Strict Standards: Non-static method feedlink::mark() should not be called statically in /home/jpnncom/dir/index.php on line 115

Strict Standards: Non-static method feedlink::STATE_SEEN() should not be called statically in /home/jpnncom/dir/inc/cl_feedlink.php on line 121

Strict Standards: Non-static method feedlink::STATE_NEW() should not be called statically in /home/jpnncom/dir/inc/cl_feedlink.php on line 122
Direktori Berita JPNN: News PortalJPNN.COM
PPI Manfaatkan Diaspora untuk Perkuat Pasar Ekspor-JPNN.com

JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) berencana merambah pasar ke Singapura demi memperkuat lini bisnisnya. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, BUMN yang berdiri sejak 2003 ini bakal menggandeng PT Garuda Indonesia sebagai agen logistiknya.

"Kami akan jajaki dengan Garuda, karena daripada (pesawat) Garuda kosong lebih baik bawa produk-produk kami. Jangan yang jauh-jauh dulu, ke Singapura saja," ujar Direktur Utama PPI‎ Dayu Padmara Rengganis‎ di kantornya, Jakarta, Kamis (30/7).

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan jajaran direksi Garuda Indonesia untuk menjalin kerjasama yang dituangkan dalam bentuk MoU.

Selain itu, untuk memperkuat pasar ekspor, Dayu juga akan memanfaatkan Diaspora atau Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri. Menurut dia, Diaspora paling mengerti apa saja yang dibutuhkan di Singapura.

"‎Kami memanfaatkan Indoensia Diaspora yang bisa jadi kaki tangan kami. Apa sih barang yang diperlukan di negara mereka bekerja. Mereka pasti sudah tahu pasar di sana, apa yang dibutuhkan di sana (Singapura). Di mana kami bisa berjualan," paparnya.

Di samping itu, untuk mendukung penguatan kualitas produk, PPI juga akan menjalin kerjasama dengan perusahaan pelat merah lainnya. Salah satunya yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. (chi/jpnn)


[Link to media]
Tak Mudah Terapkan BPJS Syariah-JPNN.com

JPNN.com JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani mengatakan bukan hal mudah untuk membentuk BPJS Kesehatan berbasis Syariah sesuai yang direkomendasi MUI.

"Atas dasar itu (ghahar, maisir dan riba) MUI mengajukan BPJS Syariah. Tapi itu tidak mudah," kata Irma ketika menanggapi fatwa MUI yang menyebut BPJS Kesehatan bertentangan dengan syariah saat dihubungi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/27).

Politikus Nasdem itu mengatakan untuk menerapkan BPJS Syariah dibutuhkan perubahan Undang-undang sebagai dasar.

"Harus dilakukan perubahan Undang-undang," katanya.

Irma sendiri berbeda pendapat dengan MUI. Jika MUI beralasan BPJS Kesehatan karena alasan ghahar, maisir dan riba, ia tidak melihat adanya unsur tersebut.

"Gaharar tidak ada penipuan dalam program BPJS ini. Semua dijelaskan sejak awal. (Unsur Judi) Saya nggak ngerti dimana unsur judinya. Kalau riba, kan dari awal dijelaskan saat akad BPJS. Bila peserta tidak membayar iuran dalam 3 bulan akan dikenai denda 2 persen," katanya. (awa/jpnn)


[Link to media]
Ini Cara Pemprov DKI Cegah Kekeringan Taman Jakarta-JPNN.com

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyiapkan cara agar taman di ibu kota tidak mengalami‎ kekeringan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah meminta beberapa dinas untuk menyiram taman.

"Saya sudah minta beberapa dinas untuk suruh siram," kata pria yang akrab disapa Ahok ini di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/7).

Menurut Ahok, manajemen Dinas Pertamanan dan Pemakaman masih kacau. Karena itu, ‎ia berharap, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Ratna Diah Kurniati bisa melakukan perbaikan.

Selain itu, Ahok juga meminta UPT Monas untuk menyelesaikan permasalahan pencurian sprinkler di Monas. Sprinkler ini bermanfaat untuk menyiram taman di sana.

"Nah ini saya tunggu UPT Monas untuk membereskan supaya bisa otomatis ini 70 hektar kamu bisa siram sehingga hijaunya bisa sepanjang tahun," tandas mantan Bupati Belitung Timur tersebut. ‎(gil/jpnn)

 

 


[Link to media]
Windows 10 Siap Melindungi Organisasi dari Serangan Dunia Maya-JPNN.com

JAKARTA - Windows 10 hadir bukan hanya untuk menyapa pelaku usaha kecil dan menengah atau UKM saja, tetapi juga dihadirkan untuk perusahaan berskala besar. 

"Selain hadir untuk versi konsumen, Windows 10 juga memiliki versi Pro yang dikhususkan untuk usaha kecil dan menengah serta versi Enterprise untuk perusahaan berskala besar yang kebutuhannya lebih kompleks," ujar Lucky.

Lucky menambahkan, Dengan sistem keamanan tingkat enterprise, Windows 10 siap melindungi organisasi dan perusahaan dari berbagai potensi serangan dunia maya yang lebih modern dan tetap mempertahankan inovasi yang disukai oleh karyawan di perusahaan tersebut. 

Sehingga pelaku bisnis dapat mengontrol frekuensi update sistem keamanan dan memilih fitur serta kegunaan yang sesuai dengan dengan masing-masing karyawan. 

"Organisasi dapat mengganti password dengan pilihan mekanisme yang lebih aman sehingga data dan identitas organisasi dapat terlindungi dan berjalan di atas perangkat lunak yang mereka percayai. Tools terbaru untuk manajemen dan penempatan juga memperingkas manajemen perangkat, mengurangi biaya, dan memperkuat perusahaan dengan penggunaan cloud Microsoft Azure," jelas Lucky.

Berbagai aplikasi tersedia di Windows 10, Windows Store menjadi one-stop shopping yang lengkap untuk mencari aplikasi populer yang gratis maupun berbayar, games, film, TV shows, dan musik, yang dapat berfungsi di seluruh perangkat Windows 10. 

Windows Store terbaru ialah satu-satunya store di mana konsumen dapat menggunakan Cortana untuk mengontrol aplikasi dengan suaranya5 dan mendapatkan notifikasi real-time pada Live Tiles. 

Seluruh konten di Windows Store telah disertifikasi oleh Microsoft untuk menjamin keamanan perangkat. Selain aplikasi yang sudah ada di Windows 8.1, seperti Netflix, Windows Store juga menyediakan berbagai aplikasi Universal Windows terbaru, seperti Twitter, Minecraft Windows 10 Edition beta, serta berbagai aplikasi games, bisnis, dan portal berita di Indonesia.

Bagi pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 yang telah reservasi upgrade ke Windows 10 akan mendapatkan notifikasi secara bertahap ketika upgrade telah siap untuk di-install. 

Sejak diluncurkan pada hari Rabu kemarin, pengguna yang telah mereservasi untuk upgrade Windows 10 akan diberikan notifikasi secara berkala, ketika upgrade pada perangkatnya telah siap dilakukan ke Windows 10.

Bagi pengguna yang belum siap untuk di-upgrade ke Windows 10, Microsoft akan memberikan detail lebih terkait upgrade. Dalam kasus tertentu, pengguna akan menerima kontak informasi dari Microsoft. 

Sehingga pengguna dapat secara langsung berhubungan dengan penyedia aplikasi atau perusahaan manufaktur perangkat untuk proses upgrade.(ray/jpnn)  


[Link to media]
Microsoft Luncurkan Bersamaan di 190 Negara, Windows 10 Resmi Masuk Indonesia-JPNN.com

JAKARTA - Microsoft Corp. meluncurkan Windows 10 secara serentak di 190 negara, termasuk Indonesia pada Rabu (29/7), sebagai free upgrade bagi pengguna komputer personal (PC) dan tablet berbasis Windows 7 dan Windows 8.1 original. Kali ini windows 10 hadir dengan fitur-fitur familiar.

"Kami hadirkan Windows 10 sebagai layanan dengan tingkat keamanan terbaik dan penuh inovasi, sehingga dapat lebih membantu pelaku usaha untuk melakukan banyak hal," papar Andreas Diantoro, President Director Microsoft Indonesia saat peluncuran Windows 10 di Jakarta, Rabu (29/7) lalu.

Windows 10 akan tersedia di berbagai jenis perangkat yang paling lengkap, termasuk PC, tablet, smartphone, Raspberry Pi, Xbox One, HoloLens, dan masih banyak lagi. Hingga saat ini, Windows 10 telah diuji di lebih dari 2.000 perangkat. 

Windows Store yang baru dan Windows Software Development Kit juga diluncurkan di hari yang sama sehingga memperluas kesempatan pengguna untuk mencoba berbagai aplikasi inovatif di Windows 10. 

Dalam proses pembuatan generasi terbaru Windows, Microsoft melibatkan lebih dari 5 juta pencinta Windows dari 100 negara dalam program Windows Insider. Microsoft berkomitmen untuk membuat Windows inklusif dan relevan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. 

"Program Windows Insider dibuat untuk menjadi wadah interaksi kami dengan pengguna yang ingin menyampaikan kritik dan masukan mengenai Windows 10," ujarnya.

Andreas menambahkan, dengan memperhatikan jutaan saran yang masuk ke Microsoft menjadikan Windows 10 sistem operasi yang lebih personal, natural, dan aman.

Selain itu Windows 10 berkemampuan dan diperkaya dengan fitur-fitur untuk memberikan pengalaman personal dan alami bagi penggunanya.

"Windows 10 juga dilengkapi dengan inovasi yang menghadirkan pengalaman personal, seperti Cortana2, sang asisten digital personal, Microsoft Edge, browser terbaru, Xbox App, dan Office Universal App," ungkapnya.

Windows Business Group Head, Microsoft Indonesia, Lucky Gani, mengatakan, Semua fitur Windows 10 didesain agar pengguna merasa familiar, tetapi juga mendapatkan performa yang baik dengan teknologi terbaru, seperti Cortana, Microsoft Edge, dan Continuum.

"Hal yang perlu ditekankan juga adalah tingkat keamanan di Windows 10 yang semakin diperketat dengan adanya Windows Hello, Windows Defender, SmartScreen untuk menjaga perangkat dari serangan virus, malware, dan phising. Pengguna juga dapat mengetahui pembaruan sistem dan fitur keamanan dengan mudah," ujar Lucky.(ray/jpnn)


[Link to media]
Rasain! Dipenjara karena Sampah, Foto juga Dipajang di Papan Iklan-JPNN.com

MONTERREY - Pemerintahan San Nicolas de los Garza, sebuah kota di pinggiran Monterrey, Meksiko menerapkan aturan supertegas untuk warganya yang membuang sampah sembarangan.

Langkah yang diambil adalah mengirim warga tersebut ke penjara. Tak cukup sampai di sana, pesakitan itu juga kemudian fotonya dipasang di billboard disertai tulisan: ditahan karena bersikap seperti babi.

Aturan tersebut pertama kali ditegakkan pada Rabu (29/7). Di sebuah titik keramaian, terdapat billboard dengan foto seorang pria botak dipampang di jalanan.

Dia dijatuhkan hukuman karena tertangkap sudah tiga kali membuang sampah sembarangan. Mereka juga akan menghadapi denda dan penahanan administratif di kantor polisi.

“Mereka akan dihukum dengan memasang gambar mereka disertai nama lengkap di papan pengumuman,” ujar Wali Kota San Nicolas de los Garza, Pedro Salgado, seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/7).

Di Meksiko, semua pemerintah daerah mengoperasikan truk-truk sampah pada pagi hari. Petugas membunyikan sirene pertanda saatnya warga membuang sampah mereka. Namun masih banyak yang meninggalkan sampah mereka di jalanan pada malam hari. “Kami harus mengubah budaya kebersihan di kota,” ujar Salgado. (adk/jpnn)


[Link to media]
Wahai Pemilih, Inilah Mantan Terpidana Korupsi yang Ngotot Nyalon Lagi-JPNN.com

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD prihatin dengan maraknya mantan koruptor yang mencalonkan diri di pilkada serentak 9 Desember mendatang. Padahal para mantan napi itu, baru saja menjalani hukuman di penjara.

"Terus terang saya agak kaget dan sedih juga. Napi kasus korupsi kenapa boleh mencalonkan tanpa dibatasi waktu dan jenis perkara tertentu. Dulu itu tak boleh sama sekali. Pernah juga ada batas lima tahun setelah bebas asal dipilih rakyat,"  ujar Mahfud di Jakarta, Kamis (30/7).

Jika koruptor mencalonkan diri, Mahfud pesimistis akan muncul pemimpin-pemimpin yang bersih di daerah. Namun, diakui Mahfud, hal itu sudah tidak bisa dicegah lagi karena MK telah memutuskan mantan narapidana kasus pidana sudah boleh mencalonkan diri di pilkada tanpa ada syarat waktu. 

"Koruptor itu uangnya banyak sekali, partai dan rakyat dibeli semua. Tapi sekali lagi, itulah hasil putusan MK, harus dianggap benar meskipun salah secara moral," imbuh Mahfud

Adapun sejumlah terpidana perkara korupsi yang mendaftar untuk pilkada di antaranya di Semarang, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara. 

Di Semarang, Jawa Tengah, satu dari tiga pasangan calon yang mendaftar mengikuti pilkada serentak adalah pasangan mantan Wali Kota Semarang Soemarmo HS dan Zuber Safawi. Mereka diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Soemarmo dulunya menjabat Wali Kota Semarang pada 2010-2012. Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, dia bersama Sekretaris Daerah Kota Semarang dinyatakan terbukti menyuap anggota DPRD Kota Semarang untuk meloloskan beberapa program dalam APBD dan dihukum 1,5 tahun penjara.

Mahkamah Agung lalu memperberat hukumannya menjadi 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Ia selesai menjalani hukumannya pada September 2014.

Dua mantan narapidana kasus korupsi lainnya adalah Jimmy Rimba Rogi dan Elly Engelbert Lasut. Mereka mendaftar sebagai calon di pilkada di Sulawesi Utara.

Jimmy Rimba Rogi yang diusung Partai Golkar berpasangan dengan Bobby Daud dari Partai Amanat Nasional mendaftar sebagai bakal calon wali kota Manado.

Sementara itu, Elly Engelbert Lasut, juga dari Golkar, yang berpasangan dengan David Bobihoe Akib mendaftar sebagai calon gubernur Sulawesi Utara.

Jimmy Rimba Rogi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Manado pada 2005-2008 menghirup udara bebas pada Maret lalu setelah ditahan selama tujuh tahun di LP Sukamiskin, Bandung. Dia dinyatakan bersalah dalam perkara korupsi APBD Kota Manado tahun 2006 senilai Rp 64 miliar.

Sementara itu, Elly Engelbert Lasut pernah menjadi narapidana dalam perkara korupsi surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif dan dana pendidikan Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GN OTA). Dalam perkara tersebut, Elly dihukum tujuh tahun penjara dan bebas pada November 2014.

Mahfud mengatakan, harapannya hanya ada di tangan rakyat yang akan memilih di pilkada mendatang.  Rakyat dan aparat penegak hukum, kata dia, harus bisa mengawasi calon pemimpin daerah yang menjadi mantan napi korupsi tersebut.

"Jadi ya ini maju atau mundur demokrasi kita kalau napi koruptor boleh nyalon? saya juga bingung. Ini resiko demokrasi, mereka berpegang pada putusan MK. Ditarik lagi tidak bisa. Jadi rakyat yang harus awasi," tandas Mahfud. (flo/jpnn)


[Link to media]
Keterangan Ahok Sudah, Haji Lulung Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Pengembangan-JPNN.com

JAKARTA - Bareskrim Polri bakal mendalami keterangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang diperiksa penyidik sebagai saksi dugaan korupsi uninterruptible power supply (UPS), Rabu (29/7).

Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengatakan, keterangan Ahok itu akan dilanjutkan dengan saksi-saksi lain dalam kasus ini.

"Kemarin apa yang menjadi penjelasan Pak Gubernur dievaluasi hari ini, dinilai, dan dilanjutkan pemeriksaan," kata Budi di Mabes Polri, Kamis (30/7).

Menurut dia, ini bukan berarti Ahok akan diperiksa lagi. "Tapi, dilanjutkan ke saksi lain," jelas jenderal bintang tiga ini.

Saat ditanya apakah akan memeriksa Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana, Buwas mengatakan, itu tergantung dari hasil pengembangan nanti. "Tergantung pemeriksaan dan pengembangan kemarin," katanya.

Seperti diketahui, usai diperiksa kemarin (29/7) Ahok mengaku dicecar 21 pertanyaan. Antara lain mengenai asal muasal munculnya UPS ini. Ahok pun menegaskan, proyek ini tiba-tiba muncul tanpa mengikuti aturan yang berlaku. 

"Jadi, UPS ini benar-benar tiba-tiba saja muncul, bukan aspirasi masyarakat juga," kata Ahok, Rabu (29/7).(boy/jpnn)


[Link to media]
Tim Transisi Apresiasi Keseriusan Klub Demi Tertib Legalitas dan Profesional-JPNN.com

TIM Transisi memberikan apresiasi terhadap tim-tim peserta Piala Kemerdekaan. Pasalnya, mereka mau memenuhi regulasi dan menjalankan syarat untuk menjadi tim profesional.

