-orang yang mengerti parlemen dan menjadi fasilitator kepentingan pemerintah di bidang pemuda dan olahraga, baik dari legislator Koalisi Merah Putih (KMP) maupun koalisi Jokowi-JK. Alfitra juga telah mengetahui suasana kerja pejabat untuk urusan pemuda dan olahraga di lingkungan Kemenpora. Hal ini yang tidak dimiliki oleh kandidat lain yang muncul di media massa, ujarnya. Penilaian serupa juga datang Ketua Presidium GMNI, Twedy Noviadi Ginting dan Ketua Umum HMI Muhammad Arief Rosyid Hasan. Alfitra menguasai bidang pemuda dan olahraga, karena sudah lama di Kemenpora. Jadi relevan dengan semangat distribusi pembangunan. Silahkan diterjemahkan secara spesifik, kalau itu menjadi parameter atau pertimbangan, pinta Rosid. Secara pribadi, Rosid mengaku sudah lama mengetahui rekam jejak Alfitra Salamm dan sebagai sesama alumni HMI menjalin komunikasi secara intensif. Posisinya sebagai Sesmenpora sudah memahami masalah kepemudaan dan olahraga. Mungkin itu profesionalisme yang dimaksud Jokowi, katanya. Hal yang sama dinyatakan Twedy. Alfitra Salamm menguasai bidang pemuda dan olahraga karena sudah lama di Kemenpora. Semoga saja masuk dalam radar Jokowi-JK bersama beberapa kandidat lain, harapnya.(fas/jpnn)
Dijerat KPK, Hakim Tersangka Suap Bakal Diadili di Bandung
JAKARTA - Berkas perkara suap yang menjerat mantan hakim Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Pasti Serefina Sinaga dan mantan hakim ad hoc di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Ramlan Comel hari ini (23/9) dilimpahkan ke penuntutan. Rencananya, keduanya akan menjalani persidangan di Bandung. Hari ini penyidik telah menyerahkan berkas tersangka PSS (Pasti Serefina Sinaga) dan RC (Ramlan Comel) ke penuntutan atau P21, kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantornya, Selasa (23/9). Johan menyatakan, KPK memiliki waktu maksimal 14 hari untuk menyerahkan berkas perkara keduanya ke Pengadilan Tipikor Jabar di Bandung. Pasti dan Ramlan, kata Johan, juga sudah dipindahkan penahanannnya ke Bandung hari ini. Kedua tersangka akan disidangkan di Bandung, ujar Johan. Seperti diketahui, Pasti dan Ramlan dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin. Sebelum dipindah, KPK menahan Pasti di Rumah Tahanan Pondok Bambu. Sedangkan Ramlan mendekam di Rumah Tahanan Militer Guntur. Kasus yang menjerat Pasti dan Ramlan bermula dari dugaan suap kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung, Setiabudi Tedjocahyono terkait penanganan perkara korupsi dana bantuan sosial di Pemkot Bandung. Kasus itu terbongkar setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 22 Maret 2013 lalu. Dari OTT itu, KPK menangkap tangan Asep Triana dan Setyabudi di kantor Pengadilan Negeri Bandung. Penangkapan berlangsung usai penyerahan uang suap Rp 150 juta yang berlangsung di ruangan Setyabudi. Setelah melakukan pengembangan, KPK juga menjerat Dada Rosada yang saat itu menjabat Wali Kota Bandung dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung, Edi Siswadi. Namun tidak sampai disitu, KPK juga mengendus dugaan keterlibatan Ramlan Comel dan Pasti Serefina Sinaga.(gil/jpnn)
Ingatkan Tentara Agar Jauhi Narkoba
JAKARTA - Direktur Topografi TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Dedi Hardian menyatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan perlindungan kepada anak buahnya yang terjerat kasus narkoba, apalagi sampai menjadi pengedar. Sebab, penyalahgunaan narkoba bukan hanya menyalahi undang-undang tetapi juga sangat merusak tubuh. TNI tidak akan melindungi anggotanya kalau terjerat narkoba. Akan kita proses secara hukum yang berlaku, ujarnya di Jakarta, Selasa (23/9). Dedi mengungkapkan hal itu karena menyadari peredaran narkoba di tanah air sangat ini benar-benar memrihatinkan. Bahkan, jerat narkoba tidak lagi memandang usia, golongan dan juga pekerjaan, termasuk tak tertutup kemungkinan menyeret anggota TNI/ Polri. Karena itu, sosialisasi penyuluhan tentang bahaya narkoba perlu diberikan