24 klub peserta Piala Kemerdekaan, saat ini perlahan-lahan mulai mengerti syarat dan kewajiban mereka sebagai klub profesional.

"Kami apresiasi karena klub antusias terhadap reformasi tata kelola sepak bola Indonesia," kata Cheppy T Wartono, Pokja Komunikasi Tim Transisi.

Saat disinggung kemajuan klub dalam memenuhi regulasi, Tim Transisi dengan mantap menilai klub telah memenuhi syarat legalitas.

"Terungkap kalau banyak klub belum pro, belum punya PT. Legalitasnya tak ada, tapi bisa main di kompetisi yang katanya Pro. Ya, ini harus dipertanyakan bagaimana regulator kompetisinya dulu kok bisa tanpa legalitas yang benar berkompetisi," tegasnya.

Selain legalitas klub, pemain dan pelatih juga dituntut memiliki NPWP, kontrak pemain pun pasti di depan, dengan kontrak sebagai prasyaratnya. Kemudian, klub diminta memiliki nomor rekening sendiri.

"Kalau dulu katanya bisa lewat perantara rekening orang. Tapi kalau ada masalah kan yang kena klub, sekarang harus tertib dan klub mulai memenuhi syarat-syarat reformasi sepak bola itu," tandasnya. (dkk/jpnn)


[Link to media]
Polda Pastikan Tersangka Dwelling Time Bertambah-JPNN.com

JAKARTA - Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan dugaan suap dan gratifikasi proses dweling time peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiono  mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka yang sudah dilakukan, maka tak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang akan ditetapkan.

Menurut Mujiono, penyidik masih mengembangkan kasus ini untuk membidik tersangka lainnya. "Dari hasil pemeriksaan tersangka, saya yakin ada (tersangka lainnya)," tegasnya, Kamis (30/7) di Mapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Polda Metro hari ini memeriksa Direktur Jenderal Daglu Kemendag, Partogi Pangaribuan. Partogi diperiksa terkait temuan USD 40 ribu di meja stafnya berinisial R, saat Tim Satgas Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Kemendag, Selasa (28/7) lalu.

Polda Metro Jaya sudah menjerat tiga tersangka. Mereka yakni pekerja harian lepas (PHL) Kemendag berinisial N, pekerja perusahaan importir, MU, dan Kasubdit pada Ditjen Daglu Kemendag berinisial I. (boy/jpnn)


[Link to media]
Wah, Cengkareng Kekeringan-JPNN.com

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sudah melakukan pemantauan terkait kekeringan di Jakarta. Dari hasil pemantauan, mereka mendapatkan informasi bahwa kekeringan terjadi di Cengkareng.

"Ini masih dibahas di tingkat pimpinan untuk menerbitkan edaran gubernur," ucap Kepala Bidang Informatika dan Pengendalian BPBD DKI Jakarta Bambang Surya Putra kepada wartawan, Kamis (30/7).

Bambang menjelaskan, kekeringan di Cengkareng disebabkan banyaknya warga yang menggunakan air tanah. Hal itu, sambung dia, menyebabkan penurunan air tanah.

Untuk mengatasi kekeringan, Bambang mengatakan, perlu ada peningkatkan jumlah air. Perusahaan Air Minum, kata dia, sudah berusaha untuk mengatasi kekurangan air itu. 

Sementara,‎ untuk kondisi sungai-sungai di Jakarta cenderung surut. Hal ini berdasarkan pantauan BPBD DKI di pintu air. Salah satunya adalah Katulampa.

‎Bambang menambahkan, sungai di Jakarta banyak yang mengandung limbah sehingga tidak bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu yang berlimbah adalah Ciliwung.

"Kalau Ciliwung sih seperti saya sampaikan kualitasnya baik, tapi dari hulu sampai Jakarta itu limbah domestik semua masuk ke sungai. Selama masih kotor, sungai enggak bisa digunakan airnya," ungkap Bambang. 

Terpisah, ‎Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, persediaan air di DKI Jakarta masih baik. "Selama ini DKI masih oke airnya. Tapi, cuma kotor," tandas pria yang akrab disapa Ahok ini. (gil/jpnn)


[Link to media]
Pimpinan DPR Tolak Perppu Pilkada-JPNN.com

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan tidak setuju dengan wacana penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk menambal kekurangan Undang-undang Pilkada yang belum mengatur tentang calon tunggal.

Sikap ini disampaikan Fadli, karena sebelumnya pihaknya ikut mendorong supaya UU Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 segera direvisi setelah adanya konflik kepengurusan partai, tapi banyak pihak menentang termasuk pemerintah.

"Tidak bisa (terbitkan Perppu), karena terkait masalah Undang-undang. Kami pernah usulkan sejumlah perubahan dalam revisi, tapi banyak tidak spenapat, (pemerintah) tidak mau. Jadi sekarang harus terima konsekuensinya," kata Fadli Zon di gedung DPR Jakarta, Rabu (29/7).

Dia meminta polemik tentang munculnya pasangan calon tunggal di sejumlah daerah harus disikapi dengan tetap mengacu pada ketentuan yang ada, yakni UU Pilkada dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

"Harusnya kita konsisten dengan aturan main. PKPU kan sudah ada dan KPU bilang (calon tunggal) ikut gelombang berikutnya," pungkasnya. (fat/jpnn)


[Link to media]
Bareskrim Belum Mau Ungkap Tersangka Baru Korupsi Gedebage-JPNN.com

JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian RI tak ingin buru-buru menjerat tersangka baru dalam dugaan korupsi pembangunan Stadion Bandung Lautan Api di Gedebage, Jawa Barat.

Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menjawab diplomatis menyoal apakah ada oknum pejabat Pemprov Jabar lainnya yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini.

"Jangan buru-buru yakin pasti tersangkanya si A," tegas Budi di Wisma PKBI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). 

Perwira tinggi Polri kelahiran Pati, Jawa Tengah, 19 Februari 1960 tersebut menjelaskan yang menentukan seseorang menjadi tersangka atau tidak itu adalah alat bukti.

Alumnus Akademi Kepolisian 1984 ini mengaku tak ingin hanya memiliki dua alat bukti saja untuk menjadikan seseorang sebagai tersangka.

"(Tapi) dilihat secara keseluruhan. Kalau tidak bisa dihindari sebagai tersangka, baru (ditetapkan jadi tersangka)," ujar jenderal bintang tiga yang karib disapa Buwas ini.

Bareskrim sudah menjerat Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Kota Bandung, Jabar, Yayat Ahmad Sudrajat sebagai tersangka dalam kasus ini. Bareskrim terus melakukan pengembangan. Bahkan Buwas, Rabu (29/7) kemarin, kembali turun mengecek langsung ke Stadion Gedebage. "Kami bersama tim ke sana (Gedebage) harus meyakinkan betul," katanya.

Mantan Kepala Pusat Pengamanan Internal Polri yang pernah menangkap Komjen Susno Duaji ini mengatakan, setelah dicek lagi ternyata kerusakan Stadion Gedebage makin parah selama tiga bulan terakhir ini. "Dua kali saya kesana (terlihat) kerusakan makin banyak," ungkapnya.

Nah, Buwas mengatakan, kondisi ini sangat berbahaya sekali bagi masyarakat jika stadion itu digunakan. Dia menjelaskan, kapasitas stadion itu 60 ribu penonton. Kalau seorang penonton memiliki bobot badan 50 kilogram saja, maka sudah ratusan ton beban yang mesti ditanggung stadion dengan kondisi yang rusak tersebut. 

"Sudah sangat berat dan ini berbahaya," tegas menantu Letjen Pol (Purn) Pamudji yang terakhir menjabat Deputi Kapolri tahun 1980-an (setara Wakapolri) ini.

Karenanya, Buwas mengatakan, akan bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan untuk menghitung kerugian negara dalam dugaan korupsi Stadion Gedebage ini. 

"Masukan dari tim teknis di lapangan dan fisiknya bisa dihitung kerugiannnya‎. Semua dihitung BPK dan BPKP," kata mantan Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo ini. (boy/jpnn)


[Link to media]
Menpora Mendukung dan Bangga Indonesia Jadi Tuan Rumah Paralayang-JPNN.com

MENPORA Imam Nahrawi mendukung penuh digelarnya Kejuaraan Dunia Paralayang Ketepatan Mendarat ke-8 (8th FAI World Paragliding Accuracy Championship 2015) di Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat, 10-16 Agustus mendatang. 

Ajang ini rencananya akan diikuti 135 atlet penerbang yang berasal dari 20 negara.  Sebagai cabor yang bepeluang menyumbang emas bagi Merah Putih,  Menpora juga mendorong agar cabang tersebut bisa masuk di Asian Games 2018.

"Kami tentu sangat mendukung dan bangga Indonesia dipercaya menjadi tempat penyelanggaraan Kejuaraan Paralayang Dunia. Kami telah mendorong olahraga Paralayang ini agar bisa masuk di Asian Games mendatang karena potensi emas yang luar biasa besar selain Cano, Prahu Naga dan lainnya," ujar Menpora Rabu (29/7) sore.

Menpora menegaskan bahwa pihaknya juga berharap cabor yang termasuk olahraga dirgantara itu semakin berkembang dan pupuler, baik di Tanah Air maupun di dunia. 

“Kami berharap, cabang paralayang ini semakin diminati dan menjadi salah satu pilihan anak muda,” tambah Menpora yang didampingi Staf Khusus Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Faisol Reza dan Staf Khusus Bidang Olahraga M. Khusen.

Sekjen PB FASI, Nil Hendri berharap Menpora membuka Kejuaraan Paralayang Dunia ke-8 pada 10 Agustus mendatang. Menurutnya, kegiatan ini adalah yang pertama kali diselenggarakan di luar Eropa dengan peserta terbanyak. 

"Kegiatan ini baru pertama kali digelar dengan peserta terbanyak,  biasanya atlet yang ikut kurang dari 100. Paralayang kita maju, untuk tahun-tahun yang akan datang, Paralayang saat ini sudah menjadi industri olahraga dengan populasi di Indonesia mencapai 1300 orang dan terus bertambah," tutur Nil Hendri.

Pada ajang tersebut, Indonesia akan menyertakan 10 atlet, terdiri dari lima putra dan lima putri. Yaitu Thomas Widyananto, Alexander H, Arief Kurniawan, Nanang Sunarya dan Dede Supratman di sektor putra, kemudian  Lis Andriana, Ike Ayu Wulandari, Rina Kusumaningrum, Milawati Sirin, dan Dian Rosnalia untuk sektor putri. Sebagai tuan rumah, Indonesia menargetkan tiga medali emas di ajang tersebut. (mas/jpnn)

 


[Link to media]
Hahahah..Sangat Mungkin Fahri Hamzah jadi Presiden PKS-JPNN.com

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal memasuki babak baru usai Pilkada serentak Desember 2015 nanti. Partai yang kini masih dipimpin Anis Matta, segera akan memilih presiden baru.

Sejumlah nama pun dinilai bisa muncul menjadi Presiden PKS, selain Anis Matta, yang sebelumnya melanjutkan kepemimpinan Luthfi Hasan Ishaq, ada kandidat kuat lainnya seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Menteri Pertanian Suswono, hingga mantan Menristek Suharna Supranata.

Bahkan, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, juga dinilai bisa jadi Presiden PKS bila Majelis Syuro yang telah dipilih dalam Pemilu Raya (Pemira) 6 bulan lalu menjatuhkan pilihan terhadap dirinya.

"Hahahah... Sangat mungkin terjadi Fahri dipilih jadi Presiden PKS, kalau itu keputusan Majelis Syuro," kata Indra, fungsionaris DPP PKS, di Jakarta, Kamis (30/7).

Ketua Departemen Advokasi Buruh, Petani dan Nelayan DPP PKS itu menyebutkan sudah jadi tradisi di partai berbasis Islam tersebut, bahwa pemilihan presiden mereka dilakukan oleh Majelis Syuro melalui musyawarah.

Karena itu pula, di internal partainya tidak ada gonjang-ganjing dalam pemilihan pimpinan partai. "Di PKS tidak ada yang gonjang ganjing, natural, biasa. Siapapun yang akan jadi Presiden PKS itu pilihan dari Majelis Syuro," terangnya.

Begitu juga para kandidat Presiden, mantan Anggota Komisi III DPR ini menyebutkan tidak ada dari mereka yang mengkampanyekan diri. Karena pertimbangan seseorang dianggap mampu memimpin partai ada di tangan Majelis Syuro.

"Kalau yang menjadi acuan Majelis Syuro, yang mungkin bisa digunakan adalah penjaringan dari kader, kapasitas dan kapabilitas memimpin partai, kepiawaian yang bersangkutan," tambahnya. (fat/jpnn)


[Link to media]
Kapolda Papua juga Jadi "Korban"-JPNN.com

JAKARTA -   Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kembali melakukan mutasi pascakejadian pembakaran musala saat Salat Id di Kabupaten Tolikara, Papua beberapa waktu lalu. Kali ini yang menjadi "korban" adalah Polda Papua dan Papua Barat. 

Badrodin mengganti Kapolda Papua Irjen Yotje Mende dengan Paulus Waterpaw. Paulus sebelumnya adalah Kapolda Papua Barat. Nah, posisi Paulus akan diisi oleh Brigjen Royke Lumowa yang sebelumnya bertugas di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. 

Mutasi jabatan ini berdasarkan Telegram Kapolri nomor ST/195//VII/2015 yang salinannya diterima wartawan. 

Dalam Telegram itu, Yotje Mende dimutasi sebagai Perwira Tinggi Yanma Polri dalam rangka pensiun. 

Mutasi tertanggal Kamis 30 Juli 2015 itu ditantadatangani Asisten SDM Polri Irjen Sabar Rahardjo. Informasi yang dihimpun, serahterima jabatan akan dilakukan di Rupatama, Mabes Polri, Jumat (31/7) besok.  (boy/jpnn)


[Link to media]
Pemuda Ini Larikan Anak Dibawah Umur Lantas Digarap Habis, Akhirnya...-JPNN.com

PEKANBARU - Seorang karyawan PPKS di Dusun IV Pinatan, Desa Kampar, Kecamatan Kampar Timur, diamankan pihak kepolisian setelah dilaporkan mencabuli seorang ABG yang masih dibawah umur.

IY, 23, dilaporkan juga melarikan Mawar dari rumahnya. Keluarga yang berusaha mencari keberadaan korban akhirnya mengetahui pelaku membawanya ke daerah Panam, Kecamatan Tampan Pekanbaru, Riau.

Setelah ditemukan, korban dan pelaku kemudian dibawa ke kampungnya di Perum Karyawan PPKS di Dusun IV Pinatan. Disana Mawar mengaku kalau sudah digauli pelaku perbuatan sebanyak tujuh kali.

Ayah korban yang juga karyawan PPKS tak terima kemudian melaporkan pelaku ke Polsek Tambang, Polres Kampar, Selasa (29/7) kemarin. Keluarga korban yang tidak terima anaknya dicabuli berharap pelaku ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Iya kami sudah menerima laporan tersebut," kata Kapolsek Tambang AKP R Zuhri Siregar SSos seperti dikuti dari Riau Pos (Grup JPNN), Kamis (30/7).

Menurut Kapolsek, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku dan menyita  beberapa barang bukti milik korban. " Pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik," tukasnya. (fit)


[Link to media]
Sadis, Dikapak saat Asyik Main Biliar, Ade Bersimbah Darah-JPNN.com

DURI - Seorang pria warga Desa Harapan Baru Kecamatan Mandau, dikapak oleh orang tak dikenal saat asyik main biliar di seputaran tempat tinggalnya, Selasa (28/7) malam.

Akibatnya korban mengalami cedera serius di bagian lengan kanan antara siku dan bahu. Seperti dikutip dari Riau Pos (Grup JPNN), Ade terkapar bersimbah darah langsung ditolong warga yang berada di TKP malam itu. 

Karena lukanya cukup serius, korban langsung dilarikan warga sekitar ke RSUD Mandau menggunakan mobil ambulans Desa Harapan Baru. Sejauh ini, belum diketahui identitas tersangka pelaku. 

Motif pengampakan diperkirakan lantaran sakit hati. Pasalnya, sebelum kejadian, korban sempat mendapat SMS ancaman dari pelaku.

Kapolsek Mandau Kompol Taufiq Hidayat Thayeb SH SIK melalui Panit I Reskrim Ipda Ismanto Wibowo, membenarkan adanya kasus pembacokan tersebut.
"Siapa tersangka dan bagaimana kronologisnya masih dalam penyelidikan," kata Ismanto.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dan tengah menguber pelaku. Terpisah, Kades Harapan Baru Tarmin mengaku belum tahu adanya peristiwa pembacokan yang menimpa warganya itu. 

"Apakah korban benar warga Harapan Baru atau tidak, saya akan cari tahu dulu dari ketua RT dan RW," jelas Tarmin.(sda/mal)


[Link to media]
Anis Matta Dinilai Berhasil Pimpin PKS, Tapi...-JPNN.com

JAKARTA - Figur Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Anis Matta dinilai berhasil memimpin salah satu partai berbasis Islam tersebut pasca digoncang isu korupsi mantan Presidennya, Luthfi Hasan Ishaq (LHI).

Menurutnya, keberhasilan Anis itu bisa dikaitkan dengan pileg 2014. Saat itu jumlah pemilih PKS terjadi peningkatan. Namun, jumlah kursi partai di DPR menurun. 

"Apakah itu kegagalan atau tidak, akan jadi pertimbangan bagi Majelis Syuro (memilih Presiden PKS). Anis bagi saya sukses melalui sebuah goncangan kemarin (kasus LHI). Melanjutkan kepemipinan saat badai menerjang PKS dan mampu membawa PKS dipercaya publik," kata Indra saat dihubungi wartawan dari gedung DPR Jakarta, Kamis (30/7).

Selain itu, Ketua Departemen Advokasi Buruh, Petani dan Nelayan DPP PKS itu menilai seorang Anis Matta punya leadership bagus. 

Tapi di sisi lain, PKS juga memiliki figur yang kuat seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW), yang juga pernah menjabat Presiden PKS.

"Tapi HNW figur yang kuat, berintegritas, bagi saya dua nama ini mungkin (jadi pertimbangan Majelis Syuro)," jelasnya. 

Selain dua nama tersebut, tambah Indra, partainya juga punya sejumlah kader yang dianggap mampu menakhodai PKS, seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Menteri Pertanian Suswono, hingga mantan Menristek Suharna Supranata. (fat/jpnn)


[Link to media]
Mahfud MD: Dulu Saya Dicaci Maki-Maki Nggak Lapor Tuh-JPNN.com

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyesalkan permasalahan antara hakim Sarpin Rizaldi dan dua komisioner Komisi Yudisial (KY) yang terus berlanjut ke Bareskrim Polri. Menurutnya, seorang hakim seharusnya tidak perlu menanggapi semua kritik publik atas putusannya. 

Mahfud mengaku dirinya juga mengalami hal yang sama saat menjadi hakim konstitusi.

"Pengalaman saya dulu, kalau MK memutus dicaci maki DPR, dicaci pengacara. Orang kalah, kepala daerah yang kalah apalagi. Itu sudah biasa," ujar Mahfud di Jakarta, Kamis (30/7).

Pria asal Sampang, Madura itu mengatakan, kritik dari publik pada pejabat negara adalah pendewasaan demokrasi di tanah air. Karenanya, pelaporan terhadap Suparman Marzuki dan Taufiqurrahman Syahuri seharusnya tidak terjadi.

Ditambah, kata Mahfud, dua komisioner yang memberi pernyataan di media massa itu memang pantas berkomentar karena sesuai dengan bidang pekerjaan yang mengawasi hakim.

"Secara moral, agak berat juga kalau pejabat berkomentar dalam tugasnya lalu dilaporkan. Itu susah ke depan. Negara ini akan maju kalau masyarakatnya berkomentar," imbuhnya. 

"Dulu saya dimaki-maki tidak pernah melapor tuh," kata Mahfud, enteng. (flo/jpnn)


[Link to media]
Malaysia Kirim Tim Investigasi Pastikan MH370 atau Bukan-JPNN.com

KUALA LUMPUR - Malaysia langsung mengirim tim investigasinya ke pantai Saint Andre, Pulau Reunion, Samudra Hindia, Prancis untuk memastikan apakah puing-puing yang ditemukan tersebut benar pesawat MH370 yang hilang tanpa jejak pada 8 Maret 2014 atau bukan.

Pakar penerbangan mengatakan puing-puing terlihat seperti komponen sayap dari 777 (wing flap), yang dikenal sebagai flaperon. Benda yang panjangnya sekitar dua meter (6ft) tepatnya ditemukan di pulau, sekitar 600km (370 mil) timur Madagaskar.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa, berdasarkan foto milik tim investigasi menyebutkan bahwa "tingkat kebenarannya tinggi" bahwa flaperon itu adalah bagian sayap dari Boeing 777. 

Otoritas Prancis di Pulau Reunion juga menyelidiki puing-puing tersebut sedangkan tim investiagsi Australia dilaporkan telah menghubungi pihak produsen pesawat untuk memudahkan penyelidikan.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Infrastruktur Australia Warren Truss mengatakan jika puing-puing tersebut diidentifikasi sebagai bagian dari MH370 ini akan sangat membantu penyelidikan. "Bukti baru ini akan digunakan untuk memperbaiki upaya pencarian ke depannya," ujarnya.

Pihak berwenang Malaysia mengatakan, mereka belum dapat mengetahui mengapa secara dramatis sinyal MH370 menghilang dari radar Departemen Penerbangan Sipil Malaysia. 

Sementara tim pakar internasional melalui data satelit memperhitungkan bahwa pesawat tersebut memang jatuh di Samudera Hindia sebelah selatan. Berdasarkan informasi tersebut, regu pencari telah menyisir dasar laut Samudera Hindia sebelah selatan yang luas, memburu jejak-jejak pesawat MH370. Namun pencarian yang cukup lama tidak membuahkan hasil hingga muncul penemuan benda mirip pesawat boeng 777 di Pulau Reunion tersebut.

Jauh sebelum penemuan ini pemerintah Malaysia telah menyatakan hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan 370 adalah sebuah kecelakaan. Seluruh penumpang dan awak pesawat diperkirakan tewas. Ada 227 penumpang pada penerbangan, termasuk 153 warga Tiongkok dan 38 warga Malaysia.(ray/jpnn)


[Link to media]
Pilkada Serentak Sepi Peminat, Ini Masalahnya-JPNN.com

JAKARTA - Pendaftaran calon kepala daerah untuk bertarung dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015, ditutup.

Namun, belasan daerah terancam gagal menyelenggarakan pesta demokrasi itu tahun ini lantaran sepi peminat.

Ada daerah yang pasangan calonnya hanya satu, bahkan ada yang tidak ada sama sekali tidak ada yang mendaftar. Pendaftaran calon daerah tersebut diperpanjang.

Menanggapi fenomena ini. Politikus PKS, Jazuli Juwaini mengatakan persoalan demokrasi ini bisa disebabkan beberapa hal.

"Banyak faktor yang membuat peminat pilkada menurun dibanding sebelumnya. Pertama, lemahnya komunikasi politik sehingga (kandidat) sulit mencari perahu partai yang mencukupi untuk maju," kata Jazuli.

Selain itu, prosudural teknis yang diatur dalam Undang-undang dan peraturan KPU yang dirasa berat, seperti buat calon perorangan yang harus mengumpulkan identitas penduduk lebih banyak dari sebelumnya.

"Kemudian, kuatnya incumbent yang masih maju kedua kalinya membuat kompetitor agak ngeper ditambah putusan MK yang mengharuskan Anggota DPR, DPD dan DPRD mengundurkan diri. Ketika tokoh lokal gak ada, yang brani tokoh pusat pun enggan maju karena harus mundur," jelasnya.

Alasan terakhir ini menurutnya cukup membuat kandidat dari legislatif berpikir ulang untuk mengorbankan posisinya di DPR, yang diraih dengan susah.

"Sementara di pilkada belum tentu menang. Jadi dia harus berpikir berkali-kali," tambah Ketua Fraksi PKS di DPR.

Terakhir, tingginya biaya Pilkada karena demokrasi belum berjalan seutuhnya, mengakibatkan terjadinya  pergeseran kontestasi demokrasi menjadi kontestasi uang dan pragmatisme.

Bagaimana dengan kegagalan partai melakukan kaderisasi dalam mencetak para calon pemimpin?

Faktor itu menurut Jazuli ada, tapi tidak dominan. Buktinya Semua yang maju pilkada mayoritas dari dan orang parpol.

"Saya tidak ingin ada stigmansasi tentang lemahnya rekrutmen parpol tanpa ada fakta dan bukti. Karena waktu Pileg kan bermunculan tokoh-tokoh partai dengan berbagai levelnya," pungkasnya.(fat/jpnn)


[Link to media]
Politikus Nasdem tak Mengerti BPJS Kesehatan Ada Unsur Judinya-JPNN.com

JPNN.com JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani mengatakan tak mengerti dengan alasan yang dikemukakan MUI pada saat mengharamkam program Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurutnya, BPJS Kesehatan dalam penerapannya tidak mengandung unsur ghahar (penipuan), maisir (perjudian), dan riba (bunga).

"Gaharar tidak ada penipuan dalam program BPJS ini. Semua dijelaskan sejak awal. (unsur Judi) Saya ga ngerti dimana unsur judinya. Kalau riba, kan dari awal dijelaskan saat akad BPJS. Bila peserta tidak membayar iuran dalam 3 bulan akan dikenai denda 2 persen," kata Irma saat dihubungi dari gedung DPR Jakarta, Kamis (30/7).

Politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu menjelaskan dana dari denda itu akan dikembalikan pada masyarakat untuk peningkatan kesehatan.

Denda tersebut bukan untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri sendiri.

Seperti diketahui, BPJS Kesehatan akhir-akhir ini menjadi sorotan publik setelah MUI mengeluarkan rekomendasi dengan menyebut BPJS Kesehatan bertentangan dengan syariah. [Lihat Penjelasannya: Di Balik Keluarnya Fatwa MUI: BPJS Kesehatan Tak Sesuai Hukum Islam]

(fat/jpnn)


[Link to media]
Ronaldo Hebat, Tapi Messi Terbaik Sepanjang Masa-JPNN.com

BARCELONA – Pembicaraan tentang siapa yang terhebat antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang tak pernah ada habisnya. Banyak yang menilai Ronaldo paling hebat, namun tak sedikit yang menganggap Messi terbaik.

Mantan gelandang Barcelona Xavi Hernandez juga turut larut dalam polemik itu. Xavi terang-terangan mengunggulkan Messi.

“Ronaldo adalah pemain hebat. Namun, Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah sepakbola,” terang Xavi sebagaimana dilansir laman Football Espana, Kamis (30/7).

Xavi juga kembali menyampaikan empatinya terkait nasib Iker Casillas. Sebagaimana diketahui, Real Madrid menendang kiper legendaris itu pada bursa transfer musim panas ini.

“Dia adalah teman dan salah satu yang terbaik di olahraga ini. Saya kecewa dengan cara dia meninggalkan Madrid. Dia seharusnya layak mendapatkan hal yang jauh lebih baik,” tegas Xavi. (jos/jpnn)


[Link to media]
Harga Susu Segar Australia di Supermarket China Capai Rp 150 Ribu/Liter-JPNN.com

Menurut peternak di Australia Barat, supermarket China menjual satu liter susu segar Australia seharga 15 dolar (atau setara Rp 150 ribu) dan menjual satu kilogram daging sapi Wagyu Australia seharga 600 dolar (atau setara Rp 6 juta).

Produser daging sapi di wilayah Kimberley, David Stoate, mengatakan, ia melihat sendiri harga yang meroket itu dalam kunjungan terbarunya ke China, ketika perjanjian perdagangan bebas dengan Australia diumumkan.

David, yang memiliki peternakan ‘Anna Plains’ di selatan Broome, mengatakan, walau kenyataan itu sulit dipercayai, kesempatan bagi produsen Australia sungguh besar.

"Saya memang melihat beberapa susu segar Australia dbandrol 15 dolar (atau Rp 150 ribu) per liter dan beberapa daging steak Wagyu dibandrol 600 dolar (atau Rp 6 juta) per kilo," ujarnya.

Susu segar Australia dijual setara Rp 150 ribu per liter di supermarket China. (Foto: David Stoate)
Susu segar Australia dijual setara Rp 150 ribu per liter di supermarket China. (Foto: David Stoate)

 

Ia lantas mengungkapkan, "Ini menggambarkan pentingnya mengenalkan produk anda dan premi yang dikenakan pada produk impor, yang dianggap aman. Itu tentu harga yang cukup luar biasa."

David mengutarakan, harga daging sapi itu adalah untuk konsumen premium di pasar kelas atas, tapi konsumen China bersedia membayarnya.

"Anda tak bisa benar-benar mempercayainya, bahwa harga di sana begitu tinggi. Saya tentu mendengar tentang harga tinggi, tapi Anda tak memperkirakan itu sampai 15 dolar (Rp 150 ribu) per liter susu," tuturnya.

David mengemukakan, sementara harga tinggi itu berada di supermarket kelas atas, tetapi pasar ini tetap merupakan pengecer utama.

"Itu ada di supermarket dengan banyak pengunjung," katanya.

Ia menyampaikan, "Supermarket itu mungkin ditujukan untuk 1 atau 2% dari konsumen teratas di Shanghai, [tapi] jelas ada cukup banyak orang yang membeli barang itu, hanya untuk membenarkan harga tersebut."

David mengatakan, pertumbuhan tahunan di kelas menengah China melebihi jumlah penduduk Australia, sebuah fakta yang mewakili kesempatan besar bagi para produsen Australia.

Pasarnya begitu besar, jadi pendekatan terbaik bisa saja membentuk koperasi atau perusahaan bersama dengan importir China, tambahnya.

Ia juga mengutarakan, perjanjian perdagangan bebas dan harga daging sapi yang tinggi bisa menyebabkan lebih banyaknya peternakan sapi di Kimberle dijual, setelah konglomerat Australia, Gina Rinehart, membeli peternakan ‘Downs Fossil’ pada hari Minggu (26/7).

"Selama beberapa tahun terakhir, penjualan melambat terutama karena penurunan dalam industri ini," ungkapnya.

"Sepertinya planet bisa menyelaraskan diri dengan industri daging sapi di utara,” tambahnya.

Ia menjelaskan, "Kami pastinya sudah tersentak atas hubungan dagang dengan Indonesia saat ini, tapi meskipun demikian, itu bisa menjadi kesempatan bagi sebagian orang untuk mengambil peluang keluar jika harga untuk produk peternakan tetap kuat."

David mengatakan, ada rumor yang menyebut, beberapa penawar di peternakan Fossil Downs tertarik properti lain dan ia tak akan terkejut jika lebih banyak peternakan berpindah tangan.

"Satu-satunya hal di properti Kimberley adalah jumlahnya tak ada banyak dan mereka biasanya diikat secara erat, jadi kami harus melihat bagaimana semuanya berperan," tambahnya.


[Link to media]
Phablet 6 Inci yang Memanjakan Mata-JPNN.com

JPNN.com MALANG - Advan menghadirkan inovasi terbaru. Untuk memenuhi menyasar kebutuhan kelas menengah, Advan menghadirkan Vandroid S6, phablet dengan layar 6 inci.

"Seri ini hadir dengan ukuran layar yang cukup besar di atas smartphone namun masih di nawah tablet. Biasanya disebut phablet," ujar Setiawan, pemilik Shinta Cell seperti yang dilansir Malang Post (Jawa Pos Group), Kamis (30/7).

Setiawan menjelaskan, belum terlalu banyak vendor yang meluncurkan gadget dengan layar di atas 6 inci namun masih di bawah 7 inci.

Menurut dia, layar yang lebar ini bertujuan memuaskan pengguna ketika mengoperasikan gadget.

"Ketika memainkan sebuah file multimedia atau membaca ebook dengan perangkat ini, dijamin memanjakan mata," katanya.

Perangkat Advan ini berbekal spesifikasi yang menarik, misalnya hadir dengan bentangan layar sentuh  6 inci beresolusi HD 720p sebesar 1280 x 720 piksel.

Layar tersebut dilapisi oleh teknologi panel IPS (In-Plane Switching) yang memiliki tingkat kerapatan layar mencapai 245 ppi (pixel per inch).

Performa Vandroid S6 dimotori oleh chipset dari MediaTek MT6582 dengan menggandeng ARM Cortex-A7 yang merupakan prosesor Quad Core.

Kecepatan aksesnya bisa mencapai 1.3 GHz. Untuk mendukung kinerjanya, prosesor tersebut dikombinasikan dengan memori RAM berukuran 1 GB serta pengolah grafis Mali-400MP.

"Daya aksesnya terhadap aplikasi terasa sempurna dengan balutan RAM 1 GB. Hasil atau tampilan di layar pun bagus karena pengolah grafis level 400MP," urai pria yang akrab disapa Iwan ini.

Sementara itu, sentuhan sistem operasi (OS) Android v4.4 KitKat kian mengoptimalkan kinerjanya. Terutama dalam hal supporting aktivitas surfing di dunia maya.

Tampilan games atau aplikasi terbaru pun dibabat oleh OS terlaris saat ini.

Iwan menambahkan, smartphone ini telah mengusung kamera yang tangguh.

Dukungan kamera beresolusi 13 MP pada bagian belakangnya telah dilengkapi oleh fitur autofokus dan juga LED flash.

Tidak hanya itu, Advan Vandroid S6 memiliki sebuah kamera yang terletak di bagian depan dengan resolusi sebesar 3 MP yang dapat digunakan untuk keperluan foto selfie dan juga video call.

Untuk urusan media penyimpanannya, phablet berbandrol Rp 1,6 jutaan ini telah dibekali dengan memori internal sebesar 8 GB.

Pengguna pun tak perlu khawatir kekurangan salce untuk penyimpanan data dengan adanya ketersediaan slot microSD.

"Ekspansi  memori eksternal maksimal hingga 32 GB. Lebih bebas menyimpan file multimedia," papar dia panjang lebar.