kepada anggota TNI AD. Inilah yang mendasari dilaksanakannya kegiatan focus group discussion (FGD) bagi personel Direktorat Topografi TNI AD Senin (22/9). Kita harapkan anggota Direktorat Topografi AD bersih dari narkoba. Kalau ada para personel yang berkeinginan mencoba-coba menggunakan narkoba, harus segera dihilangkan keinginan itu jauh-jauh, katanya. Sementara itu salah seorang pejabat Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Ahmad Soleh, menilai personel TNI meski memiliki disiplin yang tinggi tetap perlu berhati-hati dalam bergaul. Sebab, biasanya banyak pola yang ditempuh para bandar untuk merayu keterlibatan aparat. Antara lain dengan menjanjikan hiburan dan kesenangan sesaat, termasuk iming-iming penghasilan yang menggiurkan. Karena itu aparat juga perlu waspada. Kalau ada anggota personil atau anggota keluarga yang menggunakan narkoba, sebaiknya dilaporkan ke institusi penerima wajib lapor. Agar segera mendapatkan penanganan rehabilitasi, katanya.(gir/jpnn)
Sarankan Investigasi Bentrok TNI-Polri Libatkan Pihak Luar
JAKARTA - Pengamat kepolisian sekaligus guru besar kriminologi di Universitas Indonesia, Kombes Pol (Purn) Bambang Widodo Umar menyarankan investigasi atas insiden bentrokan antara anggota Brimob dengan Yonif 134 Tuah Sakti di Batam, Kepulauan Riau juga melibatkan pihak luar. Menurutnya, hal itu penting demi memperjelas akar persoalan dan tidak terus-menerus menjadi pertanyaan publik. oleh Anggota Brimobda Kepri, saat penggerebekan lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM), agar melibatkan pihak luar supaya jelas akar masalahnya. Menurut Bambang, di masyarakat kini berkembang anggapan bahwa ada oknum TNI menjadi beking penimbun bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Di sisi lain, Polri diduga berlebihan dengan mengerahkan anggotanya saat penggerebekan gudang solar ilegal yang diduga milik Noldy. Ada dugaan, oknum TNI itu membekingi. Kemudian ada pemikiran atau dianggap juga tidak sesuai, adalah tindakan penggerebekan yang dilakukan kepolisian terhadap penyelundup minyak berlebihan karena dengan alasan mau dikeroyok, kok mudah sekali menggunakan senjata. Saya pikir dugaan-dugaan itulah yang diselidiki, kata Bambang di Jakarta, Selasa (23/9). Untuk menjawab semua kemungkinan itu, dia menyarankan agar investigasi sebaiknya tidak hanya melibatkan institusi TNI-Polri, tapi ikut melibatkan pihak ketiga dari kalangan independen. Misalnya akademisi, pengamat militer/kepolisian, hingga ahli hukum. Saya menyarankan kalau timnya TNI-Polri saja gak objektif. Bisa saja kompromi mereka. Maka perlu diikutsertakan ahli hukum atau pengamat militer/kepolisian, dengan demikian tentunya temuan-temuan itu ada tiga pihak yang menganilis. Kalau dua pihak saja saya khawatir seperti dulu-dulu lagi, jelasnya.(fat/jpnn)
Tersangka Proyek Busway Juga Terjerat Korupsi Bus Gandeng
JAKARTA - Jerat hukum terhadap bekas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Udar Pristono ternyata bertambah. Udar yang sebelumnya menjadi tersangka korupsi pengadaan armada Transjakarta tahun 2013, kini juga menyandang status tersangka proyek pengadaan articulated bus atau bus gandeng yang dibiayai APBD DKI tahun 2012. Proyek yang dibagi dalam dua paket itu bernilai Rp 150 miliar. Sebelumnya, Kejaksaan Agung sudah menjerat dua anak buah Udar sebagai tersangka. Penyidik kembali menambah satu orang tersangka, yakni UP (Udar Pristono, red), tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony T Spontana, di Jakarta, Selasa (23/9). Penetapan Udar sebagai tersangka itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan nomor: Print - 76/F.2/Fd.1/09/ 2014 tanggal 16 September 2014. Dalam kasus ini, Kejagung juga sudah menetapkan Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pemprov DKI Gusti Ngurah Wirawan, dan bekas pegawai Dishub DKI, Hasbi Hasibuan sebagai tersangka.(boy/jpnn)

Hasil penelusuran 9/24 9:25am. Terakhir update terdeteksi pada 9/24 9:25am.  skor: 1277