Sementara itu untuk mendukung kinerjanya, smartphone ini disokong oleh baterai berdaya 2300mAh.

Advan Vandroid S6 ini juga dilengkapi dengan fitur konektivitas yang lengkap.

Terdapat dukungan fitur dual SIM yang dapat mengakses data dengan kecepatan 3G HSPA, selain itu juga terdapat fitur WiFi yang dapat digunakan untuk berselancar di dunia internet, perangkat Bluetooth, serta GPS. (ley/han/awa/jpnn)


[Link to media]
Bahagianya Yang Dong Geun Menanti Anak Kedua-JPNN.com

SEOUL – Yang Deong Geun kini tengah bahagia. Pasalnya, sang istri Kim Jung Mi sedang mengandung anak kedua buah cinta mereka. Usia kandungan Jung Mi kini sudah menginjak tujuh bulan.

"Bayi Dong Gun akan lahir Oktober. Yang Dong Geun sedang menunggu anak keduanya dan saat ini fokus perhatiannya adalah merawat istri dan calon bayinya," kata Polaris Entertainment seperti dilansir laman Soompi, Rabu (29/7).

Dong Geun dan Jung Mi menikah pada Januari 2013 silam. Mereka dikaruniai anak pertama yang diberi nama Yang Jun Seo pada Maret 2013. Di sisi lain, Dong Geun kini masih sibuk dengan berbagai kegiatan.

Salah satunya ialah di bidang drama. Aktor 36 tahun tersebut saat ini sedang disibukkan dengan drama musikal bertajuk In the Heights. (fny/jpnn)


[Link to media]
Tim Tradisional Italia Ingin Selamatkan Karir Balotelli-JPNN.com

BOLOGNA – Mario Balotelli boleh saja gagal menunjukkan performa impresif bersama Liverpool musim lalu. Saat itu, penyerang berjuluk Super Mario itu hanya bisa mencetak satu gol di Premier League.

Namun, magnet Balotelli ternyata tetap kuat. Beberapa klub masih berminat menggunakan tenaganya. Terbaru, tim tradisional Italia Bologna siap menampung Balotelli.

“Saya ingin mendatangkannya. Dia akan termotivasi di sini. Untuk harga yang masuk akal, kami akan melihat kemungkinan membawanya,” terang Direktur Olahraga Bologna Pantaleo Corvino pada Corriere Dello Sport, Kamis (30/7).

Peluang Balotelli mendapatkan tempat utama di lini depan Liverpool musim mendatang memang makin tipis. Sebab, Liverpool sudah mendatangkan beberapa bomber baru.

Mereka ialah Christian Benteke, Danny Ings dan Firmino. Namun, pelatih Liverpool Brendan Rodgers sempat menampik kabar kepergian Balotelli. (jos/jpnn)


[Link to media]
Terima Dubes Kanada, Fadli Bahas Masalah Perdagangan-JPNN.com

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon hari ini menerima kunjungan Duta Besar Kanada di Jakarta, Donald Bobiash.

Dalam pertemuan tertutup itu, keduanya membahas banyak hal terkait kerjasama bilateral, salah satunya bidang perdagangan.

Hal ini disampaikan Fadli Zon, usai menerima kunjungan Bobiash di komplek Parlemen Jakarta, Rabu (29/7).

Menurutnya, pertemuan tersebut membahas kelanjutan kerjasama Indonesia-Kanada ke depan.

"Melanjutkan perkembangan khususnya di bidang perdagangan, kerjasama development pembangunan di sektor UKM," kata Fadli.

Fadli menyebutkan potensi kerjasama kedua negara di bdiang investasi juga masih sangat menjanjikan.

Sehingga dia berharap ke depan ada peningkatan signifikan dari kerjasama tersebut.

"Nilai investasi Indonesia-Kanada masih saat ini sekitar 3 milira dollar AS, akan meningkatkan investasi. Kerjasama UKM, bidang pertambangan di samping trading yang sedang berlangsung.

Selain itu, lanjutnya, kerjasama bidang pendidikan juga akan ditingkatkan. Salah satunya dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Kanada. (fat/jpnn)


[Link to media]
Wagub Djarot Usulkan Setiap SD Punya Loker-JPNN.com

JAKARTA - Meski masih duduk di bangku SD, banyak siswa di Ibu Kota setiap harinya mengendong tas dengan beban yang sangat berat. Biasanya, para siswa membawa semua buku pelajarannya di tas. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun menanggapi hl tersebut. 

Menurut Ahok, beban berat itu bukan hanya dikarenakan buku sekolah, tetapi juga disebabkan membawa peralatan lain seperti laptop.

"Sekolah-sekolah ada loker kok, cuma di tasnya juga dimasukin laptop gede lah. Kalau kita maunya laptop yang kecil, anak sekarang maunya laptop yang gede buat main game," ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/7).

Mantan Bupati Belitung Timur ini tidak memungkiri bahwa zaman sekarang berbeda dengan dahulu. 

Ahok menceritakan, ketika ia masih duduk di bangku sekolah, para siswa hanya membawa buku pelajaran yang akan digunakan pada saat belajar.

"Waktu saya zaman sekolah‎ kan, hari ini sekolah ya bawa buku pelajaran hari ini. Terus enggak ada bawa mainan lah. Tapi anak-anak zaman sekarang demennya gitu sih, bawa gitu banyak. Susah juga. Sebetulnya enggak perlu segitu banyak yang dibawa, tapi mereka juga suka enggak mau keluarin lagi," tutur Ahok.

Karena itu, suami Veronica Tan ini berharap, para siswa bisa menjaga struktur tubuhnya. "Jadi memang susah, zaman berubah. Yang penting secara kesehatan bagi saya struktur tubuhnya enggak jadi bongkok," ‎kata Ahok.

Ia pun tidak akan memberikan imbauan kepada Dinas Pendidikan‎ DKI Jakarta terkait beban tas anak sekolah yang berat. "Saya kira enggak. Jadi kan secara alami itu, anak kecil kalau berat dia enggak mau bawa kok. Anak kecil enggak bisa dibohongi lah kalau dia merasa sudah jadi beban dia pasti enggak mau. Enggak bisa maksa anak kecil sekarang," tandas Ahok.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, idealnya sekolah mempunyai loker untuk menyimpan buku-buku paket. ‎Sehingga, tidak membuat beban tas anak SD menjadi berat.

"Sebaiknya buku-buku paket yang tidak digunakan itu ditaruh di loker. Untuk tempat menyimpan di sana," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/7).

Mantan Wali Kota Blitar ini menyatakan, murid SD bisa saja dibuatkan loker. Pasalnya, mereka kerap membawa buku-buku paket. "Idealnya yah sekolah itu punya loket, yang paling berat itu kan buku-buku paket," ucap Djarot.

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta bisa mengusulkan anggaran untuk pembuatan loker ‎di sekolah. Dana untuk membuat loker itu bisa dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"Ya nanti kalau dibutuhkan bangun loker silakan, bisa diusulkan lewat APBD," tandas Djarot. (gil/jpnn)


[Link to media]
Ke Sekolah, Anak Ahok Seperti Mau Perang-JPNN.com

JAKARTA - Beban tas yang berat pada anak sekolah ternyata juga dialami anggota keluarga Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan, anaknya mengeluh karena isi tasnya terlalu berat.

"Anak ‎saya juga ngeluh bawa tasnya sudah kayak orang perang. Sudah kayak tentara," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/7).

Beban tas yang berat itu juga membuat anak Ahok bercita-cita menjadi tentara. "Makanya dia bilang kalau sudah besar mau jadi tentara saja," ucap gubernur berkaca mata tersebut.

Namun, tas yang dibawa anak Ahok tak hanya berisi buku sekolah. Pasalnya, anak Ahok juga kerap membawa peralatan lain seperti laptop.

"Sekolah-sekolah ada loker kok, cuma di tasnya juga dimasukin laptop gede lah. Kalau kita maunya laptop yang kecil, anak sekarang maunya laptop yang gede buat main game," ujar Ahok.

Suami Veronica Tan ini menyatakan, zaman sekarang berbeda. Anak-anak sekarang hobi membawa beban berat.

"Waktu saya zaman sekolah‎ kan, hari ini sekolah ya bawa buku pelajaran hari ini. Terus enggak ada bawa mainan lah. Tapi anak-anak zaman sekarang demennya gitu sih, bawa gitu banyak. Susah juga. Sebetulnya enggak perlu segitu banyak yang dibawa, tapi mereka juga suka enggak mau keluarin lagi," tutur Ahok. (gil/jpnn)

 


[Link to media]
Usai Menang dari Barca, MU Tumbang di Tangan PSG-JPNN.com

CHICAGO - Performa Manchester United di pramusim International Champions Cup (ICC) 2015 tak stabil. Usai mengecap kemenangan 3-1 atas juara Liga Champions, Barcelona tiga hari lalu, MU tumbang di tangan Raksasa Prancis, Paris Saint Germain dengan skor 0-2.

Dalam laga yang digelar di Soldier Field, Chicago, Kamis (30/7) pagi WIB, MU memang mendominasi jalannya pertandingan. Namun duet Wayne Rooney dan Memphis Depay yang ditopang Juan Mata dan Ashley Young belum mampu membongkar pertahanan PSG yang dikomandoi Thiago Silva.

Sementara lini tengah PSG yang digalang Marco Veratti cukup tangguh meladeni permainan anak-anak MU.

Meski hanya sesekali melancarkan serangan, PSG akhirnya unggul pada menit 25. Adalah Blaise Matuidi yang sukses menaklukkan David De Gea. Sebelum gol tercipta, aksi pemain timnas Prancis ini terbilang cerdas. Matuidi yang sudah dijepit dua pemain MU, bahkan sudah ditunggu De Gea, namun sebuah sontekan kaki kiri Matuidi mengecoh tiga pemain MU. PSG pun unggul 1-0.

MU kembali kebobolan di menit 34. Kali ini kerja sama cantik Zlatan Ibrahimovic dengan Maxwell, membuat Ibra dengan bebas mencetak gol kedua PSG. Skor 2-0 untuk PSG bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, sejumlah eksperimen dua pelatih, Louis Van Gaal (MU) dan Lauren Blanc (PSG) dengan mengganti banyak pemain, tak cukup buat mengubah angka di papan skor. Kedudukan 2-0 untuk PSG bertahan hingga laga usai. (adk/jpnn)

Starting XI
Manchester United

David De Gea; Phil Jones, Luke Shaw, Matteo Darmian, Daley Blind; Michael Carrick, Bastian Schweinsteiger, Memphis Depay, Ashley Young; Juan Mata; Wayne Rooney

Paris Saint Germain
Kevin Trapp; Maxwell, Thiago Silva, Serge Aurier, Gregory van Der Wiel; Marco Verratti, Blaise Matuidi, Benjamin Stambouli, Jean-Kevin Augustin; Zlatan Ibrahimovic, Lucas Moura


[Link to media]
Razia Narkoba, 32 Orang Dibekuk di Jambi-JPNN.com

JAKARTA - Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi dan aparat setempat mengamankan 32 orang tersangka dalam razia narkoba pada Rabu (29/7). Para tersangka itu terdiri dari

30 pria dan 2 wanita.

"Saat ini mereka telah diamankan di kantor BNN Provinsi Jambi,  Kotabaru," ujar Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi kepada JPNN, Kamis (30/7).

Selain menangkap para tersangka, BNN juga mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga motor hasil curian. Namun, Slamet belum memberikan jumlah pasti sepeda motor yang disita tersebut.

Tak hanya itu, berbagai barang bukti juga berhasil disita. Di antaranya sabu 375 gram, ganja 6 gram, senpi revolver rakitan 1 unit, uang Rp 69 juta, dan alat isap sabu.

"BNN juga menyita 127 unit Hp, serta 14 unit senjata tajam,  samurai 8 buah dan laptop 1 unit," tandas Slamet. (flo/jpnn)


[Link to media]
Status Ahok Masih Saksi di Korupsi UPS-JPNN.com

JAKARTA - Bareskrim Polri sudah memeriksa Gubernur DKI Jakartat Basuki Tjahaja Purnama, sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014, Rabu (29/7) kemarin.

Sejauh ini, pria yang karib disapa Ahok itu masih diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi yang telah menjerat dua tersangka tersebut.

"Kami terus memeriksa saksi lain, termasuk gubernur," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso, Kamis (30/7).

Ia mengatakan, Ahok kemarin menjelaskan proses munculnya UPS ini. Namun, Budi mengaku sejauh ini belum mengetahui hasil evaluasi dari penyidik terkait Ahok. "Saya belum mengetahuinya," papar pria yang karib disapa Buwas itu.

Dalam kasus ini penyidik sudah menjerat Alex Usman dan Zaenal Soleman, pejabat Pemprov DKI Jakarta sebagai tersangka. Namun, Bareskrim Polri masih terus melakukan pengembangan. "Belum tentu ada tersangka lain," katanya. (boy/jpnn)


[Link to media]
Mau Jadi Paskibraka? Ini Syaratnya...-JPNN.com

MENJADI Paskibraka Indonesia sejatinya memiliki beberapa persyaratan yang susah-susah gampang. Tapi, faktor fisik, menjadi prasyarat utama yang harus dipenuhi oleh mereka yang ingin menjadi Paskibraka 17 Agustus di Istana Negara.

Untuk fisik, putri dipatok memiliki tinggi minimal 165 cm, kemudian yang putra minimal 170 cm. Tapi, tinggi yang yang cukup harus dibarengi dengan berat badan yang ideal.

"Kalau tinggi 175 tapi beratnya 90, ya pasti bulet ini orangnya. Nggak bisa, harus ideal tinggi-beratnya," kata Sudarmo, Ketua Pembina Paskibraka 2015, kepada JPNN.com di  PP PON, Cibubur, Jakarta, Rabu (29/7).

Selain itu, syarat fisik lainnya adalah mampu sikap tegap, kaki tak berbentuk O atau X. Suara dan kemampuan pengelihatan masih baik.

"Harus tidak berkaca mata, dan tidak buta warna. Fungsinya nanti kalau sudah di lapangan, karena ada tanda yang akan sulit terlihat di lapangan, kalau ada masalah dengan pengelihatan," terang lelaki 68 tahun tersebut.

Syarat lainnya, lolos tes kepribadian, psikologi, dan etika. Performa dan daya tangkap calon Paskibraka harus cepat, sehingga saat mendapatkan instruksi bisa langsung tanggap.

Syarat lainnya, nilai akademik calon Paskibraka harus di atas rata-rata di sekolah tersebut.

"Nilai setiap mata pelajaran, harus ada di atas tujuh, tapi kalau di sekolah itu rata-ratanya tinggi, ya harus di atasnya lah. Karena ini hubungannya dengan kemampuan saat test," tegas alumnus SMA N 4 Surabaya tersebut. (dkk/jpnn)


[Link to media]
Pajak Backpacker di Australia Kini Sepertiga Penghasilan-JPNN.com

Australia akan memberlakukan ketentuan pajak baru bagi para backpacker asing yang umumnya bekerja di sektor pertanian. Mulai tahun depan, setiap dolar yang mereka terima akan dipajaki sebesar 32 sen atau sekitar sepertiganya.

Di bawah ketentuan lama, para pekerja asing ini tidak dikenakan pajak jika penghasilan mereka tidak lebih dari 18 ribu dolar untuk masa satu tahun pajak.

Dengan ketentuan baru, sejumlah penyakur resmi tenaga kerja ke sektor pertanian menyatakan khawatir para backpacker tidak mau lagi datang ke Australia untuk memetik buah.

Scott Cameron dari Madec, perusahaan penyalur pemetik buah di Riverland, Australia Selatan, mengatakan 80 persen tenaga kerja di sektor ini merupakan para backpacker yang datang ke Australia dengan visa working holiday.

Menurut Cameron, salah satu penyalur mulai memberlakukan ketentuan pajak baru. "15 pekerjanya langsung berhenti," katanya.

Memetik buah-buahan saat panen kedengarannya mudah, namun sejumlah pekerja hanya mampu mendapatkan bayaran 50 dolar perhari. Jika sepertiganya dipotong sebagai pajak, maka dikhawatirkan tidak ada lagi yang mau bekerja di sektor ini.

Seorang pekerja asal Jepang misalnya, kepada ABC mengatakan kawan-kawannya kini berusaha pergi ke Kanada bukan lagi ke Australia.

Backpacker asal Belanda mengatakan, mereka yang ingin bepergian sambil bekerja akan mempertimbangkan negara Asia yang murah biaya hidupnya.

Seorang penyalur tenaga kerja untuk panen Jamie Stevens mengatakan prihatin dengan kondisi para backpacker itu.

Pemerintah Australia awal tahun ini menegaskan bahwa program Working Holiday dimaksudkan sebagai pertukaran budaya.

Sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan pemegang visa jenis ini harus dilihat sebagai sesuatu yang insidentil saja.

 


[Link to media]
MU Kini Punya Skuat Jaminan Sukses-JPNN.com

MANCHESTER – Kapten Manchester United Wayne Rooney menyambut kompetisi musim 2015/2016 dengan kepercayaan diri tinggi. Rooney yakin, MU bakal sukses musim mendatang.

Pasalnya, MU sudah mendatangkan pemain jempolan. Mereka di antaranya ialah Memphis Depay, Bastian Schweinsteiger, Morgan Schneiderlin dan Matteo Darmian.

“Saya merasa kami memiliki skuat yang tepat untuk berharap mendapatkan kesuksesan di musim baru. Saya pikir ini momen yang tepat untuk tim,” terang Rooney di laman MUTV, Rabu (29/7).

Musim lalu, performa MU memang tak sesuai harapan. Raksasa Premier League berjuluk Setan Merah itu hanya finish di posisi keempat.

“Kami sudah mendatangkan beberapa pemain baru, berkualitas dan kami merasa mereka bisa memberikan hal hebat dibanding apa yang kami dapatkan musim lalu,” tegas Rooney. (jos/jpnn)

 

 

 

 

 

 


[Link to media]
Ini Manfaat Menakjubkan dari Pisang-JPNN.com

PISANG merupakan salah satu jenis buah yang dengan mudah ditemui di Indonesia, dan mempunyai banyak penggemar. Pisang juga merupakan buah yang paling mudah untuk diolah menjadi makanan yang lezat dan bergizi.

Uniknya tak hanya itu, pisang pun ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sebab pisang kaya akan nutrisi. 

Berikut ini, berbagai manfaat penting yang sangat menakjubkan dari buah pisang untuk kesehatan, seperti dilansir laman Care2, Rabu (29/7). (fny/jpnn)

1. Memutihkan gigi. 

Gosokkan kulit pisang pada gigi Anda selama sekitar dua menit setiap kali Anda menyikat dan wow gigi Anda akan langsung putih cemerlang.

2. Mencegah keriput.

Pisang bisa dibuat masker dengan campuran cream, madu, air dan oat flour kemudian Anda bisa terapkan diwajah 3 kali per minggu.

3. Mengobati gigitan serangga. 

Gosokkan beberapa kulit pisang pada gigitan untuk meringankan gatal.

4. Mengobati kutil

Pisang kaya akan potasium dan bisa membantu mengobati kutil.

5. Mengobati memar, luka dan goresan.

Kalium dalam pisang juga membantu proses penyembuhan untuk luka, goresan dan memar. 


[Link to media]
Lapor Pak Jokowi...Rupiah Loyo, PLN Rugi-JPNN.com

JAKARTA - Laba usaha PT PLN pada semester I 2015 ini turun bila dibandingkan periode sebelumnya tahun lalu. Kali ini, PLN membukukan laba Rp24,7 triliun, yang berarti turun Rp 4,1 triliun. Kondisi tersebut diperburuk oleh melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika. Ujung-ujungnya PLN rugi mencapai Rp 10,5 triliun.

Sekretaris Perusahaan PLN Adi Supriono mengatakan, penurunan laba bersih terjadi karena rugi selisih kurs satu tahun ini. Pada semester I 2014, PLN sebenarnya mendapat laba kurs Rp 4,4 triliun. Namun, tren tersebut tidak berlanjut karena belakangan rupiah terus melemah. ’’Jadinya, di semester I 2015 muncul rugi selisih kurs Rp 16,9 triliun,’’ ujarnya.

Apalagi, sejak 2012 diberlakukan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 8 yang menjadikan transaksi tenaga listrik antara PLN dan pengembang listrik swasta dicatat seperti transaksi sewa guna usaha.

Menurut Adi, kondisi itu berdampak kepada utang valas PLN yang meningkat signifikan. Padahal, laba rugi PLN sangat berfluktuasi karena nilai tukar rupiah terhadap valas. PLN tidak berdiam diri. April lalu perseroan sudah melakukan transaksi lindung nilai, namun atas sebagian kewajiban dan utang usaha valas.

Meski PLN merugi, beberapa sektor tetap memberikan kontribusi positif. Misalnya, pendapatan dari penjualan tenaga listrik pada semester I 2015 yang mencapai Rp 101,3 triliun. Jumlah itu lebih banyak Rp 15,5 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 85,7 triliun.

Meningkatnya penjualan juga diikuti naiknya jumlah pelanggan yang dilayani PLN. Hingga akhir semester I 2015, tercatat 59,5 juta pelanggan yang berarti naik 6,82 persen dari 55,7 juta pelanggan pada 2014. ’’Bertambahnya jumlah pelanggan mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional menjadi 84 persen,’’ terangnya.

Adi menjelaskan bahwa PLN juga berhasil melakukan berbagai efisiensi. Misalnya, mengganti penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan batu bara atau energi primer lain yang lebih murah. Dari penggantian itu, perusahaan menghemat Rp 19,4 triliun.

Secara terpisah, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan bahwa porsi PLN dalam merealisasikan proyek pembangkit 35 ribu mw dikurangi. Kalau sebelumnya perusahaan itu dibebani pembangkit 10 ribu mw, saat ini menjadi 5 ribu mw saja. Pihak swasta kebagian rezeki dengan membangun pembangkit hingga 30 ribu mw.

Sebagai ganti, pemerintah meminta PLN berkonsentrasi membangun transmisi listrik. Alasannya, transmisi memiliki peran vital dalam mendistribusikan listrik dari pembangkit-pembangkit tersebut. ’’Idealnya transmisi ikut ngebut. Saat pembangkit jadi, transmisi sudah sambung sehingga PLN bersiap menjadi perusahaan service,’’ tuturnya. (dim/c4/tia)


[Link to media]
Skandal Tunjangan, Ketua DPR Australia Minta Maaf Tapi Menolak Mundur-JPNN.com

Ketua DPR (House of Representatives) Australia Bronwyn Bishop akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait skandal biaya perjalanan, namun menolak mengundurkan diri dari jabatannya.

Bronwyn Bishop diketahui membebankan uang sewa helikopter sebesar 5.227 ribu dolar (sekitar Rp 50 juta) ke kas negara, pada saat ia terbang dari Melbourne ke Geelong untuk menghadiri acara pengumpulan dana bagi Partai Liberal.

Meskipun ia telah membayar kembali uang tersebut ke kas negara dendanya sebesar 25 persen, namun Partai Buruh yang beroposisi tetap mempermasalahkannya.

Partai Buruh mempertanyakan dua perjalanan Bronwyn Bishop lainnya, yang juga dibebankan biayanya ke kas negara. Yang pertama terjadi di tahun 2006 saat ia menghadiri pernikahan politisi Partai Liberal Sophie Mirabella di daerah Wangaratta. Ia membebankan biaya ke kas negara sebesar 600 dolar (Rp 6 juta).

Kedua, ia juga membebani kas negara sebesar 288 dolar (kurang dari Rp 3 juta) di tahun 2007 saat menghadiri pernikahan politisi Partai Liberal bernama Teresa Gambaro di Brisbane.

Setelah mendapat sorotan publik, hari Kamis (30/7/2015) sang ketua DPR pun menyampaikan permintaan maafnya. Ia bahkan mengatakan, akan membayar seluruh biaya perjalanan untuk menghadiri pesta pernikahan koleganya.

"Saya merasa telah mengecewakan rakyat Australia," katanya. "Saya ingin minta maaf kepada rakyat Australia karena melakukan kesalahan".

"Saya akan membayar seluruh biaya yang saya pakai menghadiri pernikahan itu, yang meskipun secara teknis masih mengikuti aturan, namun tampaknya tidak bisa dibenarkan," ucap Bronwyn Bishop lagi.

Namun demikian, katanya, dia tidak akan tunduk pada desakan politik untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua DPR.

"Saya tidak akan mundur, tapi saya akan bekerja keras untuk mewujudkan permintaan maaf saya ini kepada rakyat Australia,' ucapnya.

Skandal sewa helikopter itu muncul pada pertengahan Juli 2015 lalu, dan kini Bronwyn Bishop mengakui bahwa hal itu memang tidak dapat dibenarkan.

"Tidak ada alasan bagi apa yang saya lakukan terkait sewa helikopter itu," katanya lagi.

Namun Pemimpin Oposisi Bill Shorten menilai permintaan maaf Bronwyn Bishop ini dia lakukan semata-mata demi menyelamatkan jabatannya.

"Seandainya Bronwyn Bishop betul-betul menyesal atas perbuatannya, dia tidak akan menunggu hampir tiga minggu untuk minta maaf," tegas Bill Shorten.

"Jelas berbeda antara minta maaf karena tulus dan minta maaf karena ingin menyelamatkan jabatan," katanya lagi.

Sumber ABC di lingkungan pemerintahan Australia kemarin menyebutkan bahwa dukungan bagi Bronwyn Bishop untuk bertahan pada jabatannya semakin berkurang.

"Dia telah kehilangan dukungan dari partai," kata sumber itu.

Namun pemimpin faksi pemerintah di DPR Christopher Pyne meminta koleganya untuk tetap mendukung Bronwyn Bishop sebagai ketua DPR.

Sementara itu Mantan Ketua DPR dari Partai Buruh Anna Burke menjelaskan, kecaman kepada Bronwyn Bishop akan berlanjut makanya ia seharusnya mengundurkan diri.

"Orang akan terus mencari kesalahannya. Kita tunggu saja biaya apa lagi yang bebankan ke kas negara," katanya.

Hal ini mulai terlihat dari rencana dua anggota DPR yaitu Clive Palmer dan Andrew Wilkie untuk mengajukan mosi tidak percaya kepada Bronwyn Bishop saat parlemen Australia kembali dari reses.

Mosi serupa sudah pernah diajukan Partai Buruh sebelumnya, namun dengan alasan bahwa Bronwyn Bishop dalam menjalankan tugasnya memandu sesi tanya-jawab selalu bias dan tidak netral.

 


[Link to media]
Pelatih Madrid Ogah Ladeni Cacian Mourinho-JPNN.com

MADRID – Pelatih Real Madrid Rafael Benitez tak terpancing dengan cacian yang dilontarkan nakhoda Chelsea Jose Mourinho. Benitez enggan membalas sindiran pelatih berjuluk The Special One itu.

“Saya pelatih Madrid. Saya menyukai sepakbola. Saya memahami sepakbola. Saya hanya akan bicara tentang sepakbola,” terang Benitez di laman AS, Rabu (29/7).

“Setiap musim Madrid selalu memiliki target yang sama untuk bermain baik dan menang. Tidak ada tekanan tambahan, hanya tekanan menjadi Madrid,” tegas mantan pelatih Liverpool dan Inter Milan itu.

Sebelumnya, konflik terjadi ketika Monserrat Seara yang merupakan istri Benitez melontarkan sindiran pada Mourinho. Seara menilai, Mourinho membuat internal Madrid rusak.

Namun, Mourinho langsung membalasnya. Pria asal Portugal itu meminta Seara mengurusi diet sang suami agar tak kegendutan. (jos/jpnn)


[Link to media]
Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD-JPNN.com

JAKARTA - Hubungan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Ketua DPRD Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, memanas. Dari persoalan proyek, berpotensi merembet ke kasus suap sengketa pilkada Tapteng yang sudah menyeret Bonaran Situmeang.

Kuasa Hukum Pemkab Tapteng, Roder Nababan, berencana segera mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendesak agar Bakhtiar diusut dalam dugaan keterlibatan dia dalam kasus suap ke mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

"Dalam amar putusan untuk Bonaran itu, disebutkan Bakhtiar Sibarani punya peran penting. Dia itu bersama Irham Buana Nasution yang menghubungkan Bonaran dengan Akil. Jadi biar adil, KPK harus mengusut keterlibatan dia. Jangan hanya Bonaran yang kena," ujar Roder kepada JPNN via ponselnya, kemarin (29/7).

Loh, ada apa rupanya? Roder mengungkapkan, langkah mendesak KPK ini terpaksa dilakukan karena sikap Bakhtiar yang menurutnya sangat arogan. Bukan hanya minta jatah proyek, kata Roder, Ketua DPC Partai Hanura Tapteng itu juga berupaya menjadi pengatur tunggal lelang proyek di lingkup Pemkab Tapteng.

Ada juga indikasi, Bakhtiar memanfaatkan posisinya sebagai ketua dewan untuk kepentingan pribadinya itu. Dimana, Bakhtiar mengeluarkan surat undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilayangkan DPRD Tapteng kepada Bupati H Sukran Jamilan Tanjung SE.

Surat itu juga memanggil empat pimpinan SKPD yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Inspektorat, Kabag Hukum dan Unit Layanan Pengadaan (ULP), pada Selasa (28/7).

"Dalam surat itu, dengan dalih untuk kelancaran proses RPD tersebut, DPRD meminta para pimpinan SKPD itu membawa  daftar satuan harga, Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan hal-hal yang dianggap perlu. Nah, buat apa itu? Padahal data itu juga ada di Sekwan. Misal daftar satuan harga, itu dulu kan sudah mendapat persetujan dewan sehingga datanya juga ada di Sekwan," ujar Roder, yang juga Kuasa Hukum Pemkab Taput itu.

Pengacara yang lama kerap beracara di MK itu menilai, sikap Bahktiar aneh dan arogan. Dia, menurut Roder, tidak paham fungsi DPRD  yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Menjalankan fungsi pengawasan itu, ya harus dilaksanakan dulu kegiatannya (oleh pemkab, red) baru dilakukan pengawasan oleh dewan," kata Roder.

Dengan nada nyinyir, Roder menyindir Bahktiar. "Bakhtiar kayaknya inovatif, ingin menambah-nambahi fungsi DPRD, dari tiga menjadi empat. Yang keempat itu mengurusi tender proyek yang ujung-unjungnya meminta bagian proyek,” pungkasnya. (sam/jpnn)

 


[Link to media]
Mendagri Rahasiakan Calon Pengganti Gubernur Jambi-JPNN.com

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menyiapkan tiga nama calon Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi. Nama-nama itu disiapkan untuk mengganti gubernur sebelumnya Hasan Basri Agus yang akan pensiun pada 3 Agustus mendatang.

‎"Saya sudah mempersiapkan pejabat eselon I (sebagai Plt Gub Jambi), tinggal menunggu Keppresnya saja belum turun,"  kata Tjahjo saat dihubungi, Kamis (30/7).

Tjahjo mengaku, sengaja menyiapkan tiga nama itu sebagai pengganti Hasan, agar Presiden Joko Widodo dapat memilihnya. Namun, saat ini Tjahjo enggan membeberkan nama-nama yang direkomendasikan tersebut.

"Presiden melalui Mensesneg akan memutuskan satu nama pejabat eselon I Kemendagri untuk menggantinya," tandas Tjahjo. (flo/jpnn)


[Link to media]
Ya Ampun, Ayah Patah Tulang, Ibu Gangguan Jiwa, Anak pun Lahir Tak Punya Anus-JPNN.com

SHANXI - Malangnya bayi yang satu ini. Guo Enze (3 bulan), buah hati dari pasangan Guo Hongqing (27) dan Ren Minge (24) hanya memiliki berat badan 2 kilogram. Dia pun menderita anus imperforata, dimana anusnya tak dapat berfungsi dengan benar.

Guo lahir di dari keluarga yang juga malang di Huguan County Shanxi. Guo Hongqing, ayahnya, menderita patah tulang kaki akibat kecelakaan yang dialaminya dua tahun lalu. Sementara ibunya, Ren Minge mengalami penyakit mental alias gangguan jiwa.

Bayi malang ini terlahir dari keadaan orangtua yang memprihatinkan. Ibunya yang mengalami gangguan jiwa bernama Ren Minge (24). Sedangkan sang ayah Guo Hongqing (27) menderita patah tulang kaki akibat kecelakaan yang dialaminya dua tahun lalu.

"Akibat tidak adanya anus, kami tidak bisa memberinya makanan yang banyak. Kalau kami paksa, perutnya pasti sakit karena untuk membuang kotoran tidak bisa karena tidak punya anus,” ungkap kakek Guo, Zhang Dongsheng, seperti dikutip dari shanghaiist, Kamis (30/7).

Dalam kasus penyakit anus imperforata ini, si bayi harus segera dioperasi untuk membuka jalan untuk ekskresi. Namun, keluarga rabat bayi tidak mampu secara ekonomi.

"Dia hanya bisa buang air kecil dan itu juga menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Kami juga tidak bisa memberikan makanan yang banyak untuknya," kata Zhang.

Keluarga ini mengharapkan bantuan dari pemerintah dan para dermawan. Hingga kini upaya penggalangan dana masih berlangsung. Semoga saja yang terbaik didapatkan keluarga ini. (adk/jpnn)


[Link to media]
Masa Depan Kimi tak Ditentukan Musim Panas Ini-JPNN.com

LONDON – Manajemen Ferrari enggan membahas masa depan sang pembalap Kimi Raikkonen. Sebelumnya, kontrak Kimi disebut-sebut tak akan dilanjutkan untuk musim mendatang.

Ferrari juga dikabarkan hanya ingin mempertahankan pembalap Finlandia berjuluk Ice Man tersebut sampai akhir musim nanti.

“Target kami adalah fokus dengan mobil. Rumor tentang pembalap bisa menunggu. Di musim panas, Anda bisa mengambil libur,” terang bos Ferrari Maurizio Arrivabene di laman Sky F1, Rabu (29/7).

Performa Kimi musim ini sebenarnya cukup baik. Kimi saat ini duduk di posisi kelima dengan torehan 76 angka. Namun, Kimi musim ini sudah tiga kali gagal finish.

“Kimi menunjukkan performa bagus akhir pekan lalu, terutama saat start. Kimi hanya tidak beruntung,” tegas Arrivabene. (jos/jpnn)

 

 

 


[Link to media]
Hubungan Warna Mata dan Kecanduan Alkohol-JPNN.com

LONDON – Warna mata ternyata bisa mendeteksi peluang seseorang kecanduan alkohol. Setidaknya, itulah hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari University of Vermont.

Penelitian itu dipublikasikan dalam American Journal of Medical Genetics: Neuropsychiatric Genetika (Bagian B). Peneliti menemukan, orang dengan mata berwarna terang, termasuk biru, hijau, abu-abu, dan coklat di pusat (tetapi lebih cerah di sekitar tepi) menunjukkan frekuensi yang lebih tinggi dari ketergantungan alkohol dibandingkan dengan mereka yang memiliki warna mata gelap.

Mata biru menunjukkan hubungan kuat dengan ketergantungan alkohol.

"Namun para peneliti menekankan bahwa mereka masih tidak tahu alasan di balik hubungan warna mata dan alkoholisme dan menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan," menurut penulis Arvis Sulovari, seperti dilansir laman Health, Senin (27/7).

Menggunakan database klinis dan genetik lebih 10.000 orang di AS dengan dan tanpa penyakit kejiwaan, para peneliti mampu mengidentifikasi 1.263 pasien dari keturunan Eropa yang didiagnosis kecanduan alkohol. Mereka melihat risiko yang lebih tinggi di antara orang dengan mata berwarna terang. (fny/jpnn)

 


[Link to media]
Pengakuan Dua Mahasiswi PSK Bertarif Rp2 Juta-JPNN.com

MEDAN - Kebutuhan ekonomi, termasuk biaya kuliah, menjadi alasan SSR, mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi Universitas Global Prima, melakoni pekerjaan sebagai Pekerja Seks Komersial.

Terlebih, wanita berusia 20 tahun yang tinggal di Jalan Panglima Denai itu, mengaku kini hanya hidup sebatang kara, karena ayah dan ibunya yang sudah bercerai sejak 3 tahun lalu, masing-masing sudah menikah kembali.

Pengakuan itu disampaiakan saat diwawancarai Sumut Pos di gedung Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, usai dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dan korban, atas kasus Tindak Pidana Penjualan Orang, dengan tersangka Bona Sinaga alias Yasmine yang berhasil diciduk, Selasa (28/7) pagi, dari sebuah hotel berbintang di Jalan Adam Malik Medan.
 
"Ayah dan mama sudah cerai sejak 3 tahun lalu. Sebelumnya mereka masih perduli dan membiayai saya. Namun, sejak 2 bulan lalu mereka masing-masing menikah lagi. Sejak itu, saya merasa harus mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan saya, " ungkap SSR singkat sembari terus menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.
 
Alasan di atas, juga mengalir dari bibir AH Br Purba. Juga sambil menangis, wanita berusia 21 tahun itu, mengaku memilih jalan pintas dengan menjadi PSK, untuk memenuhi kebutuhan biaya skripsinya dari Universitas Sumatera Utara Fakultas Ilmu Budaya Department D3 Pariwisata Konsetrasi Perhotelan.

Dijelaskan, saat dirinya sedang menjalani skripsi, ibunya menyusul almarhum ayahnya, kembali pada Sang Pencipta. Oleh karena membutuhkan biaya untuk dapat menyelesaikan kuliahnya yang juga menjadi permintaan terakhir orang tuanya sebelum meninggal dunia, diakui wanita asal Pekanbaru, tepatnya Jalan Sudirman Gang Nangka itu, kalau dirinya rela menjadi PSK.
 
"Saya juga masih punya adik 2 orang yang masih sekolah, " ujar wanita yang selama di kota Medan, tinggal di Jalan Ayahanda Gang Turi Kecamatan Medan Petisah itu.
 
Lain lagi alasan PMS menjadi PSK karena dirinya bingung untuk biaya kehamilannya yang sudah berusia 4 bulan. Wanita berusia 22 tahun itu, mengaku tidak ditanggungjawabi oleh pria yang sudah memperkosanya beberapa bulan lalu.

Terlebih, disebutnya kalau dirinya yang malu dengan kondisi dirinya, sudah pergi meninggalkan rumah orang tuanya di Jalan Apel I Bandar Sinembah Kota Binjai dan tinggal di rumah kost di Jalan Kuali Kecamatan Medan Petisah.
 
Sementara untuk Mi dan MSD, hanya diam saat ditanyai Sumut Pos. Kedua wanita berusia 22 tahun yang tinggal di Jalan Ayahanda Kecamatan Medan Petisah itu, hanya menangis sambil terus menutupi wajah mereka, menghindari sorot kamera wartawan.

Bertarif Rp2 Juta
 
Dengan alasan keterpaksaan menjadi PSK itu pula, diakui ketiga wanita itu kalau mereka memasang tarif lumayan tinggi untuk mendapat pelayanan mereka. Untuk short time saja, ketiganya mengaku mematok harga Rp 2 juta. Dari harga itu, ketiganya mengaku kalau mereka memberi fee 25% pada mucikari yang mencarikan pelanggan.
 
Ketiganya juga mengaku  tidak mau melayani pelanggan di sembarang tempat. Ketiganya mengaku hanya mau melayani pelanggan di hotel. Bahkan diakui ketiganya kalau tidak jarang mereka memilih kelas hotel yang akan menjadi tempat mereka melayani pelanggannya.
 
Termasuk untuk tempat menjajakan diri, ketiganya mengaku tidak mangkal di jalanan atau di tempat prostitusi. Mereka mengaku memanfaatkan teknologi dalam melakoni pekerjaan mereka sebagai PSK. Diakui ketiganya, mereka akan dihubungi mucikari via telepon, bila ada orang yang ingin menggunakan jasa pelayanan mereka. Selanjutnya, melalui Blackberry Messenger (BBM) mereka akan mengirimkan foto pada mucikari yang menghubungi via telepon.
 
"Setelah saya terima foto-foto mereka yang akan sangat menarik, saya kirimkan foto itu kepada pemesan. Kalau pemesan sudah menentukan pilihan dan setuju dengan harga, baru saya bawa mereka ke tempat yang sudah ditenukan, " ungkap Bona Sinaga alias Yasmine yang juga diwawancarai Sumut Pos.
 
Terpisah, Kasubdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu menyebut penangkapan terhadap Bona Sinaga bermula dari informasi yang diterima pihaknya. Berbekal informasi itu, polisi melakukan peryamaran, hingga terjalin komunikasi aktif dengan Bona Sinaga.

Dalam komunikasi via BBM dengan Bona Sinaga itu, disebut Faisal kalau pihakny, memesan 3 orang PSK. Untuk membuat Bona Sinaga percaya dengan penyamaran mereka sebagai pemesan PSK, polisi meminta Bona Sinaga membawakan 5 orang PSK.
 
"Ternyata pembayaran tidak hanya Rp2 juta saja. Kita juga harus beri uang tips dan ongkos taksi. Jadi, sekitar Rp2,6 juta kita berikan uang pada mereka, " ungkap Faisal.
 
Setelah memberikan uang Rp2,6 juta itu, disebut Faisal kalau pihaknya langsung menyergap tersangka dan 5 orang PSK yang dibawa oleh tersangka dan diboyong ke Mapolda Sumatera Utara, untuk proses lebih lanjut.
 
"Tersangka kita jerat dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang TTPO dan atauPasal 296 KUHPidana. Namun khusus untuk para saksi dan korban, akan kita bina di Parawansa, sampai sidang terhadap tersangka selesai. Kita sudah trauma dengan kejadian tersangka divonis bebas karena saksi dan korban tidak hadir pada persidangan, " tandas Faisal mengakhiri. (ain)


[Link to media]
Jadi Cawabup Pesaing, Petinggi PDIP Sleman Dipecat-JPNN.com

JOGJA - Wakil Ketua DPC PDIP Sleman, Sri Muslimatun akhirnya dipecat oleh partainya. Dia dinilai telah membelot karena menjadi calon wakil bupati Sleman mendampingi Sri Purnomo, saingan PDIP dalam Pilkada 2015.

“Terkait kader yang jelas-jelas membelot, DPD memberikan sanksi tegas seperti yang telah dilakukan salah satu anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Sleman saudari Sri Muslimatun. Dia yang juga wakil ketua DPC PDIP Sleman, oleh DPP sudah dipecat dan surat pemecatan sedang dalam proses,” tegas Ketua DPD PDIP DIJ Bambang Praswanto dilansir Radar Jogja (Grup JPNN.com).

Sebelumnya, setelah santer diberitakan akan diusung mendampingi Sri Purnomo sebagai cawabup Sleman, Sri Muslimatun disebut sudah beberapa kali dipanggil pihak partai untuk memberikan klarifikasi.

“Namun saat dipanggil yang bersangkutan tidak hadir, berarti loyalitasnya nol. Akhirnya diputuskan untuk dilakukan pemecatan,” terangnya.

Kondisi itu, menurut Bambang, tidak akan terlalu memengaruhi suara PDIP di Kabupaten Sleman. Sebab Muslimatun dinilai sebagai kader baru yang tidak banyak memiliki basis massa.

“Dia dicalonkan sebagai anggota DPRD, saat itu karena tuntutan undang-undang bahwa harus ada keterwakilan 30 persen perempuan. Ke depan ini menjadi evaluasi bahwa dalam seleksi kader harus yang jelas ideologinya,” kata Bambang yang didampingi Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DIJ Dwi Wahyu Budiantoro. (cr3/laz/ong/jpnn)


[Link to media]
Kiper Anyar Chelsea Siap Kirim Courtois ke Bangku Cadangan-JPNN.com

LONDON – Kiper anyar Chelsea Asmir Begovic ternyata tak takut bersaing dengan Thibaut Courtois yang selama ini sudah diplot sebagai penjaga gawang utama.

Kiper asal Bosnia tersebut bertekad mengirimkan Courtois ke bangku cadangan. Caranya ialah menunjukkan kemampuan terbaik agar terus mendapat kepercayaan.

“Saya ingin menguji diri saya sendiri melawan Courtois. Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Saya ingin mendapatkan kesempatan bermain sebanyak mungkin,” terang Begovic di laman Sky Sports, Rabu (29/7).

Selama ini mantan kiper Stoke City itu dianggap hanya menjadi ban serep Courtois. Kebetulan, dia juga merupakan pengganti Petr Cech yang musim lalu menjadi cadangan.

“Harapannya setiap saat saya bia menunjukkan pada semua orang bagaimana diri saya. Saya ingin membantu tim ini. Tantangan ada di sini,” tegas kiper 28 tahun tersebut. (jos/jpnn)

 


[Link to media]
Praperadilan Dahlan Iskan, Jaksa Ngotot Abaikan Putusan MK-JPNN.com

JAKARTA - Sidang praperadilan Dahlan Iskan kemarin (29/7) memasuki agenda pembacaan duplik atau jawaban atas replik tergugat. Dalam dupliknya, jaksa masih ngotot mengabaikan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 21/PUU-XII/2014 yang menjadikan penetapan tersangka sebagai objek praperadilan.
 
Duplik jaksa juga tak banyak menguraikan jawaban atas keberatan penggugat. Karena itu, duplik setebal tujuh halaman tersebut terkesan tak berbeda dengan materi jawaban jaksa atas gugatan Dahlan yang dibacakan Senin (27/7).
 
Jaksa Bonaparte Marbun masih ngotot menyebutkan bahwa penetapan tersangka bukan objek praperadilan. Menurut dia, putusan tersebut melebihi kewenangan MK.

"Karena itu, hakim tidak terikat terhadap putusan tersebut," ujar Marbun. Dalih selama ini bahwa putusan MK setingkat dengan undang-undang (UU), menurut jaksa, juga tidak benar.
 
Perbedaan pandangan antara kuasa hukum Dahlan dan jaksa juga terlihat dalam perhitungan kerugian negara. Selama ini pihak Dahlan mempermasalahkan belum adanya perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
 
Kuasa hukum Dahlan, Yusril Ihza Mahendra, menilai jaksa mengabaikan pasal 10 ayat (1) UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK dan Fatwa Mahkamah Agung Nomor 068/KMA/HK. 01/VII/2012. Dua aturan itu intinya menyebut BPK yang berwenang menilai dan atau menetapkan jumlah kerugian negara.
 
Terkait hal tersebut, jaksa Martha P. Berliana mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Namun, hasil perhitungan kerugian negara itu hanya didapatkan untuk pengerjaan empat proyek pembangunan gardu induk, yakni Jatirangon 1, Jatiluhur Baru, Kadipaten, dan New Sanur. Padahal, yang dipermasalahkan kejaksaan terhadap Dahlan adalah proyek pembangunan 21 gardu induk.
 
Menanggapi jalannya sidang, Yusril menyatakan, sangkaan-sangkaan jaksa dalam duplik tak berbeda dengan materi jawaban yang disampaikan atas gugatan kliennya. Mengenai putusan MK yang tetap diabaikan jaksa, Yusril punya contoh bagaimana inkonsistensinya kejaksaan. Yusril bercerita, dirinya pernah mengajukan uji materi terhadap pasal 197 KUHAP.

Pasal itu menyebutkan, jika putusan pengadilan tidak mencantumkan perintah agar terdakwa ditahan, putusannya batal demi hukum.
 
Yusril kemudian mengajukan uji materi terhadap pasal tersebut. Hasilnya, MK menyatakan, meskipun tak ada kata "perintah agar terdakwa ditahan", putusan hakim tetap sah dan bisa ditindaklanjuti. Putusan MK kemudian ditindaklanjuti kejaksaan.

"Mereka mengeluarkan surat edaran dan segera mengeksekusi sejumlah terpidana yang sebelumnya bebas demi hukum. Itu namanya inkonsistensi kan?" ucap mantan menteri kehakiman dan HAM itu.
 
Sebelumnya Ketua MK Arief Hidayat juga mengatakan, apa pun penilaian dari masyarakat tidak bisa mengubah putusan MK yang sudah dikeluarkan. Sifat final dan mengikat tersebut juga dilindungi pasal 24C UUD 1945. "Jadi, (putusan MK) harus dilaksanakan," ujar guru besar Universitas Diponegoro Semarang itu.
 
Mantan Ketua MK Mahfud MD berpendapat serupa. Dia menganggap tak ada putusan MK yang melampaui kewenangan. Sebab, MK memang lembaga tertinggi dalam menilai konstitusional atau tidaknya isi UU.
 
Kuasa hukum Dahlan kemarin juga menanggapi pernyataan jaksa tentang hasil audit kerugian negara BPKP untuk proyek gardu induk. Lawyer Dahlan ternyata memiliki bukti bahwa BPKP pusat pernah menyatakan belum mengeluarkan audit kerugian negara.

Pernyataan BPKP itu diterbitkan Koran Tempo 8 Juni 2015 dengan judul "BPKP Bantah Klaim Kejaksaan". Bukti pemberitaan tersebut kemarin ditunjukkan kepada hakim maupun jaksa. (gun/c9/kim)


[Link to media]
Polisi Kurang Bukti untuk Jerat Dirut RSUD sebagai Tersangka-JPNN.com

SERANG - Kapolres Cilegon, AKBP Anwar Sunarjo mengaku pihaknya belum memiliki cukup bukti untuk menjerat Dirut RSUD Cilegon Zainoel Arifin menjadi tersangka.

Saat gelar perkara di Reskrimsus Polda Banten menunjukkan belum cukup bukti untuk menetapkan Zainoel sebagai tersangka dalam kasus korupsi tagihan listrik, telepon dan air RSUD Cilegon tahun 2011-2013 sebesar Rp 1,077 miliar.

"Yang bersangkutan (Zainoel Arifin) sampai saat ini masih menjadi saksi," tegas Kapolres dihubungi Radar Banten (Grup JPNN.com), Rabu (29/7).

Sementara itu, mengenai penerbitan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk Zainoel Arifin dari Polres Cilegon ke Kejari Cilegon, Kapolres Cilegon mengatakan bahwa SPDP tersebut untuk mantan staf Tata Usaha dan Humas RSUD Cilegon, Inge Mai Yuar Sili.

"SPDP-nya kan waktu itu untuk Inge dan kawan-kawan (tidak menyebutkan untuk Zainoel Arifin)," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, terdakwa mantan staf Tata Usaha dan Humas RSUD Cilegon, Inge Mai Yuar Sili didakwa melakukan korupsi uang pembayaran tagihan listrik, telepon, dan air tahun RSUD Panggungrawi 2011-2013 senilai Rp 1,077 miliar lebih bersama dengan Direktur RSUD Panggungrawi Kota Cilegon, Zainoel Arifin, Kepala Bagian Keuangan RSUD Cilegon, Udi Safrudin, dan Bendahara Pengeluaran, Hendrawati.

Hal itu terungkap dalam sidang perdana Inge di Pengadilan Tipikor PN Serang, Senin, 25 Mei 2015 lalu. Dalam sidang yang dipimpin hakim Bambang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Cilegon, Ridwan Gaos menyebutkan bahwa uang untuk pembayaran tagihan listrik, telepon, dan air RSUD Panggungrawi sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa Inge dan dr Zainoel dan pejabat-pejabat RSUD Panggungrawi.

"Perbuatan Inge baik sendiri-sendi atau bersama dr Zainoel, Udi Safrudin dan Hendrawati yang mencairkan dana untuk pembayaran listrik, telepon dan air tanpa dasar invoice atau tagihan, sehingga ada selisih yang kemudian terdakwa atas perintah dan arahan dr Zainoel, Udi Safrudin dan Hendrawati menggunakan dana itu untuk kepentingan taktis kantor dan kepentingan pribadi Inge, dr Zainoel dan pejabat-pejabat RSUD Panggungrawi," kata Ridwan membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Serang. (radarbanten/jpnn)


[Link to media]
So Ji Sub dan Shin Min Ah akan Bintangi Drama Oh My God-JPNN.com

SEOUL – So Ji Sub dan Shin Min Ah menjalani comeback dalam waktu yang berbarengan. Pasalnya, keduanya akan sama-sama membintangi drama bertajuk Oh My God.

"Mereka berdua telah mengkonfirmasi partisipasi mereka di Oh My God," kata jubir KBS seperti dilansir laman Soompi, Selasa (28/7).

Bagi Ji Sub, itu adalah comeback ke layar kecil setelah sempat absen selama dua tahun. Kali terakhir Ji Sub tampil dalam drama ialah ketika membintangi Master of Sun pada 2013 lalu.

Di sisi lain, drama itu menandai comeback Min Ah yang sempat menghilang selama tiga tahun. Min Ah kali terakhir muncul ialah saat membintangi drama MBC bertajuk Arang and the Magistrate pada 2012 lalu.

Oh My God menceritakan kisah pria dan wanita yang memiliki sejarah panjang sejak kecil. Keduanya menantang diri mereka untuk diet setelah menjadi dewasa. Cerita berfokus pada perjalanan mereka mencari cinta dan kesehatan. (fny/jpnn)

 

 


[Link to media]
MasterChef Australia dan Pendidikan Indonesia-JPNN.com

Kompetisi memasak MasterChef Australia yang baru berakhir penayangannya Senin (27/7/2015), menarik perhatian warga Indonesia di Australia. Pasalnya, seorang pesertanya memiliki latar belakang Indonesia, Reynold Poernomo, yang terhenti di empat besar. Bagi Novi Candra, mahasiswa doktoral di Universitas Melbourne, acara ini juga memberikan banyak pelajaran bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Selama studi di Melbourne, salah satu acara favorit saya adalah program MasterChef - kompetisi mencari koki andal dari orang amatiran yang hobi memasak.

Mereka berasal dari berbagai profesi, ada guru, akuntan, dokter bahkan ibu rumah tangga biasa.  

Biasanya acara ini dimulai pukul 7.30 malam dan berakhir pukul 9. Selain menyukai berbagai inovasi yang dilakukan para peserta dalam memasak dan menyajikan masakannya, saya juga selalu tertarik dan terinspirasi dengan ketangguhan, persistensi, keseriusan belajar serta naik turunnya peserta sampai akhirnya mereka harus tersingkir atau justru melaju menjadi pemenang.

Hal lainnya, acara ini juga mampu mengubah paradigma saya yang tadinya melihat pekerjaan memasak adalah sesuatu rutinitas membosankan, menjadi pekerjaan indah jika didedikasikan dengan cinta.

Menurut Novi Candra, acara seperti MasterChef Australia memadukan kolaborasi dan kompetisi dengan baik. (MasterChef AU)
Menurut Novi Candra, acara seperti MasterChef Australia memadukan kolaborasi dan kompetisi dengan baik. (MasterChef AU)

 

Tapi lebih dari itu, ada satu hal yang menginspirasi dan dapat diambil manfaatnya bagi pendidikan Indonesia. 

Yang paling menarik bagi saya adalah bahwa acara ini adalah program kompetisi, namun sejak pertama sampai dengan final, suasana yang dibangun begitu positif, penuh dengan kebersamaan, saling mendukung dan pada beberapa aktivitas mereka bahkan diminta pada saat yang sama juga berkolaborasi satu dengan yang lainnya.

Di Indonesia secara kultur, kompetisi dan kolaborasi seolah-olah berada di dua kutub yang berlawanan. Kultur kompetisi akan menghilangkan semangat kolaborasi, dan sebaliknya kolaborasi tidak mungkin memotivasi karena tidak ada kompetisi.

Saya teringat saat berdiskusi dengan salah satu kepala sekolah di Yogyakarta. Ketika kami mendiskusikan kolaborasi sebagai kompetensi yang diharapkan ada di kurikulum 2013 dan juga menjadi salah satu pilar 21st century learning, terlontar pertanyaan yang memancing diskusi panjang.

“Susah di Indonesia. Kita ini biasanya semangat berprestasi karena ada kompetisi. Makanya dulu ada ranking, terus sampai sekarang juga ada olimpiade sains, matematika, lomba menggambar, mewarnai dan lomba lain untuk memancing anak-anak menjadi terbaik. Nah kalau diganti dengan kolaborasi, nanti mereka kurang termotivasi untuk berprestasi?"

Kurang-lebih begitu pernyataan kepala sekolah tersebut.

Dan benar, lontaran itupun menjadi diskusi panjang kami yang memang menarik, bagaimana kompetisi yang tidak selalu buruk tersebut, dapat beriringan dengan semangat kolaborasi yang dilatihkan sejak di sekolah.

Sebagai negara yang diprediksi termasuk dalam 10 negara dengan tingkat ekonomi terbaik dalam beberapa waktu mendatang, saya meyakini bahwa anak-anak Indonesia harus mampu berkompetisi dan pada saat yang sama mereka juga harus memiliki kemampuan  membuka diri, berkolaborasi secara percaya diri. 

Saya terus mencari tahu dan belajar mengenai formula tersebut, dan akhirnya saya menemukannya di acara MasterChef Australia. 

Menurut saya apa yang digambarkan di acara itu menggambarkan sebuah hasil pendidikan negara ini, demikian juga apa yang digambarkan oleh acara MasterChef Indonesia.

Beruntung saya sempat menyaksikan MasterChef versi Australia dan versi Indonesia, dan dari situlah saya memulai beberapa refleksi saya mengenai pendidikan kita berikut ini:

Ketika peserta pertama kali hadir di acara MasterChef Australia, para juri (biasanya ada 3 juri tetap di acara itu) akan menyambut dengan hangat dengan kata-kata positif dan semangat yang membuat para peserta exciting untuk mengikuti perlombaannya. 

Para juri MasterChef Australia termasuk diantaranya koki terkenal dunia Marco Pierre White (baju putih). (MasterChef AU)
Para juri MasterChef Australia termasuk diantaranya koki terkenal dunia Marco Pierre White (baju putih). (MasterChef AU)

 

Para juri akan memotivasi bahwa seluruh peserta yang ada di ruangan ini semua memiliki kesempatan sama menjadi pemenang dan bertarung menaklukkan diri sendiri untuk menjadi terbaik. Suasananya terasa hangat, positif dan bersemangat. 

Berbeda ketika saya menyaksikan acara MasterChef Indonesia, ketiga juri yang ada terlihat memasang muka angker, persis seperti kakak senior yang sedang melakukan MOS di Indonesia. 

Pada masa-masa awal kedatangan peserta, terasa sekali suasana tegang yang dibangun di ruangan para peserta baru yang akan bertanding.  

Tekanan, ketakutan dan persaingan adalah suasana yang dibangun di acara MasterChef Indonesia.  

Suasana yang terjadi di kedua acara bertajuk sama ini, sedikit banyak menggambarkan kultur yang terbangun di tempat pendidikan kedua negara.

Terbentuk kebiasaan bahwa murid baru di Australia disambut dengan kehangatan dan senyum ceria seluruh warga sekolah, dan bahkan alih-alih diorientasi dengan keras, mereka akan dilindungi oleh kakak kelasnya. 

Kesan pertama saat kita hadir di suatu tempat baru tentu saja sangat berpengaruh pada hubungan kita dengan orang lain di lingkungan tersebut.  

Saya gembira saat ini, Indonesia mulai mengubah budaya senioritas dalam orientasi siswa baru menjadi budaya kehangatan dalam menyambut kedatangan mereka ke sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar.

Kedua, di MasterChef Australia, saat para juri mencicipi masakan para peserta. Tidak ada sediki pun terlihat wajah menyepelekan atau merendahkan hasil kreasi masakan peserta.

Hal pertama yang mereka lakukan adalah sedapat mungkin melihat sisi positif pada makanan tersebut dan tidak segan-segan memberikan apresiasi positif jika memang masakan peserta tersebut tergolong luar biasa. 

Selanjutnya jika mereka menemukan kekurangan, baru kemudian mereka mengatakannya secara obyektif bahwa ada hal-hal yang kurang optimal dicapai oleh peserta. Terakhir mereka akan memberi kata-kata penyemangat untuk peserta. 

Peserta MasterChef termasuk Reynold Poernomo (tiga dari kiri) saling memberi semangat. (MasterChef AU)
Peserta MasterChef termasuk Reynold Poernomo (tiga dari kiri) saling memberi semangat. (MasterChef AU)

 

Hal sebaliknya terjadi di MasterChef Indonesia. Para juri mencari-cari kekurangan peserta sebelum menemukan hal positif masakan yang dibuat peserta, sehingga dapat dibayangkan akibatnya bagi peserta.

Dalam konteks pendidikan, adalah kewajiban pendidik menemukan hal-hal positif yang pasti ada di setiap anak didiknya, setelah itu memberikan apresiasi positif kepada mereka.

Di kultur Indonesia tampaknya mudah sekali kita melihat kesalahan lupa mengapresiasi saat anak-anak kita melakukan hal positif. 

Ketiga, meskipun program ini adalah program kompetisi, namun setiap kali ada peserta yang dipanggil ke depan untuk mempresentasikan masakannya, peserta lainnya akan bertepuk tangan untuk memberi semangat kepada peserta yang maju tersebut. 

Tepuk tangan, pelukan hangat dan wajah gembira juga ditampakkan saat ada peserta yang berhasil melaju dan meraih prestasi atau pujian dari juri. 

Begitu pun jika ada yang sedang bersedih karena hasil masakan tidak memuaskan, peserta lain akan mendukung dan memberi semangat. Kultur seperti ini dilatihkan di sekolah Australia.

Menurut guru di Australia, merayakan keberhasilan orang lain adalah sebuah nilai dan ketrampilan yang dilatih dan ditekankan. Keterampilan untuk ikut senang dengan keberhasilan orang lain akan menciptakan kultur kompetisi sehat sekaligus kemungkinan kolaborasi.

Penekanan bahwa keberhasilan seseorang bukanlah sebuah ancaman namun sebuah inspirasi untuk orang lain berhasil memberikan rasa aman percaya diri dan berbesar hati dalam menghargai keberhasilan orang lain.

Keempat, para juri sangat menekankan kelebihan yang dimiliki tiap peserta. Misal si A dikenal sangat canggih memasak makanan Asia, sedang peserta B bagus sekali dalam memasak pastry, sementara peserta C memiliki kemampuan luar biasa saat memasak dessert dan lainnya.

Hal ini sangat terasa membangun sebuah nilai bahwa setiap peserta pasti memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh peserta lain sebagai tempat belajar. 

Hal inilah yang mendorong pada saatnya mereka harus mampu berkolaborasi sesuai dengan kebutuhan akan keahlian lain yang diperoleh dari rekan rekannya tanpa harus merasa kurang percaya diri, karena diri mereka juga memiliki kelebihan. 

Hal ini pun sangat kental saya temukan dalam kultur pendidikan dasar di Australia, dimana guru sangat mengenal kelebihan dan keunikan masing-masing anak dan secara terbuka dikemukakan kepada anak tersebut atau rekan-rekannya. Selain untuk membangun kepercayaan diri juga semangat terbuka untuk berkolaborasi.

Kelima, peserta yang diwawancara atau diminta mengomentari pengalaman mereka hari itu, masing-masing peserta akan fokus pada dirinya. Pada usaha apa yang telah dilakukannya, berfleksi atas kesalahan atau mengapresiasi usaha yang telah dia lakukan. Mereka fokus pada pengembangan diri mereka sendiri. 

Sementara, saya masih ingat dalam acara MasterChef Indonesia, para peserta justru sibuk menilai apa yang dilakukan peserta lain, bahkan sebagian besar adalah menilai secara negatif peserta lainnya.  

Persaingan yang tidak sehat sangat kental dirasakan di acara MasterChef Indonesia. Hal inilah yang membuat kultur kita mempercayai bahwa kompetisi dan kolaborasi selalu ada di kutub yang berbeda.  

Belajar dari acara MasterChef Australia dan berangkat dari apa yang diungkapkan John Dewey dalam bukunya  School and Social Change, saya meyakini bahwa institusi sekolah akan mampu menciptakan generasi baru Indonesia, yang juga warga dunia. 

Sekolah mampu memberi ruang pada anak-anak untuk menghargai dirinya dan orang lain, untuk dapat ‘menang tanpa merendahkan’ seperti kata pepatah Jawa ‘menang tanpo ngasorake’.

*Tulisan ini adalah pendapat pribadi. Novi Candra adalah Dosen Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta yang sekarang sedang melanjutkan pendidikan doktoral di School of Population and Global Health di University of Melbourne.

 


[Link to media]
Cara Unik Venna Melinda Hindari Anak dari Kejahatan-JPNN.com

VENNA Melinda gelisah menyikap kejahatan yang menimpa anak-anak belakangan ini.  Dia mengingatkan para orang tua lebih protektif terhadap buah hatinya. Kasus penculikan anak di Pusat Grosir Cililitan beberapa waktu lalu dia jadikan contoh.
   
"Selain polisi harus menuntaskan kasus itu, orang tua harus belajar dari kejadian tersebut," ujarnya. Dia melihat ada keanehan dalam peristiwa tersebut. Penculik tidak melakukan kekerasan. Bahkan, dari rekaman CCTV tidak tampak adanya paksaan.
 
 Venna punya cerita menarik seputar pengalamannya ketika mengajak anaknya ke pusat perbelanjaan. Waktu dua anaknya, Verell Bramasta dan Athalla Naufal, kecil, dia tidak pernah membiarkan begitu saja keduanya bermain di luar pengawasannya.
   
"Saya sampai punya tali nyambung dari tangan saya ke tangan mereka," ujarnya. Hal itu juga kerap dia lakukan ketika mengajak Verell dan Athalla kecil pelesir ke luar negeri.
   
"Orang tua harus punya tanggung jawab penuh saat mengajak anaknya ke area publik," paparnya. Kini meski dua buah hatinya telah beranjak remaja, Venna tetap protektif.

Anaknya pernah protes karena Venna berusaha ikut ke mana saja ketika Verell ingin pergi sendiri. (gun/c6/end)


[Link to media]
Stoner Kecelakaan, Honda Minta Maaf-JPNN.com

LONDON – Manajemen Honda meminta maaf pada Casey Stoner terkait insiden kecelakaan yang menimpanya saat berlaga dalam Suzuka 8 Hours yang dilangsungkan Minggu (26/7) lalu.

Saat itu, pembalap 29 tahun itu mengalami kecelakaan cukup fatal. Stoner bahkan sampai menderita retak bahu dan engkel.

“Honda meminta maaf pada Stoner dan berterima kasih atas usaha yang dilakukan dalam Suzuka 8 Hour,” demikian pernyataan resmi HRC Management sebagaimana dilansir laman Crash, Rabu (29/7).

“Kejadian ini tak pernah terjadi sebelumnya. Bagaimanapun, HRC akan mendesain piranti yang baru untuk digunakan dalam balapan ketahanan,” tambah pernyataan pabrikan asal Jepang tersebut.

Stoner tampil dalam balapan tersebut untuk kali pertama sejak meninggalkan MotoGP pada 2012 lalu. (jos/jpnn)

 

 


[Link to media]
Tak Rela Jatah Pensiun Suami yang Sedang Stroke Dibagi-bagi-JPNN.com

DI kala Donwori (nama samaran), 56, mengalami stroke, seharusnya sang istri, Karin, 37 mendapat dukungan dari keluarnya. Namun sebaliknya, keluarga suaminya malah memusuhi Karin. 

Para keluarga itu mau minta jatah 20 persen dari uang pensiun Donjuan. Yang 30 persen untuk Karin dan 50 persen lainnya untuk pengobatan Donjuan.

Ada dua pandangan yang berbeda. Keluarga besar Donwori berpandangan bahwa asuransi dan jatah pensiunan Donwori digunakan untuk pengobatan dan kehidupan keluarga besarnya. Sementara itu, Karin berpikir bahwa asuransi dan jatah pensiunan suaminya itu digunakan untuk perawatan dan biaya kehi­dupan anak­-anaknya.

”Saya masih punya anak empat. Biaya sekolahnya mahal," kata Karin ketika mengurus harta waris di salah satu kantor pengacara di Depan Pengadilan Agama (PA) Surabaya kemarin (29/7).

Karena itu, dia sering menolak pengobatan keliling dunia yang ditawarkan keluarga Donwori kepada suaminya.

Sebelum terkena stroke, Donwori termasuk orang kaya. 

Dia adalah seorang direktur perusahaan sebuah produk ternama dan terbesar di Indonesia. Pria keturunan Batak dan Tionghoa tersebut memegang empat divisi sekaligus di perusahaan itu.

Karena merupakan direktur, Donwori punya kebiasaan menjamu rekan bisnisnya dengan makanan yang enak-­enak. Imbasnya, dia memiliki kolestrol tinggi. Meski sudah berkali­kali diingatkan dokter untuk menjaga pola makannya, dia tetap saja tak peduli. 

Akhirnya, dia terkena beberapa komplikasi diabetes, gagal ginjal, dan jantung.

Tiga tahun lalu, karena komplikasi tersebut, Donwori terkena stroke. Pembuluh darahnya pecah hingga ke leher belakang. Hal itulah yang membuat Donwori seperti mayat hidup dan tidak bisa berinteraksi sama sekali. ”Dokter menyatakan bahwa suami tidak punya harapan. Yang bisa

keluarga lakukan hanya merawat dan memberikan terapi,” katanya.

Meski sang suami divonis sulit sembuh, Karin tak pernah putus asa. Wanita yang tinggal di Pakuwon City itu melaku­ kan pengobatan stem cell di luar negeri, seperti Jepang dan Singapura. 

Tetapi, semua itu seakan sia-­sia. Padahal, biaya sekali stem cell mencapai Rp 80 juta hingga Rp 100 juta. ”Suami saya masih dapat jatah pesangon dari perusahaan Rp 30 juta per bulan. Selama ini biaya pengobatan dari luar negeri saya ambilkan dari pesangon suami,” jelasnya.

Setahun terakhir Karin mulai jarang melakukan tindakan stem cell untuk suaminya. Sebab, tidak ada perubahan yang berarti pada suaminya. Bahkan, kondisi suaminya kian parah. 

”Akhirnya, saya berpikir tentang masa depan anak-­anak yang butuh biaya banyak. Apalagi, semua anak saya sekolah di sekolah internasional. Kalau semua jatah pesangon suami dibuat pengobatan yang tidak ada kejelasan, kan mending suami saya rawat di rumah dan uangnya saya tabung untuk masa depan anak,” paparnya.

Nah, pemikiran Karin itulah yang ditolak oleh keluarga Donwori. Mereka menuding bahwa Karin menginginkan Donwori lekas meninggal. Tujuannya, Karin bisa segera menikah dan menghambur­ hamburkan uang. 

Yang menyakitkan, Karin dituding matre. Hal itu dilihat dari usia Karin vs Donwori yang terpaut jauh. Bahkan, keluarga besarnya meminta 20 persen pesangon suaminya untuk kehidupan mereka, 30 persen untuk anak dan keluarga Karin, serta 50 persen sisanya untuk biaya pengobatan Donwori hingga akhir hayat.

”Saya tidak mau menuruti permintaan mereka. Memang mereka mau membiayai masa depan anak­ anak saya? Kalau untuk biaya pengobatan suami, iya. Kalau untuk kehidupan mereka, oh tidak,” tegasnya. (*/c1/jee)

 


[Link to media]
Fatwa BPJS Kesehatan Haram Bukan untuk Dipolemikkan-JPNN.com

Majelis Ulama Indonesia baru-baru ini mengeluarkan fatwa yang mengharamkan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Pertimbangannya karena program perlindungan sosial itu tidak sesuai syariah Islam.

Fatwa MUI yang mengharamkan layanan BPJS Kesehatan itu diputuskan melalui Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V Tahun 2015 di Pesantren at-Tauhidiyah, Tegal, Juni lalu. Forum itu membahas tentang masalah strategis kebangsaan, termasuk BPJS Kesehatan.

Fatwa ini tentu mengejutkan setelah jutaan rakyat menjadi peserta BPJS Kesehatan. Bahkan, tak sedikit dari mereka sudah menikmati manfaatnya.

Polemik pun muncul. Maklum, peserta BPJS Kesehatan bukan hanya umat Islam, tapi juga dari agama lainnya.

Nah, seperti apa penjelasan MUI mengenai fatwa itu? Apa solusinya bagi pemernitah dan masyarakat? Berikut petikan wawancara M Fathra Nazrul Islam dari JPNN.Com dengan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan.

Bisa dijelaskan soal fatwa MUI tentang BPJS Kesehatan yang belum sesuai syariah?
Sesuai hasil keputusan Ijtima Ulama se Indonesia di Tegal, Jawa Tengah, bahwa BPJS yang ada sekarang memang belum sesuai dengan syariah Islam. Karena itu ijtima ulama merekomendasikan dibentuknya semacam BPJS Kesehatan yang sesuai dengan syariah Islam.

Misalnya tidak mengenakan denda jika ada keterlambatan. Sekarang ini kan dikenakan denda keterlambatan dua persen (bagi peserta penerima upah dan tidak penerima upah, red) agar lebih menekankan pada prinsip tolong-menolong, tidak memberatkan bagi orang tidak mampu.

Artinya negara harus melindungi rakyat. Jangan sampai memberatkan masyarakat terutama masyarakat tidak mampu.

Apakah MUI akan segera meminta pemerintah membentuk BPJS Kesehatan Syariah?
Ya sesuai rekomendasi ijtima ulama, MUI mendorong pemerintah segera merumuskan langkah-langkah dalam rangka membuat sistem jaminan kesehatan nasional yang sesuai syariah, sebagaiman asuransi syariah yang berkembang saat ini.

Bagaimana sistem yang sudah terlanjut dijalankan dan diikuti masyarakat?
Kami mengapresiasi usaha BPJS sekarang untuk menjalankan tuugas pokok dan fungsinya. Kan ada empat produknya, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, jaminan hari tua dan asuransi bagi mereka yang meninggal dunia. Itu kan sudah berjalan, tinggal disempurnakan. Sehingga usaha-usaha ini sejalan dengan semangat agama Islam.

Jadi menurut MUI, mestinya pemerintah merubah sistem yang ada seperti menghilangkan denda saat akad sehingga jadi syariah, atau yang sudah ada tetap jalan dan pemerintah membentuk BPJS Kesehatan alternatif berbasis syariah?
Ya seperti itu. Saya kira ada baiknya masyarakat diberikan pilihan sebagaimana perbankan konvensional dan perbankan yang syariah. Usulan kami konkretnya seperti itu. Ini semua kami serahkan pada pemerintah. Kami mendorong dan berharap segera direalisasikan, dalam rangka meningkatkan dukungan masyarakat bagi penyelenggaraan BJPS Kesehatan.

Denda diberlakukan untuk peserta yang penerima upah dan tidak penerima upah tapi terlambat membayar iuran. Bagaimana dengan peserta BPJS tidak mampu yang hanya menerima manfaat dari BPJS Kesehatan, apa juga tidak sesuai syariah?
Ini harus timbal balik, ada hak ada kewajiban. Kalau peserta BPJS menerima hak, dia wajib memberikan iuran. Misalnya karyawan MUI kita bayarkan iurannya, harus ada timbal balik.

Bagi yang tidak mampu tidak membayar, itu bagaimana?
Nah inilah yang jadi soal. Yang tidak mampu inilah yang perlu kita rumuskan. Misalnya begini, ada orang sudah mengklaim sekian ratus juta, mungkin sakitnya kronis, setelah itu dia tidak bayar lagi iurannya. Sekarang betul gak dia tak mampu? Seperti apa tidak mampunya? Ini tugas tidak mudah menurut saya.

Makanya kalau perlu diberlakukan subsidi silang. Bagaimana sistem subsidinya pemerintah kan lebih tahu, jangan orang tidak mampu dikejar terus, bagaimana kewajiban negara.

MUI tidak khawatir fatwa ini jadi pomelik karena peserta BPJS kan tidak semua muslim?
Ini sebenarnya tidak untuk dipolemikkan tapi diimplemtasikan. Seperti pelaksanaan SJSN, BPJS sekarang, seperti kita tahu itu kan juga ada polemik dalam konteks implementasi. Misalnya soal jaminan hari tua, harus sekian tahun bekerja (baru bisa terima jaminan, red). Kalau dia di-PHK harus ada jaminan hari tua, itu berapa, kan belum ada.

Dalam konteks BPJS yang ada kalau sesuai syariah, berapapun lamanya dia bekerja itu harus ada jaminannya. Kecuali dia di-PHK karena kesalahan sendiri, di-skors atau dipecat. Kan sekarang banyak perusahaan tiba-tiba kolaps, karyawan diapain. Oke di-PHK, lantas bagaimana masa depan dia dan keluarganya? Itu yang disebut SJSN. Dalam konstitusi menjelaskan negara memberikan jaminan kepada warganya, bukan sebaliknya rakyat yang dibebani oleh negara.

MUI telah menyatakan BPJS Kesehatan belum sesuai syariah. Apakah MUI siap memberikan solusi semacam sistem BPJS Kesehatan yang sesuai syariah?
Sebagaimana pengalaman MUI soal perbankan, kami bisa. Soal asuransi di beberapa perusahaan, banyak asuransi syariah telah berjalan. Tapi dalam soal BPJS Kesehatan ini memang kami memberikan harapan besar karena ini terkait dengan konstitusi dan sejumlah peraturan perundang-undangan.(fat/jpnn)

 


[Link to media]
Terungkap! Demi Tas Hermes Ratusan Juta, Buaya-buaya itu Dikuliti Saat Masih Hidup-JPNN.com

PRODUSEN tas, parfum, arloji dan barang mewah lainnya, Hermes bisa jadi bakal mencabut nama Birkin dari salah satu tipe tas keluarannya. Sebab, Jane Birkin si pemilik nama yang didedikasikan untuk nama salah satu tipe tas tersebut meminta namanya tidak lagi digunakan.

Video terbaru yang dirilis kelompok penyayang binatang PETA membuat Jane Birkin galau. Rekaman tersebut menunjukkan kekejian di penangkaran buaya dan alligator yang menyuplai kulit ke perusahaan Hermes International SA. 

Hermes mendapatkan kulit buaya dari penangkaran di Zimbabwe serta penangkaran alligator di Texas.

Dalam video yang dirilis PETA, tampak puluhan hingga ratusan buaya berdesakan di kolam dari semen. Setelah berusia setahun, buaya-buaya tersebut ditembak mati, lantas dikuliti. Tidak jarang pula mereka dikuliti dalam kondisi masih hidup dan bisa merasakan sakit.

’’Para penyelidik kami melihat alligator terus menggerak-gerakkan kaki dan ekornya di kotak es yang penuh darah beberapa menit setelah usaha pembunuhan mereka (ditembak, Red),’’ ujar pihak PETA.

Setelah melihat video PETA itulah, Birkin galau. Sebab, namanya dijadikan salah satu jenis tas yang diproduksi Hermes, yaitu Hermes Birkin Bag. Hermes mendesain tas untuk Birkin pada 1984.

Saat itu, Birkin mengeluh tidak ada tas yang terlihat elegan dan praktis untuk membawa barang. Dia lantas mendedikasikan nama Birkin untuk tas tersebut yang diproduksi hingga saat ini.

Salah satu tipe termahal Hermes Birkin berbahan kulit buaya air asin. Harganya mencapai USD 36 ribu atau setara Rp 484,8 juta. 

Bulan lalu, balai lelang Christie di Hongkong menjual tas Hermes Crocodile Birkin edisi khusus berwarna fusia. Tas itu memiliki gesper bertatah berlian dan laku USD 222 ribu (Rp 2,98 miliar). Tas tersebut menjadi tas termahal yang pernah terjual di Christie.

Tas Hermes Crocodile Birkin menjadi salah satu favorit artis-artis papan atas Hollywood. Misalnya, Victoria Beckham, J-Lo, dan Kim Kardashian. Karena permintaan tas yang sangat tinggi, kadang pembeli rela antre, bahkan membayar lebih mahal, untuk mendapatkan tas tersebut.

Selain dari kulit buaya, ada Hermes Birkin yang terbuat dari kulit sapi dan kulit burung unta. Seluruhnya dibuat dengan tangan di Prancis. Pembuatan satu tas membutuhkan waktu 18–25 jam.

Birkin sebelumnya selalu membawa tas Hermes Birkin itu ke mana-mana dalam berbagai kesempatan. Namun, setelah mengetahui video dari PETA tersebut, tampaknya, dia sudah tidak bangga namanya menjadi salah satu tipe merek tas milik Hermes.

’’Saya telah meminta kepada Hermes untuk mencabut nama Birkin Croco sampai mereka melakukan perbaikan (pada penangkarannya) sesuai dengan standar internasional untuk memproduksi tas,’’ ujar Birkin, Selasa (28/7).

Penyanyi kelahiran Marylebone, London, 14 Desember 1946, tersebut bahkan menandatangani petisi yang dibuat aktor Joaquin Phoenix. Petisi bertajuk Joaquin Phoenix’s Mercy for Animals tersebut berisi permintaan agar hewan-hewan eksotis tak lagi dibunuh untuk membuat produk-produk fashion. Jutaan reptil dibunuh setiap tahun dan dijadikan bahan sepatu, tas, sabuk, arloji, serta berbagai aksesori lain.

Hermes mengungkapkan bahwa saat ini mereka tengah melakukan penyelidikan di peternakan alligator di Texas. Mereka mengungkapkan, jika video tersebut benar, orang yang bertanggung jawab akan dihukum dan seluruh sistem bakal diperbaiki.

Menurut Hermes, penangkaran tersebut bukan milik mereka. Hermes hanya membeli kulit dari si pemilik penangkaran. Namun, selama ini Hermes menerapkan aturan etis yang ketat terhadap seluruh partner penyedia kulit yang mereka gandeng. Kulit dari penangkaran alligator di Texas tidak digunakan sebagai bahan tas Hermes Birkin, melainkan untuk arloji.

’’Hermes menghormati dan ikut merasakan emosinya (Jane Birkin). Kami juga shock melihat gambar-gambar yang dipublikasikan (PETA) baru-baru ini,’’ ungkap pihak Hermes.

Mereka menambahkan, komentar Jane Birkin tidak akan merusak hubungan yang salama ini terjalin. (AFP/People/Sky News/sha/c5/ami)

 
[Link to media]
Artis, Incumbent, Birokrat, Pengusaha...tak Ada Bedanya-JPNN.com

JAKARTA - Menanggapi munculnya sejumlah selebriti yang ikut maju sebagai calon kepala daerah, komisioner KPU Arief Budiman mengatakan, dari pengalaman pilkada sebelumnya, popularitas seseorang memang memberikan pengaruh dalam pilkada. Hanya saja, popularitas itu tidak selalu linear dengan elektabilitas.

"Banyak yang populer tapi tidak juga terpilih," ujarnya di kantor KPU kemarin. Umumnya, popularitas berpengaruh pada tingkat keterkenalan di masyarakat.

Dalam hal pencalonan sejumlah artis dalam pilkada kali ini, KPU memastikan tidak akan mengistimewakan mereka. Bahkan meskipun anggota KPU setempat adalah penggemar sang artis. Menurut dia, kerja KPU sudah terikat dengan mekanisme dan prosedur yang tetap.

"Apakah dia artis, incumbent, birokrat, pengusaha, TNI, Polri, atau lainnya, tidak ada bedanya," lanjut mantan anggota KPU Jatim itu.

Lagipula, pihaknya meyakini masyarakat saat ini sudah lebih rasional dalam menentukan pilihan. Menurut dia, masyarakat idealnya melihat seorang calon kepala daerah dari sisi kapabilitas dan kemampuan dia dalam mengelola daerah tersebut.

"Mampukah dia menyejahterakan masyarakat, sesuai cita-cita demokrasi," tuturnya.

Seorang artis pun, apabila dia dinilai berpotensi mampu menyejahterakan masyarakat, maka juga bisa terpilih. Faktor rasionalitas itulah yang harus diutamakan oleh masyarakat dalam memilih kepala daerah. Bukan hanya sebatas keterkenalan atau popularitas. (bay/byu/and)

 

 


[Link to media]
Demi Bantu Trio MSN, Gelandang Barca Rela Lari 5 Ribu Kilometer-JPNN.com

BARCELONA – Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar benar-benar mendapat perlakuan istimewa dari para penggawa Barcelona. Para pemain Barca rela melakukan apapun demi trio MSN itu.

Salah satunya diungkapkan playmaker Barcelona Ivan Rakitic. Pemain asal Kroasia itu mengaku siap melakukan apapun agar trio MSN tampil garang.

“Jika saya harus berlari 5 ribu kilometer agar salah satu dari mereka mendapat momen terbaik, saya akan melakukannya. Kami akan melakukannya,” terang Rakitic pada Marca, Rabu (29/7).

Mantan penggawa Sevilla itu menambahkan, bermain bareng pemain sekaliber Messi, Suarez dan Neymar tak semudah membalik telapak tangan.

“Banyak orang mengatakan sangat mudah bermain bersama mereka. Saya tak sepakat. Jika kami harus bermain untuk mereka, itu karena mereka memang layak,” tegas Rakitic. (jos/jpnn)

 


[Link to media]

Hasil penelusuran 7/30 10:05am. Terakhir update terdeteksi pada 7/30 9:14am.  skor: 1125